Sustainable Financial Systems: Integrating Indigenous Knowledge through Tanggung Renteng System in Setia Bhakti Wanita Consumer Cooperative
Abstract
This study aimed to explore the Tanggung Renteng (Mutual Responsibility) system, a local wisdom-based institution, in the operational activities and fund management of the Setia Bhakti Wanita Consumer Cooperative to promote a sustainable financial system. This study used a qualitative method with a case study approach that analyzed data based on literature studies. The results of this study indicated that the operational activities and fund management of the Setia Bhakti Wanita Consumer Cooperative based on the Tanggung Renteng system could foster a financial sustainability system. It is contributive and inclusive, empowering members who pay attention to cultural, economic, and social-environmental aspects.
Downloads
References
Al Idrus, S. (2011). Strategi Pengembangan Koperasi Indonesia Menuju Koperasi Mandiri. Iqtishoduna, 3(1).
Arifin, S. (2008). Dinamika implementasi konsep sistem tanggung renteng dan kontribusinya pada tercapainya zero bad debt. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 12(3), 517–531.
Azizah, N. (2022). Financial Behavior Berbasis Indigenous Knowledge Panengen Dalam Keputusan Investasi Masyarakat Di Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran. Universitas Padjadjaran.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (n.d.). Koperasi. KBBI Daring.
Criana, S. (2014). Makna sistem tanggung renteng bagi terjadinya perubahan perilaku ekonomi anggota Kelompok Pengusaha Pedagang Kecil (KPPK) di koperasi wanita serba usaha “Setia Budi Wanita” Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Humaniora (JPH), 1(3), 265–273.
Danial, E., & Wasriah, N. (2009). Metode penulisan karya ilmiah. In Laboraturium Pendidikan Kewarganegaraan.
European Union. (n.d.). Overview of sustainable finance. European Commision. Retrieved July 24, 2024, from https://finance-ec-europa-eu.translate.goog/sustainable-finance/overview-sustainable-finance_en?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc
Faidah, S. N., & Dewi, R. M. (2014). Penerapan Sistem Tanggung Renteng Sebagai Upaya Mewujudkan Partisipasi Aktif Anggota dan Perkembangan Usaha Di Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita Jawa Timur. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 2(3), 1–15.
Fatmasari, T. R. (2013). Efektivitas Sistem Tanggung Renteng Dalam Menekan Kemacetan Piutang Dan Peningkatan Pemberdayaan Anggota Di Koperasi Wanita Setia Bhakti Surabaya. Universitas Airlangga.
Kantor Komunikasi Publik. (2015). Prof. Dr. L. Jan Slikkerveer, “Kearifan Masyarakat Lokal Jangan Sampai Punah.” Universitas Padjadjaran. https://www.unpad.ac.id/2015/03/prof-dr-l-jan-slikkerveer-kearifan-masyarakat-lokal-jangan-sampai-punah/
Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita. (n.d.). Jenis Usaha. Retrieved from Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita: https://setiabhaktiwanita.com/tentang-kami/jenis-usaha/
Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita. (n.d.). Keanggotaan. Retrieved from Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita: https://setiabhaktiwanita.com/tentang-kami/keanggotaan/
Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita. (n.d.). Permodalan. Retrieved from Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita: https://setiabhaktiwanita.com/tentang-kami/permodalan/
Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita. (n.d.). Sejarah Singkat. Retrieved from Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita: https://setiabhaktiwanita.com/tentang-kami/sejarah-singkat/
Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita. (n.d.). Struktur Organisasi. Retrieved from Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita: https://setiabhaktiwanita.com/tentang-kami/struktur/
Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita. (n.d.). Tanggung Renteng. Retrieved from Koperasi Konsumen Setia Bhakti Wanita: https://setiabhaktiwanita.com/tentang-kami/tanggung-renteng/
Msuya, J. (2007). Challenges and opportunities in the protection and preservation of Indi-genous Knowledge in Africa. The International Review of Information Ethics, 7, 346–353.
Negi, V. S., Maikhuri, R. K., Phondani, P. C., & Rawat, L. S. (2010). An inventory of indigenous knowledge and cultivation practices of medicinal plants in Govind Pashu Vihar Wildlife Sanctuary, Central Himalaya, India. International Journal of Biodiversity Science, Ecosystem Services and Management, 6(3–4), 96–105. https://doi.org/10.1080/21513732.2011.575385
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 76/POJK.07/2016 Tahun 2016 tentang Peningkatan Literasi dan Inklusi Keuangan di Sektor Jasa Keuangan bagi Konsumen dan/atau Masyarakat, Otoritas Jasa Keuangan (2016). https://www.ojk.go.id/id/kanal/edukasi-dan-perlindungan-konsumen/regulasi/peraturan-ojk/Documents/Pages/POJK-tentang-Peningkatan-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-di-Sektor-Jasa-Keuangan-Bagi-Konsumen-dan-atau-masyarakat/SAL - POJK Literasi dan Inklusi Keuangan
Otoritas Jasa Keuangan. (2024). SIARAN PERS BERSAMA: OJK DAN BPS UMUMKAN HASIL SURVEI NASIONAL LITERASI DAN INKLUSI KEUANGAN TAHUN 2024. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-BPS-Umumkan-Hasil-Survei-Nasional-Literasi-dan-Inklusi-Keuangan-Tahun-2024.aspx
Undang-undang (UU) Nomor 17 Tahun 2012 tentang Perkoperasian, (2012).
Undang-undang (UU) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, (2023).
Rahayu, Y. S. (2009). Penerapan sistem tanggung renteng pada koperasi wanita serba usaha “Setia Budi Wanita” Malang. IQTISHODUNA, 4(2).
Saefullah, K. (2019). Gintingan in Subang: an indigenous institution for sustainable community-based development in the Sunda Region of West Java, Indonesia. Leiden: Universiteit Leiden.
Sudana, M. A. D. (2022). Keragaman Genetik Plasma Nutfah Pisang Lokal (Musa Spp.) Jawa Barat Berdasarkan Karakter Morpho-Agronomy dan Indigenous Knowledge di Jawa Barat Selatan. Universitas Padjadjaran.
The Sustainable Finance Team of the International Affairs Department and the Sustainable Finance Cross-Sectoral Team of OJK. (2021). The Sustainable Finance Roadmap Phase II (2021 - 2025). In Otoritas Jasa Keuangan.
Copyright (c) 2025 Meitry Adinda, Cupian Cupian, Siti Chaerani Djen Amar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.















