Internalisasi Nilai Moderat Dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Lamongan

  • Moch Faizin Muflich Universitas Islam lamongan, Indonesia
  • Binti Nurhayati Universitas Islam Lamongan, Indonesia
Keywords: Internalization, Moderate Values, Wasathiyah

Abstract

The diversity of society tends to be a burden rather than a source of strength for the Indonesian state in the current reform era. The current state of people's tastes and attitudes is a setback from what has happened in the past. The lack of commitment to use tolerance as a strategy to overcome various issues that contribute to the country's decline leads to intolerance. This is contrary to what the peaceful residents of Balun Turi Lamongan do. The religious community in this village which consists of Muslims, Hindus, and Christians shows the unique approach of the Balun people in respecting diversity and tolerance by living side by side peacefully and participating in interfaith celebrations. This does not escape the process of internalizing or inculcating moderate values ​​that are carried out in the village of Balun through three phases, namely, the value transformation phase, value transaction, and value transinternalization so that the moderate value produced is in the form of tasamuh value, shura value, i' tidal value. value, the value of musawah, and the value of wataniyah and muwatanah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adam, Puspita Binti. Huraikan Pengertian Prinsip Fiqih Aulawiyat Serta Kepentingan Dalam Menentukan Sesuatu Hukum Demi Memelihara Kesejahteraan Ummah, Malaysia: Tesis-Open University, 2013.

Aini, Nidi. 3 Tahapan Proses Internalisasi Nilai dalam Ilmu Sosiologi, di ambil dari https://materiips.com/proses-internalisasi-nilai, pada 23 Januari 2019.

Amin, Abdur Rauf Muhammad, Prinsip dan Fenomena Moderasi Islam Dalam Tradisi Hukum Islam, 2014.

Alawi, Hapsi, and Muhammad Anas Maarif. ‘Implementasi Nilai Islam Moderat Melalui Pendidikan Berbasis Multikultural’. Journal of Research and Thought on Islamic Education 4, no. 2 (15 December 2021): 214–30. https://doi.org/10.24260/jrtie.v4i2.2037.

Aslan dan Suhari. Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, Kalimantan Barat: CV. Razka Pustaka, 2018.

Bagir, Haidar. Islam Tuhan islam manusia: Agama dan Spriritualitas di Zaman Kacau, Bandung: Mizan, 2017.

Bahari. Toleransi Beragama Mahasiswa, Jakarta: Maloho Abadi Press, 2010.

Clark J. The Conditions of Islamist Moderation Unpacking Cross-idiological Cooperation, Internasional Jurnal of Middle East Studies. Vol 38, No.4, 2006.

Creswell, John W. Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran, Penerjemah: Achmad Fawaid dan Rianayati Pancasari, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2018.

E. Van Donzel, B. Lewis, dkk. Encyclopedia of Islam, Leiden: E.J. Brill, 1990.

El-Fadl, Khlaed Abou. Selamatkan Islam dari Muslim Puritan, terj. Helmi Musthofa, Jakarta: Serambi, 2005.

Hamid, Abdul. Metode Internalisasi Nilai-Nilai Akhlaq dalam Pembelajaran Agama Islam di SMP Negeri 17 Palu, Jurnal Pendidikan Agama Islam- Ta’lim, Volume 14, No.2, 2016.

Hasan, Muhammad Tholehah. Pendidikan Multikultural Sebagai Opsi Penanggulangan Radikalisme, Malang: Lembaga penerbitan Unisma, 2016.

Jubba, Hasse, Jaffary Awang, and Siti Aisyah Sungkilang. ‘The Challenges of Islamic Organizations in Promoting Moderation in Indonesia’. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya 6, no. 1 (10 August 2021): 43–54. https://doi.org/10.15575/jw.v6i1.12948.

Kantor Utusan Khusus Presiden Untuk Dialog Dan Kerja Sama Antar Agama Dan Peradaban Wasyatiah Islam Untuk Perdaban Dunia: Konsepsi Dan Implementasi, Usulan Indonesia Untuk Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama’ Dan Cendekiawan Muslim Dunia Tentang Wasyatiyah Islam, Bogor, 2018.

KBBI offline versi 1.5 (Kamus Besar Bahasa Indonesia) lansiran 2010-2013, Edisi III yang di ambil dari http://pusatbahasa.kemdiknas.go.id/kbbi/.

