Negosiasi Negotiating Islamic Religiosity in Maher Zain’s Song Lyrics: A Kristevan Intertextual Analysis

Religiusitas Islam dalam Lirik Lagu Maher Zain : Analisis Intertesktual Julia Kristeva

  • Azqi Inda Malihatin Universitas Islam Negeri Gunung Djati, Bandung
  • Edi Komarudin Universitas Islam Negeri Gunung Djati, Bandung
  • Asep Supianudin Universitas Islam Negeri Gunung Djati, Bandung
Keywords: Nilai religius, Lirik lagu, Maher Zain, Intertekstualitas, Julia Kristeva

Abstract

Berkembangnya budaya populer dan media musik digital, lagu religi mengalami transformasi fungsi, tidak hanya sebagai bentuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana transmisi nilai-nilai keagamaan di ruang publik modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai religius apa saja yang terkandung dalam lirik lagu Huwa Al-Qur’an, Hubb Ennabi, dan Ummati Maher Zain, serta menganalisis lirik lagu tersebut dengan pendekatan intertekstual Julia Kristeva untuk melihat hubungan lirik lagu dengan teks keagamaan Al-Qur’an dan hadis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan unit analisis berupa 18 larik lirik yang mengandung unsur-unsur religi teks lirik lagu yang dikumpulkan secara lengkap.  Selanjutnya, teknik pencatatan dilakukan dengan memberi tanda pada bagian lirik lagu berdasarkan indikator konseptual yang sesuai dengan literatur ilmiah maupun literatur keislaman, yaitu akidah, ibadah, dan akhlak. Setiap unsur bahasa dalam lirik kemudian dicermati dan dicatat untuk melihat hubungannya dengan Al-Qur’an dan hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan intertekstual Julia Kristeva yang dianalisis melalui tahapan identifikasi hipogram, klasifikasi bentuk absorpsi dan transformasi, serta penafsiran makna dalam konteks musik religi modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu Maher Zain tidak hanya mengutip teks Al-Qur’an dan hadis, tetapi juga mentransformasikannya menjadi wacana religius populer yang lebih emosional, personal, dan universal. Transformasi tersebut tampak melalui perubahan simbol yang kemudian menjadi bahasa musikal yang komunikatif dan mudah diterima oleh masyarakat luas. Penelitian ini menunjukkan bahwa musik religi modern berfungsi sebagai ruang negosiasi antara teks sakral, budaya populer, dan identitas Islam kontemporer. Secara teoritis, penelitian ini memperluas penerapan intertekstualitas Julia Kristeva dalam kajian musik religi Islam modern, khususnya dalam melihat proses reproduksi makna religius di media populer.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aida Aprilia, N., & Kamariah, K. (2025). Narasi yang Diputarbalikkan: Perspektif Intertekstual atas Transformasi Tokoh dan Moral dalam Cinderella (2015) dan The Ugly Stepsister (2025). Journal of Studies in Education, Language, and Literature, 01, 2–3.

Blothong, A. S., & Sukotjo, S. (2024). Metode kreatif dalam penciptaan musik etnis: Memadukan tradisi dan modernitas. PROMUSIKA, 12(2), 77–89.

Dianto, Icol, Leli Asyuro Nasution, dan Mohd Rafiq. (2025). Netizens’ communication ethics on Instagram in Islamic perspective. Communicator: Journal of Communication, 2(1), 1. https://doi.org/10.59373/comm.v2i1.98

Fahrezi, M. F. (2025). Analisis hermeneutika terhadap lirik lagu “Telan” karya Fstvlst dalam kaitannya dengan pesan menjaga lingkungan [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Prof. K. H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.

Fatikh, M. Alfin. (2025). Negotiating digital cultural identity and tolerance among Indonesian Gen Z: A cross-cultural communication perspective. Journal of Social Science and Economics, 4(2), 209–223. https://doi.org/10.37812/josse.v4i2.2116

Garwan, M. S. (2020). Analisis semiotika pada teks Al-Qur’an tentang “Khamar” dalam pendekatan semiotika hingga intertekstualitas Julia Kristeva. Substantia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 22(1), 49.

Hanafi, Des. (2021). Semiotika tubuh perempuan (1st ed.). Indigo Media.

Hendayani, Baiq. (2024). Komunikasi negosiasi dalam adat Pisuke di masyarakat Selong Belanak. Communicator: Journal of Communication, 1(1), 1. https://ejournal.pdtii.org/index.php/comm/article/view/30

Ilmi, N. (2025). Folklore lisan musik Sayang-Sayang Mandar sebagai media dakwah kultural di era digital di Kabupaten Polewali Mandar [Skripsi]. Institut Agama Islam Pare-Pare.

Khikmatiar, A. (2019). Kisah Nabi Nuh dalam Al-Qur’an (Pendekatan intertekstual Julia Kristeva). Jurnal At-Tibyan: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 4(2), 209–226. https://doi.org/10.32505/at-tibyan.v4i2.1144

Khoirul Rifa’i, M. (2021). Internalisasi nilai-nilai religius berbasis multikultural dalam membentuk insan kamil. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4, 120–133.

Nugroho, W., & Najiyah, N. (2024). Strategi dakwah lembaga seni dan budaya Muslimin Indonesia melalui musik di Yogyakarta. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi, 6(2), 207.

Prasetyo, N. (2020). Anak, kreativitas, dan seninya (musik) (1st ed.). Group Penerbit CV BUDI UTAMA.

Safi’i, Imam. (2019). Pesan komunikasi dakwah dalam lagu grup band Wali (Analisis semiotik pada lagu Abatasa, Status Hamba, dan Cari Berkah). Al-Tsiqoh: Jurnal Ekonomi dan Dakwah Islam, 4(1), 50–68.

Safi’i, Imam, Sonia Isnaini Nabila, dan Firgi Nurdiansyah. (2025). Internalization of the value of Tawheed in the communicative interaction of digital da’wah, Gus Baha. Communicator: Journal of Communication, 2(2), 184–195. https://doi.org/10.59373/comm.v2i2.295

Saputra, A. M., & Firismanda, M. A. H. (2025). Intertekstualitas novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie dengan karya sastra Barat. Edukasi Lingua Sastra, 23(1), 1–17.

Satyadharma, Maudhy, Mahdar, Hado, dan Dwi Bayu Putra Pamungkas. (2026). Collaborative governance communication in community-based traffic safety programs in Kendari City. Communicator: Journal of Communication, 3(1), 29–43. https://doi.org/10.59373/comm.v3i1.309

Talukdar, Hoimawati, Medusmita Borthakur, dan Ismojo Herdono. (2026). Digital populism: An analysis of Donald Trump’s rhetoric in X. Communicator: Journal of Communication, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.59373/comm.v3i1.286

Tsaniyah, F. (2025). Karakteristik pesan dakwah pada lirik lagu era tahun 1980-an dan 2000-an [Skripsi Thesis]. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Tubagus, M. T. S. T. (2025). Simbolisme laut dalam kisah Musa dalam Al-Qur'an dan Tanakh: Teori intertekstual Julia Kristeva. Amsal Al-Qur’an: Jurnal Al-Qur’an dan Hadis, 2(2), 296–308. https://doi.org/10.63424/amsal.v2i2.366

Published
2026-05-25
How to Cite
Malihatin, A., Komarudin, E., & Supianudin, A. (2026). Negosiasi Negotiating Islamic Religiosity in Maher Zain’s Song Lyrics: A Kristevan Intertextual Analysis. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 9(2), 260-289. https://doi.org/10.31538/almada.v9i2.10297