Optimalisasi Ta’aruf sebagai Upaya Pencegahan Cover-Up Marriage LGBT: Studi Kasus di Komunitas Facebook Menanti Mentari
Optimizing Ta'aruf as an Approach to Cover-Up LGBT Marriage Prevention: A Case Study on Menanti Mentari Facebook Community
Abstract
The number of LGBT people in Indonesia continues to increase, even though their existence is considered to violate religious norms and is a social disease because the Indonesian state upholds religious values. Social pressure to marry at the ideal age encourages homosexuals to carry out cover-up marriages, namely marrying the opposite sex to maintain the family's good name, avoid social stigma, and cover up their deviations so that they are considered normal in society. The ta'aruf route is often used because the process is fast without dating. This phenomenon is proven by the existence of the Menanti Mentari Facebook Group, which is followed by more than 28,000 people as a place for husbands or wives to share their feelings with homosexual-oriented couples, most of whom know their prospective partners through ta'aruf, including sympathizers. This research aims to analyze this phenomenon, identify its causes, and find ta'aruf solutions to prevent it. This research uses a qualitative approach with a case study type of research. The research results reveal that the factors causing LGBT cover-up marriages are: lack of in-depth information during ta'aruf, manipulation of prospective partners, errors in assessing the quality of religion, ignoring LGBT indications, and minimal knowledge about LGBT. Ta'aruf solutions to prevent LGBT cover-up marriages: deepening the candidate's personality (assessment of religion, morals, environment, social media and behavior) and implementing saddu dzariah through premarital check-ups and pre-marital counseling.
Jumlah LGBT di Indonesia terus meningkat, meskipun keberadaannya dianggap melanggar norma agama dan sebagai penyakit sosial karena negara Indonesia menjunjung tinggi nilai agama. Tekanan sosial untuk menikah pada usia ideal mendorong kaum homoseksual melakukan cover up marriage, yaitu menikah dengan lawan jenis untuk menjaga nama baik keluarga, menghindari stigma sosial, dan menutupi penyimpangannya agar dianggap normal di masyarakat. Jalur ta’aruf sering dimanfaatkan karena prosesnya cepat tanpa pacaran. Fenomena ini terbukti dengan adanya Grup Facebook Menanti Mentari, yang diikuti lebih dari 28.000 orang sebagai wadah curahan hati suami atau istri dengan pasangan berorientasi homoseksual yang kebanyakan mengenal calon pasangan melalui ta’aruf, termasuk simpatisan. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena tersebut, mengidentifikasi penyebabnya, dan mencari solusi ta’aruf untuk mencegahnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa faktor penyebab cover up marriage LGBT: kurangnya pendalaman informasi saat ta’aruf, manipulasi calon pasangan, kesalahan menilai kualitas agama, pengabaian indikasi LGBT, dan minimnya pengetahuan tentang LGBT. Solusi ta'aruf untuk mencegah cover up marriage LGBT: pendalaman kepribadian calon (penilaian agama, akhlak, lingkungan, media sosial, dan perilaku) serta penerapan saddu dzariah melalui premarital check-up dan konseling pra-nikah.
Downloads
References
Al-Qur’an Al-Karim
Abdillah, Fitriyadi. Problem Solving & Decision Making dalam Perspektif Islam. Langgam Pustaka, 2024.
Abdullah, Zein. Aku Memilihmu Karena Allah (Kiat-Kiat Memilih Calon Suami yang Shalih dan Syar’i). 1 ed. Laksana, 2017.
Abu Rosyidah, Rosyid. Problematika Ta’aruf hingga Walimah. Naseeha, t.t.
Ad-Dimasyqi, Abu Zakaria Muhyuddin bin Syaraf An-Nawaw. al-Minhaj Syarh Shahih Musli, t.t.
Afriza, Nugraha Andri, dan Nira Nianti. “Cover UP Marriage LGBTQ+ Perspektif Al Qur’an Dan Hukum Keluarga Islam.” Journal of Islamic Family Law 2, no. 1 (17 Mei 2023): 37–48.
Ahmad, Rofiq. Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.
Al-Imam Ahmad bin Hanbal. Musnad al-Imam Ahmad bin Hanbal. Maktabah al-Risalah, t.t.
Al-Jaziri, Abdurrahman. Kitabul Fiqh ’ala Al-Madzahib Al-Arba’ah. 2 ed. Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyyah, t.t.
Aprilia, Farikhatul Aini, Nani Regina, dan Winning Son Ashari. “ANALISIS FENOMENA LGBT DALAM MOM (MIXED ORIENTATION MARRIAGE) DAN DAMPAKNYA MENURUT PERSPEKTIF ILMU FIKIH.” Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 3 (2023): 82–101.
Ariwibowo, Agus. Ta’aruf Khitbah Nikah Malam Pertama. Surabaya: Genta Group Production, 2020.
Asmania. “Komunikasi Interaktif Suami Istri yang Menikah Tanpa Pacaran (Studi Kasus Perjodohan) di Desa Tubo Poang Kecamatan Tubo Sendana Kabupaten Majene” (Institut Agama Islam Negeri Pare-Pare.” Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Pare-Pare, Pare-Pare.
