Reconstruction of Tudang Sipulung Values in Determining the Beginning of Nonno Rigalung in Wajo Regency: An Islamic Legal Sociology Perspective

Rekonstruksi Nilai Tudang Sipulung dalam Penentuan Awal Nonno Rigalung di Kabupaten Wajo: Perspektif Sosiologi Hukum Islam

  • Muhammad Alwi Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Hannani Hannani Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Fikri Fikri Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • Zainal Said Institut Agama Islam Negeri Parepare
  • M. Ihsan Darwis Institut Agama Islam Negeri Parepare

Abstract

Tudang Sipulung is a Bugis community deliberation tradition that plays an important role in collective decision-making, particularly regarding rice field management. This tradition is not only a means of unifying opinions, but also a forum for the inheritance of social, cultural, and moral values that are beginning to shift due to modernisation, changes in mindset, and technological developments. This study aims to identify the values contained in the Tudang Sipulung procession, reconstruct the values of Tudang Sipulung in determining the start of nonno rigalung based on the perspective of Islamic legal sociology, and explain its implications for family life in the context of rice farming. This study uses a qualitative approach with ethnographic methods through participatory observation, in-depth interviews, and documentation of farmers, community leaders, and village officials. The results show that Tudang Sipulung contains the values of equality, openness, deliberation (syura), justice ('adl), ta'awun, and maslahah. The reconstruction of values is carried out through philosophical, structural, and functional renewal so that this tradition remains relevant as a living social-legal institution (living Islamic law). In addition, the reconstruction of values has significant implications for strengthening collective awareness, family stability, and the practice of Islamic law in the agrarian life of the Bugis people.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, Amalia, Zulfah Zulfah, and Mumtahanah Mumtahanah. “NILAI-NILAI PENDIDIKAN PADA BUDAYA LOKAL SIPAKATAU SIPAKALEBBI SIAPAKINGE DI MASYARAKAT RI BALLA LOMPOA KELURAHAN BAJU BODOA KECAMATAN MAROS BARU KABUPATEN MAROS.” JURNAL ALMANAR 1, no. 1 (2024).

Arno, Irhan, and Sarlan Adi Jaya. “Sistem Bertani Padi Sawah Bagi Orang Bugis Di Desa Nelombu Kecamatan Mowewe Kabupaten Kolaka Timur.” KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi 7, no. 1 (2023): 161–72.

Atrianingsi, Andi, Sitti Mirsa, and Wardah. “Revitalisasi Tudang Sipulung Sebagai Media Komunikasi Vertikal Antara Masyarakat Dan Pemerintah Di Kabupaten Bone.” Politik Profetak 6, no. 2 (2018).

Badruddin, Syamsiah, Paisal Halim, Fadhilah Trya Wulandari, and S IP. Pengantar Sosiologi. Zahir Publishing, 2024.

Br Ketaren, Ervi Selta. “Partisipasi Masyarakat Desa Dalam Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Di Desa Padangan Tahun 2017-2023.” Universitas Kristen Indonesia, 2024.

Duana, Rima, Nina Herlina, Meisha Poetri Perdana, Muhamad Amin Effendy, and Ukilah Supriyatin. “Fungsi Dan Peran Hukum Adat Dalam Stabilitas Perekonomian Negara.” Jurnal Ilmiah Galuh Justisi 11, no. 2 (2023): 261–69.

Erna, and Muhammad Aris. “EFEKTIVITAS BRAIN-NETTING DALAM TUDANG SIPULUNG ONLINE DIMASA PANDEMI COVID-19 DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PEMERINTAH DI KABUPATEN WAJO.” Jurnal MODERAT, 8, no. February (2022): 58–78.

Fatmawati, P. “Nilai-Nilai Budaya Dalam Tradisi Tudang Sipulung Masyarakat Amparita Kabupaten Sidenreng Rappang.” Pangadereng: Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial Dan Humaniora 4, no. 1 (2018): 67–77.

Firdausiyah, Jannatul, and Ainur Rofiq Sofa. “Relevansi Al-Qur’an Dan Hadits Dalam Pembentukan Nilai Sosial, Etika Politik, Dan Pengambilan Keputusan Di Era Kontemporer: Kajian Terhadap Pengaruhnya Dalam Kehidupan Sosial, Kebijakan Publik, Demokrasi, Kepemimpinan, Hukum, Ekonomi, Pendidikan, Dan Teknologi.” Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 3, no. 1 (2025): 102–31.

Hamka, Irwan Hamka. “SIKAP PETANI ATAS HASIL REKOMENDASI TUDANG SIPULUNG TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN PADI DI KECAMATAN BUPON KABUPATEN LUWU.” PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains Dan Teknologi Pertanian 5, no. 1 (2025): 81–97.

Huda, H M Dimyati, and Limas Dodi. Rethinking Peran Perempuan Dan Keadilan Gender: Sebuah Konstruksi Metodologis Berbasis Sejarah Dan Perkembangan Sosial Budaya. CV Cendekia Press, 2020.

Iqballudin, M Hamzah, Fatkhanah Fatkhanah, and Syafik Muhammad. “Harmonisasi Hukum Waris Islam Dan Hukum Waris Adat Dalam Penyelesaian Sengketa Waris Di Indonesia.” Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara 2, no. 3 (2025): 3015–28.

