Kewarisan Anak Angkat Perspektif Maqasid Al-Qur’an; Upaya Unifikasi Hukum Nasional Dalam Perlindungan Hak Anak Korban Kehilangan Orang Tua Pada Pandemi Covid-19
Inheritance of Adopted Children Perspective Maqasid Al-Qur’an; National Law Unification Efforts in Protecting The Rights of Children Victims of Losing Parents in The Covid-19 Pandemic
Abstract
Pengangkatan anak dapat menjadi solusi untuk menyelamatkan anak korban kehilangan orang tua akibat pandemi Covid-19, apabila dibarengi dengan perlindungan hukum dan pemenuhan hak anak angkat sebagai seorang anak. Pluralitas sistem hukum kewarisan di Indonesia saat ini belum maksimal memberikan perlindungan hukum bagi anak angkat, karena tidak memberikan kepastian dan keadilan secara merata. Penelitian ini mengkaji kewarisan anak angkat perspektif maqasid al-Qur’an sebagai upaya mewujudkan unifikasi hukum nasional. Riset pustaka dengan secara kualitatif ini menghasilkan temuan: (1) Pengangkatan anak yang dilakukan secara legal di Indonesia merupakan janji persaudaraan (wila’) yang dapat menimbulkan hak saling mewarisi antara anak angkat dan orang tua angkatnya; (2) Bagian waris anak angkat dapat dipersamakan dengan anak kandung bila orang tua angkat tidak memiliki anak kandung, dan seperenam bila orang tua angkat memiliki anak kandung; (3) unifikasi hukum kewarisan anak angkat dapat dilakukan dengan merujuk sumber-sumber hukum yang bersifat universal, humanis, keadilan dan kepastian hukum tanpa menyertakan identitas agama, ras, suku, dan etnik.
Adoption can be a solution to save children who have lost their parents due to the Covid-19 pandemic, if it is accompanied by legal protection and fulfillment of the rights of adopted children as children. The plurality of the inheritance law system in Indonesia is currently not optimal in providing legal protection for adopted children, because it does not provide certainty and justice equally. This research examines the inheritance of adopted children from the maqasid al-Qur'an perspective as an effort to realize national legal unification. This qualitative literature research resulted in the following findings: (1) Legal adoption in Indonesia is a promise of brotherhood (wila') which can give rise to mutual inheritance rights between adopted children and their adoptive parents; (2) The share of inheritance for adopted children can be equated with biological children if the adoptive parents do not have biological children, and one-sixth if the adoptive parents have biological children; (3) legal unification of the inheritance of adopted children can be carried out by referring to legal sources that are universal, humane, justice and legal certainty without including religious, racial, ethnic and ethnic identities.
Downloads
References
Abu Bakar Ahmad ibn ‘Ali al-Jassas, Ahkam al-Qur’an, Jilid 3, Beirut: Dar Ihya’ al-Islami, 199
Abu Ja‘far Muhammad ibn Jarir al-Tabari, Jami‘ al-Bayan fi Ta’wil Ay al-Qur’an, jilid 6, Kairo: Maktabah Ibn Taymiyyah, t. th.
Abu al-Hsayn Ahmad ibn Faris, Mu‘jam Maqayis al-Lughah, jilid 5, Kairo: Maktabah Mustafa Bab al-Halibi wa Ahladuhu, cet. II, 1392 H.
Abu al-Qasim ibn Husayn al-Raghib al-Asfahani, al-Mufradat fi Gharib al-Qur’an, Beirut: Dar al-Ma’rifah, t. th.
Aml Khayri Amin Hamd, “Qismah al-Tirkat Maqasiduha al-Syar’iyyah wa al-Mukhalafat allati Ta’tariduha wa Atsar Ta’khituha” Majallah al-Iqtisad al-Islami al-‘Alami, Vol. 91, Desember 2019
‘Atiyyah al-Qahrufi,, “Sharh al-Rahabiyyah Sabt al-Mardini” dalam Muhammad ibn ‘Umar al-Baquri al-Shafi’i, Hashiyyah Sharh al-Rahabiyyah Sabt al-Mardini, Damaskus: Dar al-Qalam, cet. VIII, 1998
Ahmad Yusuf Sulayman, al-I‘jaz al-Tashri‘i li Nizam al-Mirath fi al-Qur’an al-Karim wa Atsaruhu al-Iqtisadi wa al-Ijtima’i, hlm. 17.
