Normative Perspective and Rational Perspective in the Expansion of Nagari-Nagari in West Pasaman Regency

  • Nahdatun Nisa Mubai Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
  • Dede Sri Kartini Universitas Padjajaran, Bandung, Indonesia
  • Novie Indrawati Sagita Universitas Padjajaran, Bandung, Indonesia
Keywords: Expansion, Local Government, Nagari, Normative, Rational

Abstract

Policy transformation regarding regional expansion is an issue that has attracted quite a lot of attention, especially in the context of local government such as villages in West Pasaman Regency. The expansion of villages that occurred during the period 2017 to 2023 is a relevant object of study to be examined from two main approaches, namely the normative perspective and the rational perspective. The normative perspective focuses on the suitability of the implementation of expansion with applicable laws and regulations, while the rational perspective emphasizes logical considerations, governance efficiency, and real benefits for the community. This study uses a descriptive method with a qualitative approach, which aims to describe in depth the dynamics of the implementation of village expansion. Data collection techniques were carried out through literature studies, direct observations in the field, policy documentation, and interviews with a number of key informants from the Community Empowerment and Village Office of West Pasaman Regency, Muaro Village officials, Ranah Koto Tinggi Village officials, and community leaders from both villages. Data analysis was carried out through the stages of data collection, reduction, data presentation, verification, and drawing conclusions.  The results of the study indicate that from the normative side, the expansion has been running according to formal provisions, although there are still implementation obstacles at the local level. Meanwhile, from the rational side, the expansion has not been fully able to present optimal impacts as planned in several aspects.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustar, Asdi, Ira Wahyuni Syarfi, dan Elma Wati. 2021. “Sinkronisasi Antara Perencanaan Nagari Dengan Perencanaan Pembangunan Daerah Di Kabupaten Solok.” Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja 11(1):18–46. doi: 10.33701/jiwbp.v11i1.1573

Ambya, Ambya. 2019. “Perkembangan Daerah Otonom Baru (DOB) di Provinsi Lampung (Model Tipologi Klassen).” Jurnal Ekonomi Pembangunan 8(3):199–210. doi: 10.23960/jep.v8i3.63.

Aromatica, Desna, Heru Nurasa, Ida Widianingsih, dan Entang Adhy Muhtar. 2018. “Menyoal Eksistensi Pemerintahan Nagari Di Provinsi Sumatera Barat.” Jurnal AKP 8(2):49. Arsil, Fitra, dan Qurrata Ayuni. 2020. “Model Pengaturan Kedaruratan Dan Pilihan Kedaruratan Indonesia Dalam Menghadapi Pandemi Covid-19.” Jurnal Hukum & Pembangunan 50(2):423. doi: 10.21143/jhp.vol50.no2.2585.

Arsil, Fitra, Mohammad Novrizal, Ryan Muthiara Wasti, Yunani Abiyoso, dan Ali Abdillah. 2022. “Praktik Demokrasi Modern Dalam Pemerintahan Nagari Di Minangkabau.” Arena Hukum 15(3):610–29. doi: 10.21776/ub.arenahukum.2022.01503.8.

Asmin, Ferdinal. 2015. “Pengelolaan hutan nagari di Sumatera Barat: Studi kasus areal kelola hutan nagari di Jorong Simancuang Provinsi Sumatera Barat.” Prosiding Seminar Nasional FMIPA Universitas Terbuka (October 2015):89–112.

Azwar, Welhendri, Yulizal Yunus, Muliono Muliono, dan Yuli Permatasari. 2018. “Nagari Minangkabau: The Study of Indigenous Institutions in West Sumatra, Indonesia.” Jurnal Bina Praja 10(2):231–39. doi: 10.21787/jbp.10.2018.231-239.

Budi Astuti, Nuraini, dan Lala M. Kolopaking. 2009. “Dilema Dalam Transformasi Desa Ke Nagari : Studi Kasus di Kenagarian IV Koto Palembayan, Provinsi Sumatera Barat.” Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan 3(2):153–72. doi: 10.22500/sodality.v3i2.5868.

Bukhari, Faisal. 2021. “the Role of ‘Kerapatan Adat Nagari (Kan)’ in Solving the Dispute of Communal Land.” JCH (Jurnal Cendekia Hukum) 6(2):329. doi: 10.33760/jch.v6i2.340.

Creswell, John W., dan J. David Creswell. 2018. Mixed Methods Procedures.

Fibrianti, Nurul. 2017. “Dinamika Aktor Dalam Persiapan Pemekaran Daerah Balanipa.” The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin 3(1):2407–

Furry, Ratri, dan Hadi Sasana. 2013. “Evaluasi Dampak Pemekaran Daerah Terhadap Kinerja Ekonomi Dan Kinerja Pelayanan Publik Di Kota Serang.” Diponegoro Journal of Economics 2:1–13.

Hammarberg, K., M. Kirkman, dan S. De Lacey. 2016. “Qualitative research methods: When to use them and how to judge them.” Human Reproduction 31(3):498–501. doi: 10.1093/humrep/dev334.

