Non-Formal Islamic Education for Women Prisoner in Rumah Tahanan Negara

  • Hasan Asari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
  • Saiful Akhyar Lubis Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
  • Hayatun Sabariah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, Indonesia
Keywords: non-formal Islamic education, female prisoners, Moral Education

Abstract

The increasing number of crimes that have occurred has caused Rumah Tahanan Negara to carry out coaching activities for prisoners, especially in nonformal education. Islamic religious education is not only carried out in school institutions in Rumah Tahanan Negara education for prisoners has also been implemented, which aims to change attitudes and behavior, especially for female prisoners. This research uses a descriptive qualitative method. The data collection technique was carried out by interview, observation, and documentation, while the data analysis method used data reduction, data presentation, and verification, and conclusion. The purpose of this study was to analyze the management, material, supporting, and inhibiting factors of nonformal Islamic education for female prisoners in Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. The results showed that nonformal Islamic education consisted of fostering personality and independence, eradicating literacy in the Koran, group dynamics and leadership, introduction to Islamic religious knowledge, the Islamic creed, jurisprudence, morals, and the history of Islamic culture. The supporting factors are the cooperation of various parties, the attitude of the prisoners, facilities, and the majority of Muslim women. Inhibiting factors are the lack of budget for Rumah Tahanan Negara, teaching staff, and the schedule of Islamic education.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdulsyani. Sosiologi: Skematika, Teori Dan Terapan. Jakarta: Bumi Aksara, 1994.

Apriyanti. Prisoner at Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. Interview, 21 November 2019.

Arikunto, Suharsimi. Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta, 2009.

Astuti, Sri. Prisoner Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. Interview, 14 Januari 2020.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI. Petunjuk Pelaksanaan Program Pendidikan Agama Islam Dengan Kurikulum Modul A bagi Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara. Jakarta, 2001.

Emqi, Muhammad Fauzy. “Model Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Mental Narapidana (Studi Multikasus di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang Dan Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas II-A Malang).” J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam 1, no. 1 (30 Desember 2014). https://doi.org/10.18860/jpai.v1i1.3359.

Fakih, Mansour. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Fitri, Wanda. “Perempuan dan Perilaku Kriminalitas: Studi Kritis Peran Stigma Sosial Pada Kasus Residivis Perempuan.” Kafa`ah: Journal of Gender Studies 7, no. 1 (22 Juni 2017): 67. https://doi.org/10.15548/jk.v7i1.155.

Hasanah, Salmilawati. The Head of The Tanjung Pura Islamic Religion Counselor Team. Interview, 9 Oktober 2019.

Hasbiyallah, Hasbiyallah, dan Siti Fadhilah Asy-Syari. “Pelaksanaan Pendidikan Agama Islam Bagi Narapidana Kasus Korupsi.” Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal 4, no. 1 (18 Februari 2019). https://doi.org/10.15575/ath.v4i1.2862.

Heri, Totong. “Pembinaan Kesadaran Beragama Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Agama Islam Di Lapas Kelas IIB Anak Wanita Tangerang.” Jurnal Pendidikan Islam 10, no. 2 (30 November 2019): 142–55. https://doi.org/10.22236/jpi.v10i2.3966.

Husna, Hidayatul. Prisoner Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. Interview, 12 September 2019.

Iriadi. Kasubsi Pelayanan Tahanan Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. Interview, 15 Januari 2020. Rumah Tahanan Negara.

Kalsum, Umi. Prisoner Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. Interview, 14 Januari 2020.

Kansil, C. S. T., dan Christine S. T. Kansil. Hukum Tata Negara Republik Indonesia. Ed. rev. Jakarta: Rineka Cipta, 2000.

Kartono, Kartini. Psikologi Wanita 1 : Mengenal Gadis Remaja & Wanita Dewasa. Bandung: CV. Mandar Maju, 2019.

Malihah, Noor, dan Agus Wijayanto. “Implementasi Kurikulum Pembinaan Pendidikan Agama Islam di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Salatiga.” INFERENSI: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 12, no. 2 (31 Januari 2019): 349–70. https://doi.org/10.18326/infsl3.v12i2.349-370.

Meleong, Lexy J. Metologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1989.

Muchlis. “Peran Penyuluh Agama Islam Fungsional dalam Melakukan Pembinaan terhadap Narapidana di Rumah Tahanan Kelas II-B Kabupaten Bangkalan(Perspektif Komunikasi Sosial dan Agama).” Dirasah : Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam 3, no. 2 (8 Agustus 2020): 12–32. https://doi.org/10.29062/dirasah.v3i2.123.

Muthahhari, Murtadha. Hak-Hak Wanita Dalam Islam. Jakarta: Lentera, 1997.

Nursiah, Syair. Tanjung Pura Islamic Religion Conselor Team. Interview, 16 Januari 2020.

Pelani, Herman, Bahaking Rama, dan Wahyuddin Naro. “Kegiatan Keagamaan Sebagai Pilar Perbaikan Perilaku Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kelas IIA Sungguminasa Gowa.” Jurnal Diskursus Islam 6, no. 3 (24 Desember 2018): 444–58. https://doi.org/10.24252/jdi.v6i3.6545.

Prastowo, Andi. Metode Penelitian Kualitatif : Dalam Perspektif Rancangan Penilitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2013.

Rina Saraswaty, Suprayitno, dan Salamiah Sari Dewi. “Pemberdayaan Napi Perempuan Di LP Tanjung Gusta Kecamatan Medan Helvetia, Medan, Sumatera Utara.” Randang Tana - Jurnal Pengabdian Masyarakat 3, no. 3 (2020): 140–48. https://doi.org/10.36928/jrt.v3i3.644.

Romi. Head Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. Interview, 14 November 2019.

Santosa, Slamet. Dinamika Kelompok. Jakarta: Bumi Aksara, 1992.

Siregar, Parlindungan. Head of Rumah Tahanan Negara Klas II B Tanjung Pura Langkat. Interview, 13 Januari 2020.

Subhan, Zaitunah. Kodrat Perempuan: Takdir Atau Mitos? Yogyakarta: Pustaka Pesantren, 2004.

Sujatno, Adi. Sistem Pemasyarakatan Indonesia: Membangun Manusia Mandiri. Jakarta: Depkeh & HAM, 2004.

Ula, Siti Thohurotul. “Makna Hidup Bagi Narapidana.” Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam 11, no. 1 (1 Juni 2014): 15–36. https://doi.org/10.14421/hisbah.2014.111-02.

Yulia Khoerunnisa, dan Muhammad Rosyid Ridla. “Strategi Peningkatan Spiritualitas Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan: Studi Pada Lapas Perempuan Kelas II B Yogyakarta.” Jurnal MD 6, no. 1 (2020). https://doi.org/10.14421/jmd.2020.61-04.

Published
2020-12-28
How to Cite
Asari, H., Lubis, S., & Sabariah, H. (2020). Non-Formal Islamic Education for Women Prisoner in Rumah Tahanan Negara. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), 425-443. https://doi.org/10.31538/nzh.v3i3.844