Latief, Mohammad Adnan. Research Methods on Language Learning on Introduction 6thEd, Malang: Universitas Negeri Malang, 2017.

Majduddin. Al-Qamus Al-Muhit, Kairo: Dar al-Hadist, 2008.

Ma`arif, Muhammad Anas, Muhammad Husnur Rofiq, and Akhmad Sirojuddin. ‘Implementing Learning Strategies for Moderate Islamic Religious Education in Islamic Higher Education’. Jurnal Pendidikan Islam 8, no. 1 (6 June 2022): 75–86. https://doi.org/10.15575/jpi.v8i1.19037.

Mannan, Abdul. Ahlussunnah Wal Jama’ah Akidah Umat Islam Indonesia, Kediri: PP.Al-Falah Ploso Kediri, 2012.

Marzuki. Pendidikan Karakter Islam, Jakarta: Amzah, 2017.

Masduqi, Irwan. Berislam secara Toleran: Teologi Kerukunan Umat Beragama, Bandung: PT. Mizan Pustaka, 2011.

Merriam, Sharan B and Elizabeth J. Tisdel. Qualitative Research: A Guide to Design and Implementation, United States of America: Jossey Bass, 2016.

Mislawi, Zuhairi. Toleransi Sebagai Kuasa Nilai, di Kutip dari Kompas.Com. 24 Mei 2008.

Nurkholis. Ahlussunah Wal Jama’ah dan nahdlatul Ulama, Tulungagung: PC NU Kab. Tulungangung, 2011.

Nurul, H. Ma’arif. Islam mengasihi Bukan Membenci, Bandung: PT. Mizan Pustaka, 2017.

Ramadhan, Mochammad Rizal. Implikasi Era Society 5.0 dalam Menguatkan Sikap Moderasi Beragama bagi Siswa Sekolah Dasar, Journal of Islamic Education at Elementary School, Vol.2, No.2, Desember, 2021.

Salam, Abd. Mu’jam al Wasith, Teheran: Maktabah al-Ilmiyah, t,th, jilid 1.

Satori, Ahmad. Dkk. Islam Moderat Menebar Islam Rahmatan Lil’alamin, Jakarta: Pustaka Ikadi, 2012.

Setyaningsih, Rini dan Subiyantoro. Kebijakan Internalisasi Nilai-Nilai Islam Dalam Pembentukan Kultur Religius Mahasiswa, Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, Vol. 12 No.1, 2017.

Siswoyo, Dwi. Dkk. Ilmu Pendidikan, Cet-1, Yogyakarta: UNY Press.

Sodikin, Ahmad, and Muhammad Anas Ma`arif. ‘Penerapan Nilai Islam Moderat Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi’. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan 19, no. 2 (27 August 2021): 188–203. https://doi.org/10.32729/edukasi.v19i2.702.

Supriadi, Udin, Usup Romli, Mohammad Rindu Fajar Islamy, Muhamad Parhan, and Nurti Budiyanti. ‘The Role of Islamic Education Teachers in Preventing Radicalism at Madrasa Aliyah’. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam 4, no. 1 (1 March 2021): 74–90. https://doi.org/10.31538/nzh.v4i1.1073.

Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&d, Bandung: Alfabeta, 2015.

Tim Komisi Dakwa Dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia Pusat, Islam Wasyatiah, Jakarta: Komisi Dakwa Dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesia Pusat, 2019.

Widyaningsih, Titik Sunarti, dkk. Internalisasi dan aktualisasi nilai-nilai karakter pada siswa SMP dalam Prespektif fenomologis, Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi, Vol, 2. No.2, 2014.

Widjaja, Gunawan, Sanchita Bhattacharya, Muhammad Anas Ma`arif, and Aslan Aslan. ‘Anti-Radicalism Islamic Education Strategy in Islamic Boarding Schools’. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia 6, no. 2 (15 April 2022): 74–85. https://doi.org/10.35316/jpii.v6i2.405.

Published
2022-09-15
How to Cite
Muflich, M., & Nurhayati, B. (2022). Internalisasi Nilai Moderat Dalam Membangun Kerukunan Masyarakat Lamongan. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 5(3), 427-439. https://doi.org/10.31538/almada.v5i3.2698