Impresi Perceraian Terhadap Psikologis Anak Kabupaten Luwu Utara
The Psychological Impact of Divorce on Children North Luwu Regency
Abstract
This study aims to determine the impression of divorce cases on children's psychology in North Luwu district and to determine the impression and psychological solutions of children due to parental divorce in North Luwu district. The research method used is qualitative with Empirical, sociological and psychological juridical approaches, with data collection methods including: observation, interviews and documentation. The results of the study found that, divorce cases in North Luwu are very rampant due to, among others, economic problems, disputes and cause domestic violence, and the presence of third parties. The impact of divorce on children's psychology is generally very disturbed due to the lack of love and attention from both parents. Psychologically, divorce results in changes in attitude, responsibility and emotional stability so that it will cause feelings of anxiety, confusion, anxiety, shame, resulting in juvenile delinquency. In the long term, it can hamper a child's education due to the loss of support and decreased motivation to learn. The solution provided by DPPPA is good communication, provide emotional support, counseling or therapy, maintain a routine to provide a sense of stability, teach stress management skills family and friend support can help children feel safer and more connected. Positive behavior, divorced parents should set a good example in managing their own feelings.
Downloads
References
Ahmad Soleh Hasibuan, dan Aminah Lubis. 2023. “Pandangan Islam Terhadap Psikologis Anak Pasca Perceraian Orang Tua.” Jurnal Hukumah: Jurnal Hukum Islam 6(2):52–63. doi: http://dx.doi.org/10.55403/hukumah.v6i2.599.
Aisyah, Siti Hikmatul, Khoridatul Bahiyah, Benny Prasetiya, dan Dahani Kusumawati. 2022. “Dampak Psikologi Terhadap Kehidupan Anak Korban Broken Home.” Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak 3(2):75–81. doi: 10.46773/alathfal.v3i2.485.
Amelin Heranti. 2022. “Dampak Perceraian di Luar Pengadilan terhadap Hak Nafkah Anak (Studi Kasus di Desa Mendala Kecamatan Sirampog).” Khuluqiyya: Kajian Hukum dan Studi Islam 04(01):18–49. doi: https://doi.org/10.56593/khuluqiyya.v4i1.77.
Diara Eka Yogiyanti. 2019. “Perceraian Orang Tua dan Dampaknya Bagi Perkembangan Emosi Remaja di Desa Hargomulyo Kecamatan Sekampung.” Thesis, IAIN Metro.
Duma Priscila Munthe, Irawati Adelia Sianturi, Sonia Putri Hutauruk, dan Dorlan Naibaho. 2024. “Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Psikologi Seorang Anak Umur 11 Tahun.” Jurnal Ilmiah Multidisplin 1(4):303–9. doi: https://doi.org/10.62017/merdeka.v1i4.1232.
Harahap, Ade Chita Putri, , Ahmad Yasri, Alya Mahyani, Eka Syahputri, Najia Barouatul Aufa, Nova Susanti Br Siregar, Putri Aulia Medy, dan Syari Hidayati. 2023. “Studi Literatur Dampak Perceraian Orangtua terhadap Hubungan Sosial dan Sikap Egois Anak di SMK Swasta Mandiri.” El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4(2):653–58. doi: 10.47467/elmujtama.v4i2.4050.
Muhammad Fajar Santoso, Nurul Hidayati, dan Hayani. 2022. “Dampak Perceraian Orangtua Terhadap Kondisi Psikologis Remaja.” Jurnal Psikologis Humanistik’45 10(2):67–76. doi: http://dx.doi.org/10.30640/humanistik%20’45.v10i2.411.
Muhammad Syarif. 2022. “Dampak Perceraian Terhadap Psikologis, Emosional dan Mental Anak Dalam Perspektif Hukum Islam.” Syariah: Journal of Islamic Law 4(2):38–62. doi: https://doi.org/10.22373/jiis.v4i2.88.
Ninda Nurmaida Salsa, dan Neneng Faridah. 2024. “Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Psikologis Anak Usia Dini.” Ijnu 1(2):151–57.
Nura Oktavia, Wirasandi, dan Yuniarsih Sawaliyah. 2022. “Dimensi Pembangunan Berkelanjutan dalam Mencegah Dampak Perceraian Terhadap Psikologi Anak: Studi Kasus di Kecamatan Lenek.” Journal of Sustainable Development Issues 1(1):19–28. doi: https://doi.org/10.56282/jsdi.v1i1.105.
Nurya Putri Wulandayu, Hanifa Sahaja Putri, Nur Hanyk Martina, dan Wahyu Feby Yulianingsih. 2023. “Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Psikis dan aktifitas Belajar Anak.” Jurnal Pendidikan Tuntas 1(4):347–51. doi: https://doi.org/10.37985/jpt.v1i4.281.
