Permainan Nurokizu sebagai Strategi Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Penguasaan Mufrodat
Nurokizu Game as a Learning Strategy in Enhancing Arabic Vocabulary Mastery
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya semangat dan fokus peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab serta minimnya penggunaan strategi pembelajaran yang bersifat interaktif, seperti permainan Nurokizu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Nurokizu terhadap penguasaan mufrodat peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 58 peserta didik kelas X yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 29 peserta didik. Kelompok eksperimen diajar menggunakan permainan Nurokizu, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional berbasis menyimak. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest berupa soal objektif sebanyak sepuluh butir. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai thitung (3,380) lebih besar daripada ttabel (2,018) pada taraf signifikansi 5%, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan Nurokizu lebih efektif dalam meningkatkan penguasaan mufrodat dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, permainan Nurokizu dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran bahasa Arab.
This study is motivated by students’ low learning engagement and lack of focus during Arabic language instruction, as well as the limited use of interactive learning strategies such as the Nurokizu game. This research aims to examine the effect of the Nurokizu game on students’ Arabic vocabulary (mufrodat) mastery. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. The population consisted of 58 tenth-grade students, divided into an experimental group and a control group, each comprising 29 students. The experimental group was taught using the Nurokizu game, while the control group received conventional listening-based instruction. Data were collected through pre-test and post-test instruments consisting of ten objective questions. The results of hypothesis testing using an independent sample t-test showed that tcount (3.380) was higher than ttable (2.018) at a 5% significance level, indicating a significant difference between the two groups. The findings demonstrate that students taught using the Nurokizu game achieved higher vocabulary mastery than those taught using conventional methods. Therefore, the Nurokizu game is proven to be an effective learning strategy for enhancing Arabic vocabulary mastery..


