https://e-journal.uac.ac.id/index.php/aulada/issue/feedAulada : Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak2026-01-26T15:41:01+00:00Salis Khoiriyatisalis85.sk@gmail.comOpen Journal Systems<p>Aulada: Journal of Child Education and Development is a journal that aims to publish articles resulting from discussions, thoughts and research in the field of education and child development, especially at an early age. Aulada: Journal of Child Education and Development published by the Early Childhood Islamic Education Study Program, Faculty of Tarbiyah, KH University. Abdul Chalim Mojokerto. Published twice a year, namely Odd Semester in December and Even Semester in June. The editors invite academics, lecturers, researchers and practitioners to contribute to publishing articles in Aulada: Journal of Child Education and Development. The language used is Indonesian or English.</p>https://e-journal.uac.ac.id/index.php/aulada/article/view/9768Permainan Nurokizu sebagai Strategi Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Penguasaan Mufrodat2026-01-26T15:40:04+00:00Nahdiyatul Ummahnahdiyatulummah9@gmail.comMiftah Nashruddinnashruddinmiftah@gmail.com<p><em>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya semangat dan fokus peserta didik dalam pembelajaran bahasa Arab serta minimnya penggunaan strategi pembelajaran yang bersifat interaktif, seperti permainan Nurokizu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan Nurokizu terhadap penguasaan mufrodat peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 58 peserta didik kelas X yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah 29 peserta didik. Kelompok eksperimen diajar menggunakan permainan Nurokizu, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional berbasis menyimak. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest berupa soal objektif sebanyak sepuluh butir. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t menunjukkan bahwa nilai thitung (3,380) lebih besar daripada ttabel (2,018) pada taraf signifikansi 5%, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa permainan Nurokizu lebih efektif dalam meningkatkan penguasaan mufrodat dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. Dengan demikian, permainan Nurokizu dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran bahasa Arab.</em></p> <p> </p> <p><em>This study is motivated by students’ low learning engagement and lack of focus during Arabic language instruction, as well as the limited use of interactive learning strategies such as the Nurokizu game. This research aims to examine the effect of the Nurokizu game on students’ Arabic vocabulary (mufrodat) mastery. A quantitative approach with a quasi-experimental design was employed. The population consisted of 58 tenth-grade students, divided into an experimental group and a control group, each comprising 29 students. The experimental group was taught using the Nurokizu game, while the control group received conventional listening-based instruction. Data were collected through pre-test and post-test instruments consisting of ten objective questions. The results of hypothesis testing using an independent sample t-test showed that tcount (3.380) was higher than ttable (2.018) at a 5% significance level, indicating a significant difference between the two groups. The findings demonstrate that students taught using the Nurokizu game achieved higher vocabulary mastery than those taught using conventional methods. Therefore, the Nurokizu game is proven to be an effective learning strategy for enhancing Arabic vocabulary mastery..</em></p>2024-07-30T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://e-journal.uac.ac.id/index.php/aulada/article/view/9782Penguatan Nilai Musyawarah dan Akhlak Islami melalui Metode Diskusi dalam Pembelajaran Aqidah Akhlak2026-01-26T15:39:13+00:00Siswoyo -jafar.sodiq088@gmail.com<p><em>Pembelajaran Aqidah Akhlak memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian dan karakter peserta didik yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Namun, proses pembelajaran yang bersifat satu arah sering kali kurang mampu menginternalisasikan nilai akhlak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi metode diskusi dalam pembelajaran Aqidah Akhlak serta implikasinya terhadap pembentukan sikap musyawarah dan akhlak peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik, melatih kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan sikap saling menghargai pendapat, tanggung jawab, dan kerja sama. Selain itu, metode diskusi juga berkontribusi dalam menanamkan nilai-nilai akhlak Islami seperti sikap toleran, lapang dada, dan kebiasaan bermusyawarah dalam menyelesaikan masalah. Dengan demikian, metode diskusi dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran Aqidah Akhlak untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan Islam secara holistik.