Irmayani, Irmayani, and Rahmat Hidayat. “Kajian Kearifan Lokal Petani Padi Di Desa Tokadde Kecamatan Belawa Kabupaten Wajo.” Jurnal Saintifik (Multi Science Journal) 22, no. 2 (2024): 57–64.

Islamiyati, Rosi. “Tarekat Syadziliyah Dalam Dimensi Kesalehan Individual Dan Kesalehan Sosial Serta Pengaruh Modernisasi Dan Globalisasi.” Refleksi Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam 22, no. 1 (2022): 137–56.

Juliani, and Syahbudin. Prinsip Dan Aplikasi Metode Penelitian Kualitatif : Kajian Teori Dan Praktik. Medan: Merdeka Kreasi Group, 2025.

Mahfud, Muh Afif. Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Dan Masyarakat Tradisional:(Telaah Keadilan Amartya K. Sen). Penerbit LeutikaPrio, 2020.

Mattulada. Latoa: Satu Lukisan Analitis Terhadap Antropologi-Politik Orang Bugis. Ujung Pandang: Hasanuddin University Press, 1985.

Nuh, Muhammad Syarif. “Tudang Sipulung: A Conflict Resolution Wisdom of Bugis-Makassar Community.” Hasanuddin Law Review 1, no. 2 (2016): 241–49.

Permatasari, Tiara, Zairotul Hijroti, Nuril Aulia, Sulsilatul Millah, Dwi Rsalinda Putri, and Ahmad Faisol Amali. Sejarah Perkembangan Demokrasi Dan Pelembagaaan Demokrasi. Penerbit: Kramantara JS, 2025.

Rahman, Mohammad Mushfequr. “Political and Legal System of Islam.” System 1, no. 1 (2021).

Rahman, Mohammad Taufiq. Metodologi Penelitian Agama. Bandung: Gunung Djati Publishing, 2025.

Rifdah, Balqis Nadhifatur, and Novi Sunu Sri Giriwati. “Partisipasi Masyarakat Dalam Keberlanjutan Kampung Budaya Polowijen, Malang.” Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia 13, no. 3 (2024): 139–48.

Rudi, Rudi, and Syamsu Yusuf LN. “Tudang Sipulung: Integrating South Sulawesi Local Wisdom into Learning Practice in Teacher Learning Community.” In 3rd Asian Education Symposium (AES 2018), 88–91. Atlantis Press, 2019.

Safitri, Rohana. “Pemberdayaan Masyarakat Lokal Dalam Pengambilan Keputusan Lingkungan: Studi Tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam.” Journal of Mandalika Social Science 1, no. 1 (2023): 19–23.

Saleh, Nurming, Misnawaty Usman, and Misnah Mannahali. “BUDAYA TUDANG SIPULUNG SEBAGAI KOMUNIKASI KELOMPOK.” Jurnal Cakrawala Mandarin 6, no. 2 (2022): 366–74.

Seinecke, Ralf. “Zugleich Eine Besprechung von Eugen Ehrlich, Grundlegung Der Soziologie Des Rechts, 5. Aufl., Neu Bearbeitet von Manfred Rehbinder, Berlin: Duncker & Humblot 2022, 599 Seiten, ISBN 978-3-428-18443-9, 119,90€.” Zeitschrift Für Rechtssoziologie 44, no. 1 (2024): 241–76. https://doi.org/doi:10.1515/zfrs-2024-2003.

Sholihin, M Muchlis. “DINAMIKA IJTIHAD DAN BERMADZHAB DALAM ISLAM DALAM PERSPEKTIF INTEGRASI ILMU AGAMA, SOSIAL, DAN HUKUM: Suyyirah, M. Muchlis Sholihin, Maysurah (3).” JURNAL CERDAS HUKUM 3, no. 2 (2025): 231–58.

Sudirman, Sudirman, Muhammad Ramli, Iskandar Iskandar, and Muh Huzain. “Falsafah Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge’dalam Perspektif Moderasi Beragama Dan Hukum Islam: Kajian Etnografi Pada Masyarakat Bugis Sorong Papua.” Al-Izzah: Jurnal Hasil-Hasil Penelitian, 2023, 163–77.

Tsania, Neila Kholilatus, Talitha Lutfi Buchari, Suci Anugrah Tryana Hikmah, Nisrina Raudhah, and Maulia Depriya Kembara. “Dinamika Wawasan Demokrasi:‘Integrasi Nasional Dan Tantangan Membentuk Warga Negara Yang Berwawasan.’” Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2, no. 3 (2024): 72–78.

Yadi, Rina Handa. “Kajian Kearifan Lokal Petani Padi Sawah Di Desa Binalawan Kecamatan Sebatik Barat,” 2022.

Published
2025-10-31
How to Cite
Alwi, M., Hannani, H., Fikri, F., Said, Z., & Darwis, M. I. (2025). Reconstruction of Tudang Sipulung Values in Determining the Beginning of Nonno Rigalung in Wajo Regency: An Islamic Legal Sociology Perspective. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 8(4), 888-902. https://doi.org/10.31538/almada.v8i4.9304