Ayu Anita. “Hubungan Pengetahuan Dengan Persepsi Mahasiswa Mengenai Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).” Jurnal Ilmu Keperawatan 10, no. 1 (2022).
Dhamayanti, Febby Shafira. “Pro-Kontra Terhadap Pandangan Mengenai LGBT Berdasarkan Perspektif HAM, Agama, Dan Hukum Di Indonesia.” Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal 2, no. 2 (24 Februari 2022): 210–31. https://doi.org/10.15294/ipmhi.v2i2.53740.
Emka, Riyadush Shalihin. Kitab Para Pencari Jodoh. Yogyakarta: Araska, 2020.
Fadilah, Nurul. “Ta’aruf Sebelum Pernikahan dalam Tinjauan Maslahah Mursalah (Studi Kasus di Dusun Nglarangan Desa Conto Kecamatan Bulukerto Kabupaten Wonogiri.” Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Ponorogo, 2023.
Faradilah, Andi Anisa, Sabri Samin, Hartini Tahir, Andi Akmal, dan Muhammad Akmal. “KAFA’AH DALAM PERKAWINAN: PERSPEKTIF HUKUM ISLAM.” Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam 3, no. 3 (27 Agustus 2022): 535–48. https://doi.org/10.24252/qadauna.v3i3.27125.
Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah - Al-Majmu’ah Ats-Tsaniyah, t.t.
Hakim, Arif Rohman. “Urgensi Premarital Check Up Sebagai Syarat Pra Pernikahan.” Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik 3, no. 1 (25 Januari 2021): 11–26. https://doi.org/10.59261/jequi.v3i1.31.
Hanifiyah, Nadia Al, dan Anas Burhanuddin. “Penyesuaian Perkawinan Pasangan Hasil Taaruf Yang Menjalani Ldm (Long Distance Marriage) Di Periode Awal Perkawinan (Studi Kasus Pada Mahasiswi Stdi Imam Syafi’i Jember).” SANGAJI : Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum 7, no. 2 (13 Oktober 2023): 162–75. https://doi.org/10.52266/sangaji.v7i2.1780.
Ibn Qayyim al-Jauziyyah, Abu Abdillah Muhammad bin Abi Bakr bin Ayyub. I’lām al-Muwaqqi’īn ’an Rabb al-’Ālamīn. 1 ed. al-Mamlakah al-‘Arabiyyah al-Su‘udiyyah: Dar Ibn al-Jauzi li al-Nashr wa al-Tawzi’, t.t.
“KOMUNIKASI NON VERBAL HOMOSEKSUAL (Studi Fenomenologi Simbol Komunikasi Kaum Gay di Pekanbaru) | Novchi | Jurnal Psikologi Perseptual.” Diakses 1 November 2024. https://jurnal.umk.ac.id/index.php/perseptual/article/view/2317/1768.
“Konseling Pra-Nikah menuju Keluarga Samara | Devianti | Educational Guidance and Counseling Development Journal.” Diakses 12 November 2024. https://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/EGCDJ/article/view/14572.
“Konstruksi Identitas Gay Dalam Instagram (Studi Naratif Kelompok Gay Makassar) | KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi.” Diakses 31 Oktober 2024. http://journal.unhas.ac.id/index.php/kareba/article/view/7126.
Kurnia, Asfahani, Muhammad Zein Permana, dan Rachmat Taufiq. “PENGALAMAN KEPUASAN PERNIKAHAN WANITA YANG MENIKAH DENGAN CARA TAARUF.” Seurune: Jurnal Psikologi Unsyiah 4, no. 2 (2021): 204–31.
Majallah Majma’ Al-Fiqh Al-Islami At-Tabi’ Li Munadzdzamah Al-Mu’tamar Al-Islami bi Jiddah. Jeddah: Organisasi Konferensi Islam, t.t.
Maulana, Muhammad Fikri. “Forgiveness Therapy in Developing Subjective Well-Being of Homosexual Clients at Yayasan Peduli Sahabat Cibinong Bogor.” JOUSIP: Journal of Sufism and Psychotherapy 1, no. 1 (28 Mei 2021): 16–31. https://doi.org/10.28918/jousip.v1i1.3886.
Muhammad. Al-Qawā‘id al-Fiqhīyah Bayna al-‘Asālah wa al-Tawjīh, t.t.
Muhammad bin ’Abd al-Hadi at-Tattawi, Abu al-Hasan, Nuruddin as-Sindi. Hasiyah as-Sindi ’ala Sunan Ibni Majah. 2 ed. Beirut: Dar al-Jil, t.t.
Nasution, Nadya Amalia, dan Siti Samhati. “Komunikasi Antar Pribadi Murobbi dalam Proses Taaruf pada Lembaga Darul Fattah Bandar Lampung.” KOMUNIKA 3, no. 2 (26 Oktober 2020): 102. https://doi.org/10.24042/komunika.v3i2.7274.