Rahman Wahid, Yusuf Tri Herlambang, Ani Hendrayani, dan Sigit Vebrianto Susilo. 2022. “Dampak Keluarga Broken Home Terhadap Perubahan Kepribadian Anak Usia Sekolah Dasar.” Jurnal Cakrawala Pendas 8(4):1626–33. doi: 10.31949/jcp.v8i4.2397.
Ridho Mai Rizky, Vinny Meilinda, dan Tiara Yulanda. 2024. “Membentuk Karakter dengan Mempengaruhi Psikologi pada Anak dari Dampak Perceraian Orang Tua.” Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa 3(1):37–44. doi: https://doi.org/10.58192/insdun.v3i1.1774.
Rina Nur Azizah. 2019. “Pengaruh Broken Home Terhadap Anak.” Thesis, Universitas Islam Madura, Madura.
Risandi, Muh Risal, dan Muhammad Sabir Maidin. 2021. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Jalanan Akibat Perceraian Orang Tua di Kabupaten Pangkep; Studi Komparatif Hukum Positif Dan Hukum Islam.” Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab dan Hukum. doi: 10.24252/shautuna.v2i1.16282.
Rohimah, Siti, Azhar Nurachman, dan Rizka Setiawan. 2024. “Dampak Perceraian terhadap Anak Perspektif Psikologi Pendidikan.” AHKAM 3(2):477–87. doi: 10.58578/ahkam.v3i2.2951.
Suci Lestari, Muh. Ali Bakri, dan Nur Asia Hamzah. 2023. “Dampak Perceraian Terhadap Psikologis Anak dalam Tinjauan Hukum Islam (Studi Kasus pada Pengadilan Agama Sungguminasa Gowa).” Journal of Study Research in Family Law 1(1):49–67. doi: https://journal.unismuh.ac.id/index.php/index/oai.
Sukmawati, Berlia, dan Nency Dela Oktora. 2021. “Dampak Perceraian Orang Tua Bagi Psikologis Anak.” SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak 3(2):24. doi: 10.32332/jsga.v3i2.3801.
Suroso, Untung, dan Meilan Arsanti. 2023. “Perceraian dan Perkembangan Psikologis Anak: Analisis Tematis Temuan Tinjauan Literatur.” Legitima : Jurnal Hukum Keluarga Islam 5(2):331–46. doi: 10.33367/legitima.v5i2.3315.
Syamsidar, dan Wira Adeliah. 2021. “Strategi Penyuluh Agama Islam dalam Meminimalisir Dampak Perceraian Terhadap Kondisi Psikologis Anak di Kelurahan Tamangapa Kecamatan Manggala Kota Makassar.” Jurnal Mercusuar 2(2):61–72. doi: https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/mercusuar/article/view/21956.
Titalessy, Angel, dan Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati. 2021. “Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Perkembangan Sosial-Emosi Remaja.” Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha 12(3). doi: 10.23887/jibk.v12i3.38582.
Uswatun Hasanah. 2020. “Pengaruh Perceraian Orang Tua Bagi Psikologis Anak.” Agenda: Jurnal Analisis Gender dan Agama 2(1):18–24.
Yayuk Siti Khotijah, Fathonah K. Daud, dan Syamsul Arifin. 2021. “Perlindungan Anak Atas Trauma Psikologis Pasca Perceraian Orang Tua.” Asy-Syari’ah 23(02):229–44. doi: https://doi.org/10.15575/as.v23i2.13552.
Yesika Nurwada, Reski Anwar, Karimatul Hikmah, dan Fatmawati. 2014. “Pengaruh Perceraian terhadap Perkembangan Mentalitas Anak.” JYRS: Journal of Youth Research and Studies 5(1):342–49. doi: https://doi.org/10.32923/jyrs.v5i1.4679.
Zaki Abdullah Faiq, Dio Pratama Putra, dan Imammul Arifin. 2023. “Dampak Psikologis Serta Sosial Kemasyarakatan Anak Akibat Perceraian Orang Tua dalam Perpektif Nilai-Nilai Islam.” Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan 20(01):1–10. doi: https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v20i1.322.
Zhafira, Talitha Raissa, Sutisna Sutisna, dan Yono Yono. 2022. “Dampak Perceraian terhadap Pendidikan Anak: Studi Kasus Desa Ciherang Pondok, Caringin Bogor.” As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga 5(1):134–43. doi: 10.47467/as.v5i1.1936.
Copyright (c) 2024 Indira Larasati, Helmi Kamal, Taqwa Taqwa, Yulia Savhika. S, Wihdatul Ummah. S

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





.jpg)
