Fazlurahman's Double Movement and Thematic Methods of Interpretation of the Al-Qur'an

  • Muhammad Ali Yusuf Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq, Jember, Indonesia
  • Sofyan Hadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq, Jember, Indonesia
  • Minan Jauhari Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq, Jember, Indonesia
Keywords: Fazlurrahman, Double Movement, Thematic, Method, Interpretation

Abstract

Al-Qur'an berperan sebagai panduan hidup bagi seluruh umat pada umumnya dan islam pada khususnya. Meski Al-Qur'an tidak berubah, penafsirannya yang terus berkembang dari generasi ke generasi berikutnya. Oleh sebab itu, Al-Qur'an mampu memberikan jawaban atas berbagai permasalahan yang ada. Sebagai solusi bagi masyarakat, Al-qur’an tetap relevan sepanjang waktu. Hal ini yang kemudian  menjadi bukti kuat bahwa Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Untuk menjawab beragam permasalahan yang timbul di masyarakat, berbagai model penafsiran muncul sesuai dengan paradigma masing-masing penafsir. Salah satu tokoh mufassir terkenal, Fazlur Rahman, dikenal sebagai pencetus Double Movement Theory (Teori Pergerakan Ganda). Ia memiliki kecerdasan dan kemampuan yang luar biasa dalam mengkaji Al-Qur'an dengan pendekatan modern namun tetap berpegang pada syariat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdul Mustaqim. (2010). Epistemologi Tafsir Kontemporer. LkiS.

Amir, A. N. (2022). Metode Tafsir Sosial Fazlur Rahman. Fikroh, 6(2), 128–144.

Ananda, A. R., & Masruchin, M. (2021). Transformasi Perkembangan Tafsir: Model Tafsir Hadis Modern Fazlur Rahman Sebagai Kritik terhadap Model Tafsir Sebelumnya. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an Dan al-Hadits, 15(2), 227–238.

Anshori, M. (2020). Tema-Tema Kajian Al-Qur’an di Barat Perspektif Fazlur Rahman (1919-1988). QOF, 4(2), 247–266.

Ikhsan, M. (2011). Tafsir Kontekstual Al-Qur’an (Telaah Atas Metodologi Tafsir Fazlur Rahman). Shautut Tarbiyah, 17(2), 99–120.

Fatimah, H. (2015). Pendekatan Historis Sosiologis Terhadap Ayat-Ayat Ahkam Dalam Studi Al-Qur’an Perspektif Fazlur Rahman. Jurnal Hermeneutik, 9(1).

Fina, L. I. N. (2015). Interpretasi Kontekstual Abdullah Saeed: Sebuah Penyempurnaan Terhadap Gagasan Tafsir Fazlur Rahman. Dalam Jurnal Hermeneutik, 9(1), 65–89.

Ghozali, M. A. A. (2021). Moralitas Qur’ani Perspektif Fazlur Rahman. Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era, 1(1), 117–130.

Hamim, K. (2022). Metodologi Tafsir Kontemporer (Kajian Atas Pemikiran Fazlur Rahman). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 2447–2456. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3780

Harianto, B. (2016). Tawaran Metodologi Fazlur Rahman dalam Teologi Islam. Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 4(2), 277–298.

Hermanto, E. (2018). Implementasi Teori Tafsir Gerak Ganda Fazlur Rahman pada Buku Ajar Al-Qur’an dan Hadist. An-Nida’, 41(1), 31–49.

Huda, M. M. (2020). Konsep Makkiyah dan Madaniyah Dalam Al-Qur’an (Sebuah Kajian Historis-Sosiologis Perspektif Fazlur Rahman). Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Tafsir, 5(2), 61–81.

Irawan, R. (2020). Metode Kontekstual Penafsiran Al-Qur’an Perspektif Fazlur Rahman. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an Dan al-Hadits, 13(2), 171–194. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v13i2.4164

Izza, V. (2021). Double Movement: Hermeneutika Alquran Fazlur Rahman. Jurnal Keislaman, 4(2), 127–143.

Kaharuddin, K. (2020). Kualitatif: Ciri dan Karakter Sebagai Metodologi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i1.4489

Ma’arif, M. S. (2016). Epistemologi Fazlur Rahman dalam Memahami Alquran dan Hadis. Manthiq, 1(1).

Mallo, M. G. R., A’raaf, M., & Arif, B. (2023). Persaudaraan dalam Al-Quran: Analisis Ayat–Ayat Tentang Persaudaraan Perspektif Teori Double Movement Fazlur Rahman. Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan, 2(1), 16.

Muttaqin, L. (2013). Aplikasi Teori Double Movement Fazlur Rahman terhadap Doktrin Kewarisan Islam Klasik. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 7(2), 195–206.

Rahman, F. (1982). Islam and Modernity. University of Chicago Press.

Rahman, F. (2000). Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual. Pustaka.

Rahman, F. (2001). Gelombang Perubahan dalam Islam. PT. Raja Grafindo Persada.

Rofiah, K. (2010). Nilai-Nilai Universal Al Quran (Studi Atas Pemikiran Fazlur Rahman). Dialogia, 8(1), 15–29.

Syamsudin, S. (2010). Hermeneutika Al-Qur’an dan Hadis. eLSAQ.

Syauqi, M. L. (2022). Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman dan Signifikansinya Terhadap Penafsiran Kontekstual Al-Qur’an. Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin Dan Filsafat, 18(2), 189–215.

Syukri, A. (2005). Metodologi Tafsir al-Qur’an Kontemporer dalam Pemikiran Fazlur Rahman. Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 20(1), 37111.

Umair, M., & Said, H. A. (2023). Fazlur Rahman dan Teori Double Movement: Definisi dan Aplikasi. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(1), 71–81.

Vera, S., & Hilmi, F. (2021). Aktualisasi Nilai Ideal Moral dalam Kehidupan Kontemporer Perspektif Al-Qurân: Studi Interpretasi Surah Al-Alaq dengan Metode Double Movement Fazlur Rahman. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 6(02), 385–408.

Widayani, H. (2020). Neomodernisme Islam dalam Perspektif Fazlur Rahman. El Afkar, 9(1), 85–100.

Zulyadain, Z. (2018). Metodologi Tafsir Kontemporer (Studi Komparasi atas Pemikiran Fazlur Rahman dan Muhammad Syahrur). El-Umdah, 1(2), 198–219.

Published
2024-10-01
How to Cite
Yusuf, M., Hadi, S., & Jauhari, M. (2024). Fazlurahman’s Double Movement and Thematic Methods of Interpretation of the Al-Qur’an. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 7(3), 6724-6737. https://doi.org/10.31538/iijse.v7i3.5647