Factors Influencing Labor Absorption in the Agricultural Sector in Central Kalimantan Province

  • Ririanti Ririanti Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Muhammad Fauzi Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia
  • Sadik Ikhsan Universitas Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Indonesia

Abstract

The research objectives are 1) to describe the development of the agricultural sector workforce, regional minimum wage (UMR), gross regional domestic product (GRDP) and agricultural land area in Central Kalimantan Province by district/city in 2017-2022; 2) to analyze the influence of regional minimum wage (UMR), gross regional domestic product (GRDP) and agricultural land area on the absorption of agricultural sector workforce in Central Kalimantan Province in 2017-2022. This research method employs panel data regression analysis and secondary data collected by the Central Kalimantan Central Statistics Agency from 2017 to 2022. The analysis tool used is EViews 12. The results of the study show that the development of the workforce, UMR, GRDP, and agricultural land area in Central Kalimantan Province from 2017 to 2022 exhibited various dynamics, with each indicator displaying trends and fluctuations that reflect socio-economic conditions and policies at both the district/city level and the provincial level. Factors that influence the absorption of labor in the agricultural sector in Central Kalimantan Province based on the results of panel data regression analysis using the Fixed Effect Model are UMR which has a negative coefficient value of -0.000914, GRDP has a positive coefficient value of 3.477186 and agricultural land area which also has a positive coefficient value of 0.001264 with an R-square value obtained of 97.25% which shows that variations in labor absorption in the agricultural sector can be explained by the independent variables included in the model.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmaddien, I., & Susanto, B. (2020). Eviews 9: Analisis Regresi Data Panel. Ideas Publishing.

Alexandi, M. F., & Marshafeni, O. (2013). Penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian dan sektor jasa pasca kebijakan upah minimum di Provinsi Banten (periode tahun 2001 - 2011). Jurnal Manajemen dan Agribisnis, 10(2):71-80

Arsyab, L. (2015). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah. (2020). Provinsi Kalimantan Tengah Dalam Angka 2020. Palangka Raya: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Tengah.

Baltagi. (2005). Econometrics Analysis of Panel Data Third Edition. Great Britain: Anthony Rowe Ltd Chippenham Wlitshire.

Belmondo, B., & Triani, M. (2020). Pengaruh kinerja ekonomi investasi dan upah terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian di Indonesia. Jurnal Kajian Ekonomi dan Pembangunan, 2(4):61-68.

Berny, A. S. (2023). Pengaruh bantuan prasarana sarana pertanian dan pupuk bersubsidi Kementerian Pertanian terhadap produksi padi di Provinsi Kalimantan Selatan. Banjarbaru: Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru.Tesis tidak dipublikasi.

Febrizka, A. H. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Provinsi Bengkulu periode 2010-2019.Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia. Skripsi tidak dipublikasi.

Feriyanto, N. (2014). Ekonomi Sumber Daya Manusia Dalam Perspektif Indonesia. Yogyakarta: UPP STIM YKPN

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basis econometris. New York: Douglas Reiner

Hamid, R. S., Samsul, B. S., & Ikbal, M. (2020). Panduan praktis ekonometrika : konsep dasar dan penerapan menggunakan Eviews 10. Banten: CV AA Rizky.

Hendikawati, P. (2015). Statistika: Metode dan aplikasinya dengan excel dan SPSS. Semarang: FMIPA Universitas Negeri Semarang. ISBN 978-602-1034-18-7

Kuncoro, M. (2010). Masalah kebijakan dan politik: Ekonomi pembangunan. Jakarta: Erlangga

Lincolin. (2016). Ekonomi pembangunan edisi kelima. Yogyakarta: STIE YKPN.

Mankiw, G. (2003). Teori makroekonomi edisi kelima. Jakarta : Erlangga

Manurung, D. S. (2020). Faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja pada sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Tengah. Agroland:Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 27(3):230-238.