Naysaburi, Abu ‘Abdillah Muhammad bin ‘Abdillah al-Hakim al-. Al-Mustadrak ‘ala ash-Shahihain. 1 ed. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah – Bayrut, t.t.
Novani, Baiq Sisca Rahayu, Shinta Desiyana Fajarica, dan Tenri Waru. “Self Disclosure Gay Di Kota Mataram.” Jurnal Ilmiah Mahasiswa Komunikasi 2, no. 1 (30 Juni 2021): 24–33.
Panjaitan, Priscila Rotua Caroline Br, Renny Supriyatni, dan Artaji Artaji. “Pembatalan Perkawinan Disebabkan Orientasi Seksual Terhadap Sesama Jenis Ditinjau Dari Undang-Undang Perkawinan Dan Kompilasi Hukum Islam (Studi Kasus Terhadap Putusan Pengadilan Agama Bantul Nomor 72/Pdt.G/2021/Pa.Btl).” Eksekusi : Jurnal Ilmu Hukum Dan Administrasi Negara 1, no. 3 (20 Juli 2023): 197–206. https://doi.org/10.55606/eksekusi.v1i3.478.
“Pengalaman Self Disclosure Wanita yang Menikah Muda Dalam Membangun Komitmen Selama Menjalankan Proses Ta’aruf | Jurnal Riset Manajemen Komunikasi.” Diakses 15 November 2024. https://journals.unisba.ac.id/index.php/JRMK/article/view/164.
“Pertentangan Legal Hukum LGBT Tinjauan Perspektif Sosial dan Nilai Keagamaan | SPECTRUM: Journal of Gender and Children Studies.” Diakses 15 November 2024. https://ejournal.iain-manado.ac.id/index.php/SPECTRUM/article/view/677.
Putra, Muh Yunan, dan Ahyadin Ahyadin. “Konsep Ta’aruf Sebelum Pernikahan Dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah Perspektif Imam Syafi’i.” SANGAJI : Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum 7, no. 2 (14 November 2023): 176–98. https://doi.org/10.52266/sangaji.v7i2.2020.
Rahmawati, Rizka, dan Lintang Ratri Rahmiaji. “Komunikasi Interpersonal pada Proses Ta’aruf Melalui Aplikasi Ta’aruf Online Indonesia.” Interaksi Online 10, no. 1 (31 Desember 2021): 151–63.
Regina, Nani, dan Winning Son Ashari. “Adab Ta’aruf Dan Kriteria Memilih Pasangan.” SANGAJI : Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum 8, no. 1 (30 Maret 2024): 93–109. https://doi.org/10.52266/sangaji.v8i1.2605.
Saepullah, Asep, Mohammad Rana, dan Irfan Dzikri Abdillah. “TES HIV/AIDS TERHADAP CALON PENGANTIN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM.” Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam 4, no. 1 (25 Juni 2019): 51–64. https://doi.org/10.24235/mahkamah.v4i1.4540.
Saleka, Agung. “Pernikahan Karena Menutup Aib Menurut Hukum Islam.” Skripsi, Institut Agama Islam Negeri Curup, 2017.
Shodikin, Fahrul, dan Harry Pribadi Garfes. “IMPLEMENTASI PREMARITAL CHECK UP SEBAGAI SYARAT PRA NIKAH DI KANTOR URUSAN AGAMA (KUA) KECAMATAN TANAH ABANG” 15, no. 1 (2020).
Sriningsih, R, Helma, A A Putra, E Yuniarti, dan M Soleh. “Construction of Mathematical Model between HIV-AIDS and Lesbian, Gay, Bisexual, and Transgender (LGBT) Transmission in a Population.” Journal of Physics: Conference Series 1554 (Mei 2020): 012055. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1554/1/012055.
Tirmidzi, Abu Isa Muhammad bin Isa bin Sura al-. Al-Jami’ al-Kabir “Sunan At-Tirmidzi.” Dar al-Risalah al-Alamiyah, 2009.
Toher, Muhammad, dan Mohammad Arifin. “PERAN KELUARGA DALAM MENANGKAL LGBT BERDASAR PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN PSIKOLOGI,” 24 Mei 2023. https://jurnal.staim-probolinggo.ac.id/USRAH/article/view/660.
Waruwu, Marinu. “Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif Dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method).” Jurnal Pendidikan Tambusai 7, no. 1 (30 April 2023): 2896–2910. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i1.6187.
Wati, Huda marlina, Marsella br Sirait, Dewi Sekar Kinasti, Indah Permata Putri, Nida Nurul Khasanah, Reddy Reddy, Riska Anis Mahdiyyah, dkk. “Edukasi Bahaya Lesbie, Gay, Biseksual, Dan Transgender (LGBT) Pada Siswa SMA Budi Luhur Pekanbaru.” JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi Dan Teknologi Kepada Masyarakat 3, no. 2 (28 September 2023): 129–32. https://doi.org/10.58794/jdt.v3i2.552.
Copyright (c) 2024 Farikhatul Aini Aprilia, Deni Irawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




.png)