Hamri, Ebed, Eka Intan Kumala Putri, Hermanto J. Siregar, dan Deddy S. Bratakusumah. 2016. “Kebijakan Pemekaran Wilayah Dan Pengembangan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Kota Tasikmalaya.” Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik 7(1):111. doi: 10.22212/jekp.v7i1.412.

Hasyim, Aziz. 2010. “Analisis Konflik Perebutan Wilayah di Provinsi Maluku Utara.” Sodality: Jurnal Transdisiplin Sosiologi 04(01):293308.

Kinanti, Aprillia, dan Rahmadani Yusran. 2022. “Implementasi Kebijakan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting Berbasis Nagari di Nagari Kajai Pasaman Barat.” Journal of Civic Education 5(3):293–300. doi:

24036/jce.v5i3.720.

King, Gary, Robert O. Keohane, dan Sidney Verba. 1995. “The Importance of Research Design in Political Science.” American Political Science Review 89(2):475–81. doi: 10.2307/2082445.

Lukman, Santosos. 2012. “Problematika Pemekaran Daerah Pasca Reformasi di Indonesia Oleh: Lukman Santoso.” 1(2).

Maisari, Rini. 2022. “Problematika Pemekaran Daerah: Tinjauan dari Pembentukan Undang-Undang Daerah Otonomi Baru di Papua.” Jurnal Lex Renaissance 7(4):763–85. doi: 10.20885/jlr.vol7.iss4.art6.

Marta, Joan. 2012. “Faktor Pemicu dan Penentu Kelayakan Pemekaran Wilayah di Sumatra Barat.” Jurnal Ecosains 1(1):61–76.

Miko, Alfan, Syamsu Rizaldi, Annisa Aulia Putri, Muhammad Surya Ali Dharma, Fillia Agustin Coirala, dan Willy Silfiana. 2021. “Model Community Governance Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Di Nagari Taram Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota.” Jurnal Administrasi Publik 12(1). doi: 10.31506/jap.v12i1.10253.

Mirsa, Rinaldi, Muhammad Muhammad, Hendra A, dan Wiwi Anola Rosane. 2023. “Manifestasi Tangible dan Intangible Rumah Tradisional Minangkabau di Nagari Tuo Pariangan Kabupaten Tanah Datar.” Teknik 44(1):97–111. doi: 10.14710/teknik.v44i1.49075.

Moen, Kåre, dan Anne Lise Middelthon. 2015. “Qualitative Research Methods.” Research in Medical and Biological Sciences: From Planning and Preparation to Grant Application and Publication 14(4):321–78. doi: 10.1016/B978-0-12-799943-2.00010-0.

Mulia, Beni, Syafruddin Ritonga, Irwan Nasution, Administrasi Publik, Fakultas Ilmu, Ilmu Politik, dan Universitas Medan Area. 2021. “Dampak Pemekaran Nagari Dalam Meningkatkan Pelayanan Publik Kepada Masyarakat The Impact o f Nagari ’ s Expension in Imp roving Public Service to the Society.” Jurnal Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik, Ilmu Komunikasi 3(1):12–18. doi: 10.31289/jipikom.v3i1.509.

Nengsri, Elda, Jamurin Jamurin, dan Indra Rahmat. 2023. “Peranan Pemerintah Nagari dalam Mengatasi Kemiskinan di Nagari Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung.” Journal of Civic Education 6(2):137–44. doi: 10.24036/jce.v6i2.931.

Nisa, Intan Khairatun, dan Sri Wahyuni. 2023. “KLASIFIKASI DI PERPUSTAKAAN WALI NAGARI PARAMBAHAN dilakukan oleh setiap perpustakaan dalam proses pelayanan dan penyajian informasi . kelengkapan bahan pustaka , dan penyajian atau penempatan di rak .” 2(2):138–51.

Pandie, Prima M. Rinaldo. 2018. “Feasibility Study For New Local Government In East-Central-South Regency East-South East Province Prima Maryos.” Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah 10(2):101–11.

Prima, Afdhal, H. SD Zaili Rusli, MSi Jurusan Ilmu Administrasi Negara, dan Prodi Administrasi Negara. 2014. “SISTEM PEMERINTAHAN NAGARI ( STUDI PADA NAGARI PADANG MAGEK KABUPATEN TANAH DATAR ) Oleh.” Jom FISIP 1(2):1.

Putra, Aulia, dan Syeilendra Syeilendra. 2020. “Pelestarian Kesenian Ronggeng Nagari Simpang Tonang Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman.” Jurnal Sendratasik 9(1):33. doi: 10.24036/jsu.v8i3.108027.

Ramadhan, Exa Sangka, Asyhar Hidayat, dan Nurul Chotidjah. 2018. “Implementasi Pemerintahan Nagari Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Barat No 2 Tahun 2007 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan Nagari Dikaitkan dengan Undang-Undang No . 6 Tahun 2014 tentang Desa.” Prosiding Ilmu Hukum 4(2):741–48.