<br><br></em></p> <p><em>Aqidah Akhlak learning plays a strategic role in shaping students’ character and personality based on Islamic values. However, teacher-centered learning practices often limit the internalization of moral values. This study aims to analyze the implementation of discussion methods in Aqidah Akhlak learning and its implications for developing students’ moral attitudes and deliberative values. This research employed a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that the application of discussion methods enhances students’ learning engagement, critical thinking skills, and social attitudes such as mutual respect, responsibility, and cooperation. Furthermore, discussion-based learning contributes to the internalization of Islamic moral values, including tolerance, open-mindedness, and deliberation in problem-solving. Therefore, the discussion method can be considered an effective instructional strategy in Aqidah Akhlak learning to support the holistic objectives of Islamic education.</em></p> <p><em><br></em></p>2024-07-30T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##https://e-journal.uac.ac.id/index.php/aulada/article/view/9783Nilai-Nilai Pendidikan Islam Klasik serta Relevansinya dengan Pendidikan Modern: Kajian atas Alalā Tanālul ‘Ilma2026-01-26T15:41:01+00:00Nur Wahibjafar.sodiq088@gmail.com<p><em>Pendidikan Islam klasik memiliki kontribusi penting dalam membentuk karakter dan etika keilmuan yang hingga kini masih relevan dengan perkembangan pendidikan modern. Salah satu karya yang memuat nilai-nilai fundamental pendidikan Islam adalah Kitab Alalā Tanālul ‘Ilma karya Syaikh Salim bin Said Nabhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep pendidikan Islam dalam kitab tersebut dengan prinsip-prinsip pendidikan modern serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan teknik dokumentasi, yang dianalisis menggunakan metode deskriptif-analitik dan pendekatan induktif. Data diperoleh dari kitab primer dan literatur pendukung yang relevan dengan tema pendidikan Islam dan pendidikan modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan Islam dalam Kitab Alalā Tanālul ‘Ilma memiliki relevansi yang kuat dengan pendidikan modern, khususnya dalam aspek kecerdasan intelektual, motivasi belajar, kesabaran dalam proses pendidikan, kebutuhan pembiayaan, peran sentral pendidik, serta pemahaman bahwa pendidikan merupakan proses jangka panjang. Faktor pendukung relevansi tersebut meliputi orientasi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, etos kerja tinggi, penguatan spiritualitas, ketersediaan fasilitas pendidikan, peran pendidik yang kompeten, dan orientasi pendidikan ke masa depan. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi nilai-nilai pendidikan Islam klasik dengan pendidikan modern penting untuk mewujudkan sistem pendidikan yang holistik, berkarakter, dan berlandaskan nilai etis.<br></em></p> <p><em>Classical Islamic education has played a significant role in shaping moral values and scholarly ethics, which remain relevant to contemporary educational development. One of the classical works that articulates fundamental principles of Islamic education is Alalā Tanālul ‘Ilma by Shaykh Salim bin Said Nabhan. This study aims to examine the relevance of Islamic educational concepts contained in the book to modern education and to identify supporting and inhibiting factors in their implementation. This research employs a library research design using documentation techniques, analyzed through descriptive-analytical and inductive approaches. The data were derived from the primary text and supported by relevant literature on Islamic and modern education. The findings reveal that the educational concepts presented in Alalā Tanālul ‘Ilma are highly relevant to modern education, particularly in terms of intellectual development, learning motivation, perseverance in the educational process, financial investment in education, the central role of educators, and the understanding of education as a long-term and continuous endeavor. Supporting factors include a strong orientation toward knowledge development, high work ethic, spiritual reinforcement, adequate educational facilities, competent educators, and future-oriented educational goals. This study concludes that integrating classical Islamic educational values with modern educational principles is essential for developing a holistic, character-based educational system grounded in ethical values.</em></p>2024-07-31T00:00:00+00:00##submission.copyrightStatement##