Murabaha Oriented at Sharia Banks in Kendari City

  • Rahmat Rahmat Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
  • Ernawati Ernawati Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia
Keywords: Murabaha, Profit Sharing Financing, Risk

Abstract

The proportion of murabaha financing in sharia banking is more dominant than profit-sharing financing, so that Sharia banking behaves murabaha oriented. The study aims to determine whether the risk and the level of profit loss sharing financing have an effect on murabaha-oriented behavior in sharia banks. The research was conducted in Kendari City from January to April 2019 with four informants from the bank management. It is a descriptive quantitative research using percentage assistance. The results show that the risk factor for profit sharing financing is the most important consideration for sharia banks to choose murabaha financing, while the profit sharing rate received is a factor that is considered after the risk. The financing risk experienced by sharia banks in Kendari City is in the form of financing problems. Meanwhile, the profit sharing rate factor determines the murabaha oriented behavior which is driven by the lower rate of return for the results compared to murabaha financing.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adnan, M.A dan Purwako, D. (2013). Analisis Factor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Pembiayaan Mudharabah Menurut Perspektif Menajemen Syariah Dengan Pendekatan Kritis. Jurnal Akuntansi dan Investasi, 14(1): 14-31.

Andraeny, Dita. (2011). Analisis Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Tingkat Bagi Hasil, Dan Non Performing Financing Terhadap Volume Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Perbankan Syariah Di Indonesia Tahun 2006-2010. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Syiah Kuala.

Annisa L.N dan Yaya R. (2015). Pengaruh dana pihak ketiga, tingkat bagi hasil dan non performing financing terhadap volume dan porsi pembiayaan berbasis bagi hasil pada perbankan Syariah di Indonesia. Share, 4(1) 79-104.

Antonio , Muhammad Syafi'i. (2001). Bank Syariah : Dari Teori Ke Praktik. Jakarta : Gema Insani Press.

Asri, A.S. (2016). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan berbasis bagi hasil pada perbankan Syariah di Indonesia pada tahun 2010-2014. Jurnal Manajemen Diponegoro, 5(3): 1-15.

Destiana, R. (2016). Analisis Dana Pihak Ketiga dan Risiko Terhadap Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Pada Bank Syariah di Indonesia 2012-2014. Jurnal Logika, 17(12): 42-54.

Dewan Syari’ah Nasional MUI. (2000). Fatwa Dewan Syari’ah Nasional N: 15/DSN-MUI/IX/2000. (https://dsnmui.or.id/) diakses pada tanggal 17 Desember 2019.

Dewan Syari’ah Nasional MUI. (2000). Fatwa Dewan Syari’ah Nasional No. 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Mudharabah (Qiradh). diakses pada tanggal 17 Desember 2019.

Ernawati. (2016). Risk of Profit Loss Sharing Financing: The Case of Indonesia. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 8 (1): 101-116.

Furqaini, N dan Yaya, R. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Volume Dan Porsi Pembiayaan Berbasis Bagi Hasil Pada Perbankan Syariah Di Indonesia Tahun 2011-2014. Jurnal Riset Akuntansi dan Komputerisasi Akuntansi, 7(1): 22-38.

Karim, Adiwarman A. (2004). Bank Islam Analisis Fiqh dan Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo.

Mauludi, Ali. (2014). Teknik Memahami Akuntansi Perbankan Syari‟ah. Jakarta: Alim‟s Publishing.

Muhammad. (2004). Manajemen Dana Bank Syariah.Yogyakarta: Ekonisia.

Muhammad. (2005). Manajemen perbankan Syariah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Nuha, V.Q.Q dan Mulazid, A.S. (2018). Pengaruh NPF, BOPO dan pembiayaan bagi hasil terhadap profitabilitas bank umum Syariah di Indonesia. al-Uqud: Journal of Sharia Economics, 2(2): 168-182.

Otoritas Jasa Keuangan, Statistik Perbankan Syariah Agustus 2018. www.ojk.go.id (diakses pada tanggal 21 Oktober 2018).

Pramono, N.H (2013). Optimalisasi pembiayaan berbasis bagi hasil pada bank Syariah di Indonesia. Accounting Analysis Journal 2(2): 154-162.

Riduwan. (2015). Skala Pengukuran Dalam Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Rostin, Mahrani,S.W., Nusantara, A.W., Ernawati, Mas’ud A. (2019) Effects risk of return and profit opportunity on risk averse behaviour of Sharia banking in Indonesia. Paper dipresentasikan pada Konferensi Internasional Religious and Cultural paradox in Social, Economics, and Business Science. Surabaya, 16-17 Oktober 2019.

Saeed, A. (1996). Sharia banking and interest, a study of prohibition of riba and its contemporary interpretation. Leiden: E.J. Brill.

Siamat, D. (2005). Manajemen Lembaga Keuangan. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Trisadini. P. (2013). Transaksi Bank Syariah. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Winario, M., Irawati, I., Hasgimianti, H., & Susanti, E. (2020). Analisis Penerapan Pembiayaan Akad Murabahah Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) Pekanbaru. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 3(1), 16-38. https://doi.org/10.31538/iijse.v3i1.723

Published
2021-01-31
How to Cite
Rahmat, R., & Ernawati, E. (2021). Murabaha Oriented at Sharia Banks in Kendari City. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 3(2), 135-148. https://doi.org/10.31538/iijse.v3i2.1075