Hafizah Bay Zaqub & Fatimah Musyrif, Ayat al-Mawarits fi Surah al-Nisa’ Dirasah Bayaniyyah, Bouria: Universite Akhi Mohamd Oulhajd al-Buwairah, 2013
Arif Gosita, Masalah Perlindungan Anak, Jakarta: Penerbit Akademika Pressindo, 1989
Ahmad al-Raysuni, “Juhud al-Ummah fi Khidmah al-Qur’an al-Karim wa ‘Ulumihi” dalam- Juhud al-Ummag fi Maqasid al-Qur’an, al-Mihwar 4, (Faz al-Mamlakah al-Maghribiyyah: al-Mu’tamar al-‘Alami al-Uwla li al-Bahithin al-Qur’an, 10-12 Jumad al-Uwla 1422 H./ 14-16 April 2011
_______________, Maqasid al-Maqasid: al-Ghayat al-‘Ilmiyyah wa al-‘Aqliyyah li Maqasid al-Syari ‘ah, Beirut: Maktabah al-‘Arabiyyah li al-Abhath wa al-Nashr, 2013.
______________________, al-Fikr al-Maqasidi, Ribat: Matba‘ah al-Najah al-Jadidah, 1999.
Ahmad Kamil & M. Fauzan, Hukum Perlindungan dan Pengangkatan Anak di Indonesia, Jakarta: Raja Grafindo, 2008.
Edy Sujendro , “Gagasan Pengaturan Kodifikasi Dan Unifikasi Peraturan Perubahan dan Peraturan Omnibus Law” Jurnal USM Law Review, Vol 3 No 2 Tahun 2020. https://journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/2727
Hakim, Lukman, and Nashrun Jauhari. “Peniadaan Hak Waris Anak Perempuan Pada Kewarisan Adat Bali Perspektif Hukum Waris Islam; Studi Kasus di Desa Tegallinggah Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng”. Saintifika Islamica: Jurnal kajian Keislaman, Vol. 9 No. 2 (2022): Desember. https://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/saintifikaislamica/article/view/6827
Hannan Luham, Maqasid al-Qur’an al-Karim, (Damaskus: Dar al-Hannan, cet. I, 2004).
HUMAS KPAI, “Pemenuhan dan Perlindungan Hak Anak Korbasn Kehilangan Orang Tua Pada Pandemi Covid-10”, Jakarta: 12 Agustus 2021. https://www.kpai.go.id/publikasi/pemenuhan-dan-perlindungan-hak-anak-korban-kehilangan-orang-tua-pada-pandemi-covid-19
‘Izz al-Din ‘Abd al-‘Aziz ibn ‘Abd al-Salam, Nabadh min Maqasid al-Kitab al-‘Aziz, Damaskus: Maktabah al-Ghazali, 1995
‘Izz al-Din ibn Sa‘ad al-Jaza’iri, Ummahat Maqasid al-Qur’an, Oman: Dar Majdalawi, cet. I, 2011.
Jean K. Matuankotta, “Perlindungan Hukum terhadap Anak Angkat dalam Memperoleh Kejelasan Status Hukum Melalui Pencatatan Pengangkatan Anak: Suatu Tinjauan dari Perspektif Hak Asasi Manusia”, dalam Jurnal Sasi Vol. 17 No.3 Bulan Juli-September 2011. https://jurnaliainpontianak.or.id/index.php/raheema/article/view/164
Jum‘ah Muhammad Barraj, Ahkam al-Mirats fi al-Syari‘ah al-Islamiyyah, Oman: Dar al-Fikr li al-Nashr wa al-Tawzi‘, 1981
Khanjar Hamiyyah, Fiqh al-Mawarits wa al-Fara’id: Nahth Fiqhi al-Muqaran, jilid 1, Beirut: Dar Malak/ Maktabah Samahah Ayah Allah al-‘Uzma Muhammad Husayn Fadl Allah, cet. I, 2010
Kamus Besar Bahasa Indonesia Versi Online, https://kbbi.web.id/unifikasi
Majd al-Din Muhammad ibn Ya‘qub al-Fayruz Abadi, al-Qamus al-Muhit, Kairo: Dar al-Hadits, 2008.
Maskuri, Erkham, and Difa Aufa. “Hukum Kewarisan Masyarakat Adat Banjar Dalam Perspektif As-Sulh”. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam, Vol. 7, No. 2 (December 28, 2022): 334-354. https://e-journal.uac.ac.id/index.php/adlh/article/view/2535.
Mestika Zed, Metode Penelitian Kepustakaan, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2003)
Muhammad Rais, “Kedudukan Anak Angkat dalam Perspektif Hukum Islam, Hukum Adat dan Hukum Perdata (Analisis Komperatif)”, Jurnal Hukum Diktum, Volume 14, Nomor 2, Desember 2016:, hlm. 192. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/diktum/article/view/232
Mustafa Ahmad al-Zarqa, al-Madkhal al-Fiqh al-‘Am, jilid 1, Famaskus: Dar al-Qalam, 2004.
Muhammad al-Muntar, “Maqasid al-Qur’an Qira’ah Ma‘rifiyyah wa Taqwimiyyah” Juhud al-Ummah fi Khidmah al-
Qur’an al-Karim wa ‘Ulumihi, (Mu’tamar al-Rabi’ li al-Bahthin fi al-Qur’an wa ‘Ulumihi.