Mardikanto, T. (2007). Pengantar Ilmu Pertanian . Surakarta: Puspa.

Martin Simanjuntak, Y. A. (2018). Pengaruh PDRB sektor pertanian, nilai tukar petani dan investasi sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian Provinsi Jambi. Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan , 7(1):1-12

Nachrowi. (2006).Pendekatan populer dan praktis ekonometrika untuk analisis ekonomi dan keuangan.Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.ISBN 979-24-5206-0

Nengsih, N. M., & Agustin, T. (2021). Regresi data panel dengan software eviews. Jambi: UIN Sulthan Thana Saifuddin.

Noviriani, E., & Febrianty, A. D. (2017). Determinan penerimaan dan belanja daerah: studi pada 10 provinsi di Indonesia . Indonesia Treasury Review Jurnal Perbendaharaan Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, 2 (1):57-77.

Pangastuti, Y. (2015). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Provinsi Jawa Tengah. Economics Development Analysis Journal, 4(2):203-211

Pangesti, A. D., & Prawoto, N. (2018). Analisis faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja sektor perdagangan: studi kasus di 14 kabupaten/kota di Jawa Timur. Journal of Economics Research and Social Sciences , 2(2):130-135.

Prasetyo, D. W., & Toha, M. (2023). Analysis of Islamic Business Ethics in Buying and Selling Transactions of Agricultural Products Using a Wholesale System and Its Impact on Farmers’ Income in Tanjung Kenongo Village, Pacet District, Mojokerto Regency. Danadyaksa: Post Modern Economy Journal, 1(1), 70 –. https://doi.org/10.69965/danadyaksa.v1i1.12

Putriaji, H. (2015). Statistika: Metode dan Aplikasinya Dengan Excel dan SPSS. Semarang: FMIPA Universitas Negeri Semarang.

Saptomo, T. (2008). Pengaruh pertumbuhan investasi publik, pertumuhan investasi swasta dan pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Semarang periode 1992-2006.Semarang:Universitas Diponegoro.Tesis tidak dipublikasi

Simanjuntak.(2001).Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia.Jakarta:LPPE UT.

Simanjuntak, M., Yulmardi, & Bhakti, A. (2018). Pengaruh PDRB sektor pertanian, nilai tukar petani dan investasi sektor pertanian terhadap penyerapan tenaga kerja sektor pertanian Provinsi Jambi. E-Jurnal Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan, 7(1):1-12

Soekartawi. (2016). Analisis usahatani. Jakarta: UI Press.

Sriyana. (2014). Metode regresi data. Yogyakarta: Ekonesia.

Sukirno, S. (2013). Mikroekonomi teori pengantar.Jakarta:Raja Grafindo Persada.

Sukrino, A. (2008).Pengantar teori makroekonomi.edisi kedua.Jakarta:Grafindo Persada.

Sulistiawati, R. (2012). Pengaruh upah minimum terhadap penyerapan tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Jurnal Ekonomi Sosial,8(3):196-198

Suparmoko. (2002). Ekonomi Publik Untuk Keuangan dan Pembangunan Daerah. Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.

Uzzam, F. U. (2011). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kabupaten Solok. Sumatera Barat: Universitas Andalas. Skripsi tidak dipublikasi.

Widarjono, A. (2009).Ekonometrika pengantar dan aplikasi edisi ketiga. Yogyakarta: Ekonesia.

Yamin, M. (2005). Analisis Pengaruh Pembangunan Sektor Pertanian Terhadap Distribusi Pendapatan dan Peningkatan Lapangan Kerja di Provinsi Sumatera Selatan. Sumatera Selatan: Jurnal FP UNSRI.

Published
2025-07-31
How to Cite
Ririanti, R., Fauzi, M., & Ikhsan, S. (2025). Factors Influencing Labor Absorption in the Agricultural Sector in Central Kalimantan Province. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 8(1), 8637-8648. https://doi.org/10.31538/iijse.v8i3.6643