Pengaruh Permainan Engklek dan Kegiatan Meronce terhadap Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini
Abstract
Perkembangan fisik motorik merupakan salah satu aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini yang perlu distimulasi melalui kegiatan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan engklek dan kegiatan meronce terhadap perkembangan fisik motorik anak usia dini di RA Nur Hidayah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan 7 anak usia 4–5 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar observasi yang memuat indikator motorik kasar dan motorik halus. Penilaian dilakukan menggunakan skala penilaian 1–4 yang kemudian dikonversi ke dalam skor numerik untuk dianalisis secara statistik. Hasil pengujian instrumen menunjukkan bahwa sebagian besar indikator memenuhi kriteria validitas dan memiliki reliabilitas yang baik dengan nilai Cronbach Alpha sebesar 0,883 pada instrumen motorik kasar dan 0,906 pada instrumen motorik halus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fisik motorik anak setelah mengikuti kegiatan engklek dan meronce. Peningkatan terlihat pada aspek keseimbangan, koordinasi gerak tubuh, konsentrasi, ketepatan, serta koordinasi mata dan tangan. Dengan demikian, permainan engklek dan kegiatan meronce dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran yang efektif untuk mendukung perkembangan fisik motorik anak usia dini.
Copyright (c) 2026 Salwa Nurzaina Hakim, Heri Hidayat, Azzahra Ismi Nur Azizah, Nesa Hasbi Maryam, Fadilla Ayuningtyas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


