Analisis Perbandingan Kedudukan Nadzir dalam Hukum Islam dan Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004
The Comparative Analysis of the Nadzir Position in Islamic Law and Waqf Law No. 41 of 2004
Abstract
Salah satu alat kunci dalam hukum Islam untuk mencapai keadilan dan kesejahteraan sosial adalah wakaf. Dalam mencapai tujuan wakaf, Nadzir memainkan peran penting sebagai entitas yang bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan aset wakaf. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan dan membedakan perlakuan nadzir dalam hukum Islam dengan perlakuan dalam undang-undang wakaf no. 41 Tahun 2004. Penelitian hukum kepustakaan dengan pendekatan pengumpulan data konseptual dan sumber sekunder menjadi inti metodologi yuridis normatif penelitian ini. Berdasarkan temuan tersebut, hukum Islam dan undang-undang wakaf no. 41 Tahun 2004 sama-sama menempatkan nadzir pada kedudukan yang sebanding namun berbeda. Persamaan hukum Islam dan undang-undang Wakaf 41 Tahun 2004 adalah yang pertama, baik harta wakaf maupun nadzirnya ditangani oleh entitas yang sama. Kedua, nadzir juga bertugas bertanggung jawab kepada wakif dan Allah ﷻ dalam pengelolaan harta wakaf, dan ketiga, nadzir wajib mengelola harta wakaf secara profesional dan amanah. Dan perbedaanya adalah pertama, pada kualifikasi dan tugas nadzir, kedua, kekuasaan dan tugas nadzir, dan ketiga, pengangkatan nadzir dan tata cara pemecatannya berbeda.
One of the key in Islamic law for achieving social justice and welfare is waqf. In realizing the purposes of waqf, Nadzir plays an important role as the responsible entity for managing and developing waqf assets. The study aims to compare and contrast the treatment of nadzir in Islamic law with the treatment in waqf law no. 41 of 2004. The study used a literature law approach with data collection from the conceptual and secondary sources becoming the main core of this study's normative juridical methodology. This study finds out that Islamic law and waqf law no. 41 of 2004 have the same meaning and position as nadzirs, but in different ways. The similiarity are; 1) the waqf assets and the nadzir are handled by the same entity; 2) the nadzir is also in charge of the waqf assets and the nadzir and responsible to the waqif and Allah ﷻ in the management of waqf assets; 3) the nadzir is obliged to manage waqf assets in a professional and trustworthy manner. And the differences are; 1) In the qualification and duties of the nadzir, 2) The authorities and functions of the nadzir, and 3) The appointment of the nadzir and the procedures for dismissal are different.
Downloads
References
Amaliah, Siti Nurul, and Mulya Syamsul. “Rukun Wakaf Dalam Keabsahan Wakaf Menurut Undang- Undang No 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf”Al-Akhbar.” Jurnal Ilmiah Keislaman 8, no. 2 (2022): 64–70.
Asy-Syarbini, Mughni al-Muhtaj. Mushthafa Halabi. Vol. 2. Kairo: Kairo, n.d.
Buchari, Ahmad. Hukum Wakaf Di Indonesia: Teori Dan Praktek. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2014.
bwi.go.id. “Undang-Undang No.41 Tahun 2004 Tentang Wakaf.” bwi.go.id, September 17, 2007. https://www.bwi.go.id/3629/2007/09/17/undang-undang-no-41-tahun-2004-tentang-wakaf/.
Departemen Agama RI. Ensiklopedi Hukum Islam, 1997.
———. Fiqh Wakaf, n.d.
Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji Dirjen Pengembangan zakat dan Wakaf. Pola Pembinaan Lembaga Pengelola Wakaf (Nadzir). Jakarta: Departemen Agama RI, 2004.
Fathoni, Wahab. “Analisis Pelaksanaan Hak Dan Kewajiban Nadzir Wakaf Masjid Al Islah Desa Gandrirojo Kec Sedan Kab Rembang (Tinjauan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004).” Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo, 2018.
Hishaly, G H Nur, Muhammad Syaiful Bahri, Nasri Hamang, and Firman. “Peran Nazhir Dalam Mengelola Dan Mengembangkan Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Legalitas.” Jurnal IAIN Pare, 2022, 78–85.
Humas BWI. “Pengertian Nazhir Wakaf.” bwi.go.id, December 23, 2019. https://www.bwi.go.id/literasiwakaf/pengertian-nazhir-wakaf/.
Kasdi, Abdurrahman. “Peran Nadzir Dalam Pengembangan Wakaf” 1, no. 2 (2014): 218.
Kurniawan, I. “Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance Dan Promosi Terhadap Penerimaan Wakaf Tunai (Pada Lembaga Pengelola Wakaf Di Indonesia).” InFestasi 13, no. 1 (2017): 217–34.
Mawaddah, N. “Peran Nadzir Dalam Pengelolaan Dan Pengembangan Wakaf Di Yayasan Wafizs Al Amin Center Bekasi Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004.” Bachelor’s thesis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, 2022.
Mubarok, Sofarul. “Kedudukan Hukum Nadzir Dalam Wakaf Tunai (Studi Komparasi Empat Madzhab Dan Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004).” Thesis, Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, 2019.
Nawawi, Ar-Raudhah. Dar Al-Kumb al-Llmiah. Vol. 4. Bairut, n.d.
Nurbaya. “Analisis Hukum Islam Terhadap Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf (Analisis Pada Pasal 6 Tentang Wakaf Berjangka Waktu).” Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, 2017.
Qal‟ah, Muhammad Rawas. Mausu‟ah Fiqih Umar Ibn Al-Khattab. Beirut: Dar al-Nafais, 1989.
Rofiq, Ahmad. Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2000.
Rozalinda. Manajemen Wakaf Produktif. Jakarta: PT RajaGrafindo, 2015.
Shaifudin, Rafi Nur, and A’rasy Fahrullah. “Peran Nadzir Dalam Mengelola Harta Benda Wakaf Untuk Meningkatkan Kesejateraan Umat (Studi Kasus Yayasan Baiturrahman Sejahtera Sidoarjo).” Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam 3, no. 1 (2020): 96–105.
Syafariah, Annisa. “Peran Nazir Dalam Pengelolaan Wakaf Produktif (Studi Kasus Di Majelis Wakaf Dan Kehartabendaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bogor).” Skripsi, Universitas Muhammadiyah Jakarta, 2020.
Syafuri, B. “Nadzir Wakaf; Versi Fiqh Islam Dan Peraturan Perundang-Undangan.” Jurnal Hukum,Sosial Dan Keagamaan 14, no. 2 (2018): 59–76.
Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004 Pada Pasal 23,28-33, 2004.
Undang-Undang No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf Pasal 13 Ayat (1), 2004.
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf, 2004.
Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004 Pada Pasal 1 ,9-12, 2004.
Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004 Pada Pasal 1 Ayat 10, 2004.
Undang-Undang Wakaf No. 41 Tahun 2004, Pasal 1 Ayat 1, 2004.
Undang-Undang Wakaf No.41 Tahun 2004, 2004.
Undang-Undang Wakaf No.41 Tahun 2004 Pasal 24 Dan 29, 2004.
Undang-Undang Wakaf No.41 Tahun 2004,Pasal 42 Dan Pasal 43.Tgff, 2004.
Wahbah, Al-Zuhaily. Al-Fiqh al-Islamy Wa Adillatuhu. Beirut: Dar al-Fikr, 1997.
Copyright (c) 2023 Heavan Khisanun Uyun, Akhmad Husaini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




.png)