Muhammad ‘Ali al-Says, Tafsir Ayat al-Ahkam, jilid 2, Kairo: Mu´assasah al-Muktar, 2001
Muhammad Abu Zahrah, Sharh Qanun al-Wasiyyah, Kairo: Maktabah al-Akhbar al-Misriyyah, 1950
Muhammad Tahir ibn ‘Asyur, Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir, jilid 5, Tunisia: Dar al-Tunisiyyah li al-Nashr, 1984
Muhammad ‘Ali al-Sabuni, Safwah al-Tafasir, jilid 1, Beirut: Dar al-Qur’an al-Karim, 1981
Muhammad Ibrahim al-Hamd, Aghrad al-Suwar fi Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir, Riyad: Dar Ibn Khuzaymah, 2009
Muderis Zaini, Adopsi : Suatu Tinjauan dari Tiga Sistem Hukum, Jakarta: Sinar Grafikan, 2007.
Mahmurodhi, “Kedudukan Hukum Anak Angkat Menurut Hukum Perdata Barat dan Kompilasi Hukum Islam dalam Kewarisan”, Jurnal Hukum dan Keadilan, Volume 8, Nomor 2 September 2021, https://ejurnal.stih-painan.ac.id/index.php/jihk/article/view/156
PP. No. 54 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak
Ratna Suraiya, “Keadilan sebagai Landasan Hukum Wasiyah al-Wajibah dalam Perundangan Islam di Indonesia (Kajian Hukum Islam Perspektif Maqasid al-Shari‘ah), Mukammil Jurnal Kajian Keislaman, Vol. 1, No. 1, Maret 2018. https://ejournal.alkhoziny.ac.id/index.php/mukammil/article/view/6
S. Nasution, Metode Research Penelitian Ilmiah, Jakarta: Bumi Aksara, 1996
S. Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan Komponen MKDK, Jakarta: Rineka Cipta, 2011.
Saifan Zaking, “Anak Kehilangan Orang Tua karena Covid-19 Dipastikan dapat Pengasuhan”, Jawa Pos, 8 November 2021, https://www.jawapos.com/nasional/08/11/2021/anak-kehilangan-orang-tua-karena-covid-19-dipastikan-dapat-pengasuhan/?page=all
Soepomo, Kedudukan Hukum Adat di Kemudian Hari, Jakarta: Pustaka Rakyat, 1997.
Suraiya, Ratna, and Nashrun Jauhari. “Relevansi Wakaf Ahli Dalam Membangun Ketahanan Keluarga”. Tasyri’ : Journal of Islamic Law 1, no. 2 (July 10, 2022): 253–292. Accessed September 21, 2023. https://journal.stai-nuruliman.ac.id/index.php/tsyr/article/view/33
Taha Jabir al-‘Alwani, Maqasid al-Syari‘ah, (Beirut: Dar al-Hadi, 2001)
________________, al-Tawhid wa al-Tazkiyyah wa al-‘Ummran: Muhawalat fi al-Kashf ‘an al-Qiyam wa al-Maqasid al-Qur’aniyyah al-Hakimah, Beirut: Dar al-Hadi, 2003.
Tim Penyusun, Pengantar Ilmu Hukum dan Pengantar Tata Hukum Indonesia, (Jakarta: Universitas Sriwijaya PTHI, 2022), https://www.studocu.com/id/document/universitas-sriwijaya/pengantar-ilmu-hukum-dan-pengantar-tata-hukum-indonesia/unifikasi-hukum/21876390
Umar Said Sugiarto, Pengantar Hukum Indonesia, Jakarta: Sinar Grafika, 2015.
UNICEF, “Indonesia: Sejak pandemi dimulai, lebih dari 25.000 anak kehilangan orang tua akibat COVID-19”, 30 September 2021, https://www.unicef.org/indonesia/id/press-releases/indonesia-sejak-pandemi-dimulai-lebih-dari-25000-anak-kehilangan-orang-tua-akibat
UU. No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 1 ayat 9.
Wahbah al-Zuhayli, Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, jilid 8, (Damaskus: Dar al-Fikr, 1985).
_______________, Tafsir al-Wajiz, Damaskus: Dar al-Fikr, t. th
Wasfi ‘Ashur Abu Zayd, al-Tafsir al-Maqasidi li Suwar al-Qur’an al-Karim fi Zilal al-Qur’an, Kuwait: Maktabah al-Alukah, 2013.
______________________________, “Nahwa al-Tafsir al-Maqasidi li al-Qur’an al-Karim: Ru’yah Ta’sisiyyah”, Wahdah al-Ummah, Vol. 9, Rabi‘ al-Awwal 1439 H./ Desember 2017.
Zainab al-‘Alwani, ”Maqasid Qur’aniyah: A Methodology on Evaluating Modern Challenges and Fiqh al-Aqalliyyat”, Journal The Muslim Word, No. MUWO12073, Juli 2014.
Copyright (c) 2023 Nashrun Jauhari, Ratna Suraiya, Fatkul Chodir, Farida Ulvi Naimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




.png)




