Fenomena Perubahan Tradisi Rebo Wekasan (Studi Kasus Masyarakat Suci, Gresik)
Abstract
Upacara tradisional merupakan tradisi dalam masyarakat Jawa yang berakar dan tidak lepas dari kehidupan masyarakat. Salah satu tradisinya ialah sedekah bumi yang rutin dilakukan oleh masyarakat Suci, Gresik tepat di Telaga Suci pada hari rabu terakhir Bulan Safar. Selain mengadakan selamatan, masyarakat Suci memiliki beberapa tradisi yang dilakukan di hari rabu terakhir Bulan Safar tersebut. Umumnya setiap tradisi masyarakat yang dilakukan memiliki makna tersendiri bagi masyarakat. Beberapa tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Suci ini ialah bersilaturahmi dan memberi makan tamu yang datang, tradisi ini dapat disebut sebagai hari raya bagi masyarakat Suci. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi fenomena tradisi apa saja yang dilakukan oleh masyarakat Suci, Gresik pada perayaan Rebo Wekasan tersebut. Metode penelitian menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan kepustakaan dari jurnal-jurnal, atau dokumen-dokumen yang relevan. Hasil dari penelitian ini ialah selain selamatan dan tradisi silaturahmi masyarakat Suci, Gresik juga merayakan Rebo Wekasan dengan membuka pasar.
Downloads
References
Ansori, Ansori, Dawam Multazamy Rohmatulloh, Didi Sudrajat, Sitti Asnaeni Am, dan Sri Utami. “Digital Innovation in Pesantren Education: Prediction to Welcome Global Islam Awakening.” Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 2 (31 Mei 2022): 645–61. https://doi.org/10.31538/nzh.v5i2.2222.
Chalik, Abdul. “Agama dan Politik dalam Tradisi Perayaan Rebo Wekasan.” IBDA` : Jurnal Kajian Islam dan Budaya 14, no. 1 (30 Mei 2016): 13–30. https://doi.org/10.24090/ibda.v14i1.521.
Daheri, Mirzon. “Religious Moderation, Inclusive, and Global Citizenship as New Directions for Islamic Religious Education in Madrasah.” Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 5, no. 1 (10 Februari 2022): 64–77. https://doi.org/10.31538/nzh.v5i1.1853.
Dokhi, Mohammad, Theodora Hadumaon Siagian, Sukim Sukim, Ika Yuni Wulansari, Dwi Winanto Hadi, dan Noorman Sambodo. Analisis kearifan lokal ditinjau dari keberagaman budaya. Jakarta: Pusat Data Statistik, Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016. http://repositori.kemdikbud.go.id/22913/.
Fauzan, Rikza, dan Nashar Nashar. “Mempertahankan Tradisi, Melestarikan Budaya (kajian Historis Dan Nilai Budaya Lokal Kesenian Terebang Gede Di Kota Serang).” Candrasangkala: Jurnal Pendidikan dan Sejarah 3, no. 1 (30 Mei 2017): 1–9. https://doi.org/10.30870/candrasangkala.v3i1.2882.
Irianto, Agus Maladi. “Kesenian Tradisional Sebagai Sarana Strategi Kebudayaan di Tengah Determinasi Teknologi Komunikasi.” Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra 12, no. 1 (1 Februari 2017): 90–100. https://doi.org/10.14710/nusa.12.1.90-100.
Jubba, Hasse, Jaffary Awang, dan Siti Aisyah Sungkilang. “The Challenges of Islamic Organizations in Promoting Moderation in Indonesia.” Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya 6, no. 1 (10 Agustus 2021): 43–54. https://doi.org/10.15575/jw.v6i1.12948.
Koentjaraningrat. Kebudayaan, mentalitas dan pembangunan. Gramedia Pustaka Utama, 2000.
Ma’arif, Muhammad Anas, dan Nur Silva Nabila. “The Contribution Of Kiai Munawwar Adnan Kholil Gresik On Islamic Education.” Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman 31, no. 2 (20 Juli 2020): 218–36. https://doi.org/10.33367/tribakti.v31i2.1126.
