Online Media-Based Distance Learning Strategies in Developing Religious and Moral Values in Early Childhood
Strategi Pembelajaran Jarak Jauh Berbasis Media Daring dalam Mengembangkan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini
Abstract
Pendidikan anak usia dini memegang peranan fundamental dalam meletakkan dasar pengembangan potensi, karakter, serta pembentukan nilai agama dan moral sejak dini, di mana pemanfaatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berbasis media daring menjadi alternatif penting di tengah keterbatasan ruang dan waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk mengeksplorasi strategi PJJ dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak usia dini melalui pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua, serta dokumentasi yang dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PJJ di lembaga anak usia dini diimplementasikan secara terprogram menggunakan kombinasi media daring interaktif, video pembelajaran, serta dukungan pendampingan orang tua di rumah. Dengan demikian, strategi PJJ terbukti efektif dalam menstimulasi aspek perkembangan nilai agama dan moral anak, seperti pembiasaan doa harian, pengenalan ibadah sederhana, dan pembentukan perilaku baik melalui pengalaman belajar digital yang fleksibel.
Early childhood education plays a fundamental role in laying the foundation for the development of potential, character, and the formation of religious and moral values from an early age, where the use of online media-based Distance Learning (PJJ) serves as an important alternative amidst space and time limitations. This research employs a qualitative approach with a case study type to explore PJJ strategies in developing early childhood religious and moral values through data collection methods including observation, in-depth interviews with principals, teachers, and parents, as well as documentation, which were analyzed descriptively through qualitative data validity testing via triangulation. The results indicate that the implementation of PJJ in early childhood institutions is carried out programmatically using a combination of interactive online media, learning videos, and intensive parental support at home. Consequently, the PJJ strategy has proven effective in stimulating aspects of children's religious and moral development, such as the habituation of daily prayers, the introduction of simple worship, and the formation of good behavior through flexible digital learning experiences.
References
Adib Rifqi Setiawan. (2020). Pembelajaran jarak jauh: Upaya sekolah di masa pandemi. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 7(1), 28–35.
Anggy Giri Prawiyogi, Anwar Purwanto, & Prima Lisa. (2020). Efektivitas pembelajaran jarak jauh terhadap siswa sekolah dasar di tengah pandemi COVID-19. Jurnal Basicedu, 4(1), 94–101.
Deka Ramanta, & Febi Dwi Widayanti. (2020). Metode pengumpulan data dalam penelitian kualitatif pendidikan. Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, 5(2), 1–10.
Enceng Irzan Tahar. (2006). Evaluasi hasil belajar peserta didik dalam sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 7(2), 90–102.
Fauyhi Eko Nugroho. (2016). Penelitian studi kasus: Metodologi dan penerapannya dalam riset sosial. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 3(2), 715–725.
Fieka Nurul Arifa. (2020). Kebijakan belajar dari rumah di tengah pandemi COVID-19: Tantangan dan peluang. Buku Siswa Singkat Puslit DPR RI, 12(7), 5–8.
Firdaus Sinta Maulina, & Ari Kurniawan. (2019). Pemanfaatan media penyiaran radio sebagai sarana informasi massa. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 2(1), 5–15.
Gonzalo Hechavarría, & Rodney López. (2013). Distance education: Institutional frameworks and interactive communication systems. International Journal of Educational Technology, 11(1), 1–12.
John W. Creswell. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Jozef Raco. (2018). Metode penelitian kualitatif: Jenis, karakteristik, dan keunggulannya. Grasindo.
Kasman, R., & Adityawati, I. (2022). PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS 2 PADA PELAJARAN TEMA 3 DI MI PANCASILA SUMBERKEMBAR. Aulada : Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 4(1), 61-83. https://doi.org/10.31538/aulada.v4i1.901
Maknuun, L. (2019). PENGARUH PERAN GURU DAN SERVICE LEARNING TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DI KELOMPOK BERMAIN AL HASANAH DESA SAJEN KECAMATAN PACET KABUPATEN MOJOKERTO. Aulada : Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 1(2), 12-23. https://doi.org/10.31538/aulada.v1i2.334
Mohammad Salehudin. (2020). YouTube sebagai media pembelajaran alternatif di era digital. Jurnal Teknologi Pendidikan Indonesia, 9(2), 1–8.
Muhammad Mushfi El Iq Bali. (2019). Media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam era modern. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 1–10.
Muhammad Nizar Ali. (2020). Efektivitas penggunaan media audio visual dalam proses pembelajaran jarak jauh. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 6(1), 1–10.
Muhammad Rozi Yerusalem, Adian Fatchur Rochim, & Kurniawan Teguh Martono. (2015). Arsitektur sistem autentikasi terpusat pada platform pembelajaran jarak jauh berbasis web. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 3(4), 480–488.
Munir. (2009). Pembelajaran jarak jauh berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Alfabeta.
Nurita Putranti. (2013). Pemanfaatan Edmodo sebagai media pembelajaran online berbasis sosial media di sekolah. Jurnal Komputer dan Pendidikan, 4(2), 135–145.
Nurul Arifiyanti. (2020). Dampak tayangan media televisi terhadap perkembangan psikologis anak. Jurnal Psikologi Anak dan Pendidikan, 3(1), 1–6.
Omar Mahfoud, Abdelhafid Moummi, & Noureddine Moummi. (2015). Evaluation of learning outcomes based on Bloom's taxonomy in modern educational systems. Journal of Educational and Developmental Studies, 5(1), 15–25.
Rodame Monitorir Napitupulu. (2020). Peranan literasi TIK dalam pelaksanaan pembelajaran jarak jauh di masa pandemi COVID-19. Jurnal Manajemen Pendidikan, 6(1), 20–30.
Sandu Siyoto. (2015). Dasar metodologi penelitian. Literasi Media Publishing.
Sri Wardani, Antonius Tri Widodo, & Niken Eka Priyani. (2009). Pengembangan instrumen penilaian hasil belajar fisika dan sains. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 13(1), 1–15.
Syafi’i, I., & Dianah, N. (2021). PEMANFAATAN LOOSE PARTS DALAM PEMBELAJARAN STEAM PADA ANAK USIA DINI. Aulada : Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 3(1), 105-114. https://doi.org/10.31538/aulada.v3i1.1203
Tri Darmayanti, Made Yudhi Setiani, & Boedhi Oetojo. (2007). E-learning dan pemanfaatan TIK dalam sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 8(2), 98–110.
Widya Sari, Andi Muhammad Rifki, & Mila Karmila. (2020). Analisis kendala pembelajaran daring di tengah pandemi COVID-19. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(1), 5–14.
Yeni Sulistyowati. (2013). Pendidikan karakter dan pembentukan perilaku anak. Pustaka Pelajar.
Copyright (c) 2023 Suci Hidayati, Zakariyah Zakariyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


