Implementasi Metode Bermain Terstruktur dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini

Tahapan Metode Bermain Terstruktur di SPS Mentari Ngrame

  • khusnul fatimah Universitas KH Abdul Chalim
Keywords: Bermain Terstruktur, perkembangan bahasa, anak usia dini

Abstract

Abstrak

Perkembangan bahasa merupakan fondasi utama kemampuan berpikir dan berkomunikasi anak usia dini. Berdasarkan observasi awal di SPS POS PAUD Mentari Ngrame, kemampuan bahasa anak masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menjawab pertanyaan sederhana, melaksanakan dua perintah, menggunakan kalimat pendek, serta mengungkapkan keinginan dan perasaan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode bermain terstruktur dalam mengembangkan bahasa anak usia 2–3 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bermain terstruktur diterapkan melalui perencanaan tujuan pembelajaran, penyediaan media, pelaksanaan aktivitas bermain, serta pendampingan guru. Metode ini terbukti mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak, ditandai dengan bertambahnya kosakata, kemampuan menjawab pertanyaan, mengikuti instruksi, menyusun kalimat pendek, serta berani mengungkapkan keinginan dan perasaan.

References

Aslah, M., & Syamaiah, D. (2025). Teknik pengembangan bahasa anak usia dini melalui bermain dan berinteraksi. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 3(4), 280–291. https://doi.org/10.61132/arjuna.v3i4.2251.
Berliana, F. (2026). Implementasi kegiatan jurnal dalam pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan bahasa anak usia dini. Rising Star: Journal of Early Childhood Education, 1(1), 30–39.
Chatzipanteli, A., & Adamakis, M. (2022). Social interaction through structured play activities and games in early childhood. Dalam P. Gil-Madrona (Ed.), Advances in Early Childhood and K-12 Education (hlm. 80–99). IGI Global. https://doi.org/10.4018/978-1-7998-9621-0.ch005.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.
Fikayani, N., & Hanum, R. (2025). Strategi guru dalam mengembangkan konsentrasi anak di RA Fathun Qarib Banda Aceh. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 577–586.
Guntur, M., dkk. (2023). Pengembangan bahasa pada anak usia dini. Selat Media Partners.
Hasim, E. (2019). Perkembangan bahasa anak. Pedagogika, 9(2), 195–206. https://doi.org/10.37411/pedagogika.v9i2.87.
Hardiyani, R. T., dkk. (2015). Psikologi perkembangan anak. CV. Eureka Medika Aksara.
PAUD Jateng. (2015). Indikator pencapaian perkembangan anak usia dini kelompok usia 2–4 tahun. Diakses dari https://www.paud.id/.
Rizki, C. A., Habibah, M., & Khairuniza, N. (2025). Strategi guru PAUD membangun toleransi dan empati melalui bermain terstruktur. JUPAUD: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 27–32.
Sari, M., Effendi, D., & Wahyuni, G. (2021). Perkembangan bahasa anak usia 1–3 tahun. Penerbit NEM.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suyadi. (2014). Teori pembelajaran anak usia dini dalam kajian neurosains. PT Remaja Rosdakarya.
Tadkiroatun, M. (2005). Bermain sambil belajar dan mengasah kecerdasan. Depdiknas.
Tukly, W. V., Nilapancuran, M. M., Matital, K. A., Kothel, S., & Lesbassa, L. (2025). Membangun fondasi pendidikan anak usia dini melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Carong: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 2(2), 754–764. https://doi.org/10.62710/vp1c3790.
Ulfah, M., Sopiah, C., & Fazilet, N. (2025). Bermain dan permainan: Fondasi emas pendidikan anak usia dini. EDU Publisher.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society. Harvard University Press.
Published
2026-09-15
How to Cite
fatimah, khusnul. (2026). Implementasi Metode Bermain Terstruktur dalam Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini. Aulada : Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 7(1), 35-42. https://doi.org/10.31538/aulada.v7i1.11251