Fazlurahman's Double Movement and Thematic Methods of Interpretation of the Al-Qur'an
Abstract
Al-Qur'an berperan sebagai panduan hidup bagi seluruh umat pada umumnya dan islam pada khususnya. Meski Al-Qur'an tidak berubah, penafsirannya yang terus berkembang dari generasi ke generasi berikutnya. Oleh sebab itu, Al-Qur'an mampu memberikan jawaban atas berbagai permasalahan yang ada. Sebagai solusi bagi masyarakat, Al-qur’an tetap relevan sepanjang waktu. Hal ini yang kemudian menjadi bukti kuat bahwa Al-Qur'an sebagai mukjizat terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Untuk menjawab beragam permasalahan yang timbul di masyarakat, berbagai model penafsiran muncul sesuai dengan paradigma masing-masing penafsir. Salah satu tokoh mufassir terkenal, Fazlur Rahman, dikenal sebagai pencetus Double Movement Theory (Teori Pergerakan Ganda). Ia memiliki kecerdasan dan kemampuan yang luar biasa dalam mengkaji Al-Qur'an dengan pendekatan modern namun tetap berpegang pada syariat.
Downloads
References
Abdul Mustaqim. (2010). Epistemologi Tafsir Kontemporer. LkiS.
Amir, A. N. (2022). Metode Tafsir Sosial Fazlur Rahman. Fikroh, 6(2), 128–144.
Ananda, A. R., & Masruchin, M. (2021). Transformasi Perkembangan Tafsir: Model Tafsir Hadis Modern Fazlur Rahman Sebagai Kritik terhadap Model Tafsir Sebelumnya. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an Dan al-Hadits, 15(2), 227–238.
Anshori, M. (2020). Tema-Tema Kajian Al-Qur’an di Barat Perspektif Fazlur Rahman (1919-1988). QOF, 4(2), 247–266.
Ikhsan, M. (2011). Tafsir Kontekstual Al-Qur’an (Telaah Atas Metodologi Tafsir Fazlur Rahman). Shautut Tarbiyah, 17(2), 99–120.
Fatimah, H. (2015). Pendekatan Historis Sosiologis Terhadap Ayat-Ayat Ahkam Dalam Studi Al-Qur’an Perspektif Fazlur Rahman. Jurnal Hermeneutik, 9(1).
Fina, L. I. N. (2015). Interpretasi Kontekstual Abdullah Saeed: Sebuah Penyempurnaan Terhadap Gagasan Tafsir Fazlur Rahman. Dalam Jurnal Hermeneutik, 9(1), 65–89.
Ghozali, M. A. A. (2021). Moralitas Qur’ani Perspektif Fazlur Rahman. Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era, 1(1), 117–130.
Hamim, K. (2022). Metodologi Tafsir Kontemporer (Kajian Atas Pemikiran Fazlur Rahman). Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 2447–2456. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3780
Harianto, B. (2016). Tawaran Metodologi Fazlur Rahman dalam Teologi Islam. Kontemplasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 4(2), 277–298.
Hermanto, E. (2018). Implementasi Teori Tafsir Gerak Ganda Fazlur Rahman pada Buku Ajar Al-Qur’an dan Hadist. An-Nida’, 41(1), 31–49.
Huda, M. M. (2020). Konsep Makkiyah dan Madaniyah Dalam Al-Qur’an (Sebuah Kajian Historis-Sosiologis Perspektif Fazlur Rahman). Jurnal Al-Mubarak: Jurnal Kajian Al-Qur’an Dan Tafsir, 5(2), 61–81.
Irawan, R. (2020). Metode Kontekstual Penafsiran Al-Qur’an Perspektif Fazlur Rahman. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu al-Qur’an Dan al-Hadits, 13(2), 171–194. https://doi.org/10.24042/al-dzikra.v13i2.4164
Izza, V. (2021). Double Movement: Hermeneutika Alquran Fazlur Rahman. Jurnal Keislaman, 4(2), 127–143.
Kaharuddin, K. (2020). Kualitatif: Ciri dan Karakter Sebagai Metodologi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i1.4489
Ma’arif, M. S. (2016). Epistemologi Fazlur Rahman dalam Memahami Alquran dan Hadis. Manthiq, 1(1).
Mallo, M. G. R., A’raaf, M., & Arif, B. (2023). Persaudaraan dalam Al-Quran: Analisis Ayat–Ayat Tentang Persaudaraan Perspektif Teori Double Movement Fazlur Rahman. Tadabbur: Jurnal Integrasi Keilmuan, 2(1), 16.
Muttaqin, L. (2013). Aplikasi Teori Double Movement Fazlur Rahman terhadap Doktrin Kewarisan Islam Klasik. Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam, 7(2), 195–206.
Rahman, F. (1982). Islam and Modernity. University of Chicago Press.
Rahman, F. (2000). Islam dan Modernitas: Tentang Transformasi Intelektual. Pustaka.
Rahman, F. (2001). Gelombang Perubahan dalam Islam. PT. Raja Grafindo Persada.
Rofiah, K. (2010). Nilai-Nilai Universal Al Quran (Studi Atas Pemikiran Fazlur Rahman). Dialogia, 8(1), 15–29.
Syamsudin, S. (2010). Hermeneutika Al-Qur’an dan Hadis. eLSAQ.
Syauqi, M. L. (2022). Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman dan Signifikansinya Terhadap Penafsiran Kontekstual Al-Qur’an. Rausyan Fikr: Jurnal Ilmu Studi Ushuluddin Dan Filsafat, 18(2), 189–215.
Syukri, A. (2005). Metodologi Tafsir al-Qur’an Kontemporer dalam Pemikiran Fazlur Rahman. Kontekstualita: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, 20(1), 37111.
Umair, M., & Said, H. A. (2023). Fazlur Rahman dan Teori Double Movement: Definisi dan Aplikasi. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 2(1), 71–81.
Vera, S., & Hilmi, F. (2021). Aktualisasi Nilai Ideal Moral dalam Kehidupan Kontemporer Perspektif Al-Qurân: Studi Interpretasi Surah Al-Alaq dengan Metode Double Movement Fazlur Rahman. Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 6(02), 385–408.
Widayani, H. (2020). Neomodernisme Islam dalam Perspektif Fazlur Rahman. El Afkar, 9(1), 85–100.
Zulyadain, Z. (2018). Metodologi Tafsir Kontemporer (Studi Komparasi atas Pemikiran Fazlur Rahman dan Muhammad Syahrur). El-Umdah, 1(2), 198–219.
Copyright (c) 2024 Muhammad Ali Yusuf, Sofyan Hadi, Minan Jauhari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.















