PENGARUH METODE READ ALOUD TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK KELOMPOK B DI RA AL WAHYU
Analisis Peningkatan Kemampuan Menyimak, Berbicara, Membaca, dan Menulis
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode read aloud terhadap kemampuan berbahasa anak kelompok B di RA Al Wahyu. Latar belakang penelitian muncul karena kegiatan membaca cerita di kelas masih monoton, kurang interaktif, dan keterlibatan anak belum optimal. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One Group Pretest-Posttest Design pada 12 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur sebelum dan sesudah perlakuan serta analisis statistik dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berbahasa anak meningkat dari 65% menjadi 79%. Hasil uji signifikansi diperoleh nilai Sig. = 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat pengaruh positif dan signifikan. Aspek yang paling meningkat adalah menyimak dan menulis, diikuti berbicara dan membaca. Disimpulkan bahwa penerapan metode read aloud secara ekspresif dan interaktif sangat efektif menstimulasi kemampuan bahasa reseptif dan ekspresif anak usia dini.
References
Departemen Pendidikan Nasional. (2023). Kurikulum PAUD: Panduan pengembangan bahasa anak usia dini. Jakarta: Depdiknas.
Djamarah, S. B. (2010). Guru dan anak didik dalam interaksi edukatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Febriyanti, F. (2025). Peningkatan kemampuan berbicara pada anak melalui metode read aloud. PAUD Teratai, 14(3).
Haris, D., & Sari, N. (2022). Perkembangan bahasa anak usia dini: Perspektif PAUD. Jurnal Obsesi, 6(2), 101–110.
Hernawati, G. P. W., dkk. (2025). Metode read aloud dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2).
Hidayat, R., & Abdillah. (2019). Ilmu pendidikan. Medan: Pusaka Belajar.
McGee, L. M., & Schickedanz, J. A. (2007). Repeated interactive read-alouds in preschool. International Reading Association, 60(8), 742–751.
Nurbaiti, S. (2023). Implementasi membaca nyaring meningkatkan kemampuan berbahasa. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 45–53.
Nuryanto, S. (2017). Penggunaan metode read aloud untuk mendongeng. Jurnal AUDI, 1(1), 1–10.
Priyantini, L. D. E. (2020). Pengaruh kegiatan literasi dan read aloud terhadap keterampilan bahasa reseptif. Tesis, Universitas Negeri Semarang.
Rahmawati, D. (2020). Perkembangan bahasa anak usia dini dan faktor yang mempengaruhinya. Jurnal Obsesi, 4(2), 912–921.
Rinanda, S. M. (2024). Analisis perkembangan bahasa anak usia 4–5 tahun menggunakan read aloud. Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Santrock, J. W. (2011). Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga.
Sary, Y. N. E., & Indah, N. H. I. (2023). Peran literasi dan read aloud dalam meningkatkan keterampilan bahasa. Jurnal Obsesi, 7(3), 4185–4196.
Siregar, S. (2013). Metode penelitian kuantitatif. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmawaty, N. V., & Choiriyah. (2021). Pengaruh metode read aloud terhadap peningkatan kemampuan membaca anak usia 5–6 tahun. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3).
Sulistyaningsih, E. (2018). Strategi pembelajaran anak usia dini. Yogyakarta: Deepublish.
Suyadi. (2017). Teori pembelajaran anak usia dini. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Trelease, J. (2025). The read-aloud handbook. Noura Books.
Copyright (c) 2026 Ika Nurstya Ningrum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