Mahdayeni, Mahdayeni, Muhammad Roihan Alhaddad, dan Ahmad Syukri Saleh. “Manusia dan Kebudayaan (Manusia dan Sejarah Kebudayaan, Manusia dalam Keanekaragaman Budaya dan Peradaban, Manusia dan Sumber Penghidupan).” Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 7, no. 2 (1 Agustus 2019): 154–65. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v7i2.1125.
Mumtahanah, Lusia. “Integrasi Nilai Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar.” Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 3, no. 1 (7 Februari 2020): 55–74. https://doi.org/10.31538/nzh.v3i1.461.
Mustakim, Mustakim, Ishomuddin Ishomuddin, Wahyudi Winarjo, dan Khozin Khozin. “Konstruksi Kepemimpinanan Atas Tradisi Giri Kedaton Sebagai Identitas Sosial Budaya Masyarakat Kabupaten Gresik.” Media Komunikasi FPIPS 19, no. 1 (22 April 2020): 11–27. https://doi.org/10.23887/mkfis.v19i1.23250.
Nuriyawati, Nuriyawati, Ketut Prasetyo, dan Ali Haidar. “Rebo Wekasan Module To Instill Religious Values, Tolerance, Love the Motherland.” The Indonesian Journal of Social Studies 3, no. 2 (29 Desember 2020): 109–13. https://doi.org/10.26740/ijss.v3n2.p109-113.
Nurozi, Ahmad. “Rebo Wekasan Dalam Ranah Sosial Keagamaan Di Kabupaten Tegal Jawa Tengah (Analisis Terhadap Ritual Rebo Wekasan Di Desa Sitanjung Lebaksiu).” An-Nuha : Jurnal Kajian Islam, Pendidikan, Budaya Dan Sosial 3, no. 1 (21 Juli 2016): 125–36.
Permatasari, Afika Fitria, dan Mahendra Wijaya. “PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT JAWA DALAM PENYELENGGARAAN RESEPSI PERNIKAHAN DI KOTA SURAKARTA.” Jurnal Analisa Sosiologi 6, no. 1 (13 Februari 2018). https://doi.org/10.20961/jas.v6i1.18134.
Rofifah, Siti, Akhmad Sirojuddin, Muhammad Anas Ma`arif, dan Muhammad Mujtaba Mitra Zuana. “The Influence of Organizational Culture and Work Motivation on Teacher Performance at the International Standard School, Amanatul Ummah Mojokerto.” Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam 6, no. 1 (29 Maret 2021): 27–40. https://doi.org/10.31538/ndh.v6i1.899.
Rony, Rony. “Urgensi Manajemen Budaya Organisasi Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Peserta Didik: The Urgency of School Organizational Culture Management Against Character Building Students.” Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education 2, no. 1 (23 Juni 2021): 98–121. https://doi.org/10.31538/tijie.v2i1.26.
Rosyid, Moh, dan Lina Kushidayati. “Anticipating Disaster: The ‘Urf Perspective of Rebo Wekasan Ceremony in Kudus, Central Java.” AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial 17, no. 1 (29 Juni 2022): 91–112. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v17i1.5705.
Safi’i, Imam, dan Hepi Ikmal. “Multiculturalism In Indonesian Civilization (Critical, Tolerant, And Empaty).” Jurnal Al-Murabbi 6, no. 1 (31 Desember 2020): 38–47. https://doi.org/10.35891/amb.v6i1.2405.
Semiawan, Conny R. Metode Penelitian Kualitatif. Grasindo, 2010.
Sugiyono. Metode penelitian pendidikan: (pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D). Alfabeta, 2008.
Syakir NF, Muhammad. “Rebo Wekasan, Keyakinan Hari Bala dan Anjuran Shalat.” nu.or.id. Diakses 4 Agustus 2022. https://www.nu.or.id/nasional/rebo-wekasan-keyakinan-hari-bala-dan-anjuran-shalat-yqX9j.
Yanti, Siti Mahmudah. “Tradisi Rebo Wekasan Di Desa Suci Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik (Kajian Fungsi Sosial Dan Nilai Budaya).” EDU-KATA 6, no. 1 (28 Februari 2020): 87–96. https://doi.org/10.52166/kata.v5i1.1796.
Yoety, Oka A. Komersialisasi seni budaya dalam pariwisata. Angkasa, 1985.
Copyright (c) 2022 Ken Izzah Zuraidah, Arief Sudrajat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.jpg)
