Membaca Pemahaman Murid Tunarungu: Penerapan Metode Phonic Syllabic Berbasis Simulasi Jual Beli
Abstract
Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting dalam proses pembelajaran karena menjadi sarana bagi muriduntuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Namun, murid tunarungu sering mengalami kesulitan dalam memahami bacaan akibat keterbatasan dalam perkembangan bahasa dan penguasaan kosakata. Berdasarkan hasil observasi di kelas 2 SDLB ABD Negeri Kedungkandang, kemampuan pemahaman membaca muridmasih rendah dan sebagian besar muridbelum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman membaca murid tunarungu melalui penerapan metode Phonic Syllabic. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar melalui Lembar Kerja Murid (LKM). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar muridpada setiap siklus. Rata-rata nilai muridmeningkat dari 62,5% pada pra siklus menjadi 67,5% pada Siklus I, meningkat menjadi 80% pada Siklus II pertemuan 1, dan mencapai 92,5% pada Siklus II pertemuan 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Phonic Syllabic efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman membaca murid tunarungu.
Copyright (c) 2026 Lailatun Nuriyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