Safitri, Lia, Ichsan Malik, dan Josephine R. Marietta. 2018. “Nagari Sebagai Pranata Penyelesaian Konflik : Suatu Kajian Tentang Kerapatan Adat Nagari (Kan) di Nagari Ketaping, Pariaman, Sumatra Barat.” Jurnal Pertahanan & Bela Negara 8(1):147–70. doi: 10.33172/jpbh.v8i1.270.

Santoso, Lukman. 2020. “Problematika Pemekaran Daerah Pasca Reformasi di Indonesia.” Supremasi Hukum: Jurnal Kajian Ilmu Hukum 1(2). doi: 10.14421/sh.v1i2.1891.

Sari, S. W. P., dan M. Yarni. 2021. “Analisis Pengaturan Pemekaran Daerah Kabupaten Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan ….” Limbago: Journal of Constitutional … 1(1):170–90.

Sinen, Karmila, Aulia Sasmitha Ningrum, dan Oktoviana Angela Kabes. 2022. “Strategi Pemerintah Dan Masyarakat Dalam Menjemput Daerah Otonomi Baru Papua Barat Daya Pemekaran Provinsi Papua Barat.” JISIP UNJA (Jurnal Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Jambi) 6(2):45–54. doi:

22437/jisipunja.v6i2.20844.

Studi, Negara, Pembentukan Peraturan, dan Maizi Fahdela Agustin. 2017. “KEDUDUKAN PERATURAN NAGARI DALAM PERSPEKTIF HUKUM TATA NEGARA (Studi

Pembentukan Peraturan Nagari di Manggilang) Maizi Fahdela Agustin.”

Sudarsana. 2015. “Pemekaran Desa Sebagai Upaya Peningkatan Efisiensi Pelayanan Publik.” Spirit Publik 10(1):47–66.

Suhartono. 2015. “Ketimpangan dan Pembangunan Ekonomi Kabupaten/Kota di Daerah Hasil Pemekaran: Studi Kasus di Provinsi Banten dan Gorontalo.” Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik 6(1):33– 43.

Suryanto, Suryanto. 2013. “Pemekaran Daerah di Indonesia.” Jurnal Desentralisasi 11(1):359–70. doi: 10.37378/jd.2013.1.359-370.

Tangke, R., G. Buddy Tampi, dan J. Marhaen Ruru. 2021. “Evaluasi Kelayakan Pemekaran Kabupaten Luwu Tengah Menjadi Daerah Otonom Baru Di Kabupaten Luwu Provinsi Selawesi Selatan.” Jap 7(109):18–25. Tanjung, Albert. 2014. “National Journal of Law.” 2:187–99.

Umami, Wilda, dan Ferizaldi Ferizaldi. 2022. “Urgensi Kebijakan Pemekaran Daerah Otonom Baru Aceh Malaka.” Asia-Pacific Journal of Public Policy 8(1):1–15. doi: 10.52137/apjpp.v8i1.72. Vel, Jacqueline A. C. 2017. “WACANA- 37-Meretas-Jejak-Kesejahteraan- Desa_Kajian-3-Vel-dan-Bedner.” 79–

Wahyuningsih, Diah, Zuly Qodir, dan Tengku Imam Syarifuddin. 2020. “Dinamika Pemekaran Wilayah Nagari Rabi Jonggor Kabupaten Pasaman Barat.” Journal of Government Science (GovSci) : Jurnal Ilmu Pemerintahan 1(2):64–83. doi: 10.54144/govsci.v1i2.7.

Yanti, Delvi, Eri Gas Ekaputra, dan Eri Stiyanto. 2022. “Penetapan Batas Nagari Berdasarkan Aspek Teknis dan Non-Teknis (Studi Kasus: Nagari Pasir Binjai, Kecamatan Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat).” Jurnal Warta Pengabdian Andalas 29(2):130–41. doi: 10.25077/jwa.29.2.130-141.2022.

yulia, refni. 2021. “Nagari Adat di Minangkabau Dalam Tinjuan Sejarah.” Bakaba 9(1):32–43. doi: 10.22202/bakaba.2021.v9i1.5866.

Yuliawati, Fitriyani. 2021. “Dampak Kebijakan Pemekaran Wilayah Kabupaten Ciamis Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Pad).” Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan 1(2):53–72. doi: 10.37058/jipp.v1i2.2640.

Yuren, Albi Aldo, dan Etmi Hardi. 2021. “Keberadaan Romusha di Nagari Sirukam pada Masa Pendudukan Jepang.” Jurnal Kronologi 3(1):202–11. doi: 10.24036/jk.v3i1.128.

Published
2024-12-13
How to Cite
Mubai, N., Sri Kartini, D., & Sagita, N. I. (2024). Normative Perspective and Rational Perspective in the Expansion of Nagari-Nagari in West Pasaman Regency. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 7(3), 8844-8861. https://doi.org/10.31538/iijse.v7i3.5381