MENINGKATKAN PROFITABILITAS BANK SYARIAH MELALUI PEMBIAYAAN SEKTOR USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH
Abstract
Penyaluran pembiayaan pada sektor UMKM diharapkan dapat meningkatkan profitabilitas pada perbankan syariah, karena UMKM memiliki ketahanan terhadap kondisi perekonomi global. Ketahanan inilah yang menyebabkan pembiayaan bermasalah pada sektor UMKM relatif kecil. Sehingga penyaluran dana pada sektor UMKM dapat meningkatkan priofitabilitas. Studi ini dilakukan pada perbankan syariah di Indonesia tahun 2016-2018. Data studi merupakan data sekunder yang bersumber dari ojk.go.id. Analisis data menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM) dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Dari hasil pengujian dapat diambil kesimpulan bahwa tidak ada pengaruh yang signifikan antara pembiayaan dengan prinsip piutang terhadap tingkat keuntungan atau profitabilitas bank syariah di Indonesia tahun 2016-2018. Hasil penelitian lainnya adalah pembiayan sektor UMKM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat profitabilitas perbankan syariah di Indonesia tahun 2016-2018 pada tingkat signifikansi 90%. Hasil studi selanjutnya yaitu ada pengaruh tidak langsung antara penyaluran dengan prinsip piutang terhadap profitabilitas yaitu melalui sektor UMKM.
Downloads
References
Almanaseer, S. R., & Alslehat, Z. A. (2016). The Impact of Financing Revenues of the Banks on their Profitability : An Empirical Study on Local Jordanian Islamic banks. European Journal of Business and Management, 8(12), 195–202.
Aqza, Y., & Darwanto. (2017). Pengaruh pembiayaan murabahah, musyarakah, dan biaya transaksi terhadap profitabilitas bank pembiayaan rakyat syariah. Iqtishadia, 10(1), 225–245.
Ghozali, I., & Latan, H. (2012). Partial Least Square, Konsep Teknik, dan Aplikasi menggunakan program SmartPLS 3.0 untuk Penelitian Empiris. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gunartin. (2017). Penguatan UMKM Sebagai Pilar Membangun Ekonomi Bangsa. Eduka: Jurnal Pendidikan Hukum Dan Bisnis, 5(1), 59–74.
Malik, N., & Suliswanto, M. S. W. (2015). Peran Pembiayaan Perbankan Syariah Terhadap Peningkatan Keunggulan Kompetitif Sektor UMKM. Malang: FEB Universitas Muhammadiyah Malang.
Mujaddid, F., & Sabila, G. F. (2018). Pengaruh pembiayaan umkm dan rasio keuangan terhadap pertumbuhan laba bank umum syariah di indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 9(2), 119–136.
Purwanto. (2018). Teknik Penyusunan Instrumen Uji Validitas dan Reliabilitas Penelitian Ekonomi Syariah. Magelang: StaiaPress.
Purwanto, & Majidun, A. (2018). Mengembangkan Budaya Kewirausahaan untuk Mahasiwa Program Studi Ekonomi Syariah. In PROSEDING Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi dan Call for Paper Tema. Surakarta: Program Magister Pendidikan Ekonomi Universitas Sebelas Maret.
Sahputra, N. (2017). Pengaruh pembiayaan usaha mikro kecil menengah ( umkm ) terhadap laba operasional pada pt . Bri syariah cabang medan. Al-Hadi, 2(2), 467–476.
Sutrisno. (2016). The effects of financing and risks on the performance of Islamic Bank : Empirical evidence from Indonesian Islamic Bank. Business and Management Research, 6(3), 29–36.
Tristiningtyas, V., & Mutaher, O. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Keuangan Pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Jurnal Akuntansi Indonesia, 3(2), 131–145.
Copyright (c) 2019 Purwanto Purwanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.















