DAMPAK PENDISTRIBUSIAN BANTUAN MODAL USAHA DALAM MENINGKATKAN KINERJA USAHA MUSTAHIK BINAAN BAZNAS KABUPATEN TULUNGAGUNG
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah fenomena yang berkenaan dengan masalah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dimana permasalahan UMKM yang selama ini dipandang utama adalah permodalan. UMKM biasanya tidak memiliki akses yang mudah untuk memperoleh pinjaman untuk modal kerja. Untuk itulah terdapat skema bantuan modal yang disediakan oleh berbagai lembaga keuangan dan lembaga pemerintah untuk mengatasi permasalahan modal di UMKM. Dalam hal ini peneliti menghubungkan masalah pada dampak pendistribusian bantuan modal usaha dalam meningkatkan kinerja usaha mustahik binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data yang digunakan analisis interaktif. Dimana peneliti mengambil sampel responden pada penelitian ini adalah UMKM yang telah dibina oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung, yang berjumlah 20 UMKM. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara mendalam dipandu dengan kuesioner. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa dampak pendistribusian bantuan modal usaha dalam meningkatkan kinerja usaha mustahik binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung, telah menunjukkan menunjukkan bahwa bantuan modal usaha untuk UMKM binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung memberikan stimulus dalam usaha-usaha mengembangkan kinerja usahanya terutama dalam menambah peralatan, melakuakn inovasi , menambah tenaga kerja sampai dengan usaha perluasan pasar. Meskipun tidak secara langsung, bantuan modal telah berdampak positif terhadap kinerja usaha UMKM binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulungagung.






