Konstruksi Pemikiran Ahmad Al-Raisuni dalam Perspektif Maqashid al-Syari’ah dan Implikasinya terhadap Fiqh Politik di Indonesia

Construction of Ahmad Al-Raisuni's Thought in the Perspective of Maqashid al-Syari'ah and the Implications for Political Fiqh in Indonesia

  • Hidayatullah Wasial Fikri Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya
Keywords: Ahmad Ar-Raisuni, Maqashid Al-Syari'ah, Indonesian Political Fiqh

Abstract

Classical political fiqh literature is often no longer relevant to the dynamics of modern society, especially in the context of plural and heterogeneous Indonesia. This research explores Ahmad Ar-Raisuni's thoughts through the perspective of Maqasid al-Syari'ah to reconstruct political fiqh in accordance with the needs of the times. By focusing on central issues such as democracy, state format, leader criteria, and the implementation of Islamic sharia, this research offers a new approach that integrates maqasid values with Indonesia's political reality. The results show that maqasid-based political fiqh can encourage legal reforms that are more inclusive, just and contextual, and support the development of public policies that are oriented towards the welfare of society. This approach is an important foundation in creating a dynamic Islamic political framework, without abandoning the principles of sharia.

 

Literatur fikih politik klasik sering kali tidak lagi relevan dengan dinamika masyarakat modern, khususnya dalam konteks Indonesia yang plural dan heterogen. Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran Ahmad Ar-Raisuni melalui perspektif Maqasid al-Syari'ah untuk merekonstruksi fikih politik yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Dengan fokus pada isu-isu sentral seperti demokrasi, format negara, kriteria pemimpin, dan implementasi syariat Islam, penelitian ini menawarkan pendekatan baru yang mengintegrasikan nilai-nilai maqasid dengan realitas politik Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fikih politik yang berbasis maqasid dapat mendorong pembaruan hukum yang lebih inklusif, adil, dan kontekstual, serta mendukung pengembangan kebijakan publik yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Pendekatan ini menjadi landasan penting dalam menciptakan kerangka politik Islam yang dinamis, tanpa meninggalkan prinsip-prinsip syariat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Ishaq al-Syatibi, Al-Muwaffaqat fi Ushul as-Syari’ah, Kairo: Mustofa Muhammad, 1992.

Ahmad, Ar-Raisuni, Nadzariyat al-Maqashid ind al-Imam al-Syatibi, Virginia: Ma’had ‘Alami li al-Fikr al-Islami, 1995.

Al-Mawardi, Al-Ahkam al-Sulthany wa al-Wilayat ad-Diniyah, Kuwait: Maktabah Ibn Qutaibah, 1989.

Ar-Raisuni, Fikih Saurah Muraja’ah fi al Fikih al-Siyasi al-Islami, Kairo: Daar al-Kalimah, 2013.

Auda, Jaser. Membumikan Hukum Islam Melalui Maqashid Syariah, terj. Rosidin dan Ali Abd el-Mun’im, Jakarta: Mizan, 2015.

Junaidi, Junaidi, et al. HUKUM & HAK ASASI MANUSIA: Sebuah Konsep dan Teori Fitrah Kemanusiaan Dalam Bingkai Konstitusi Bernegara. PT. Sonpedia Publishing Indonesia, 2023.

Kamma, Hamzah, et al. FIQH SIYASAH Simpul Politik Islam dalam Membentuk Negara Madani. Mafy Media Literasi Indonesia, 2023.

Mawardi, Al-ahkam al-sulthaniyah wa al-wilayat al-diniyah, Beirut: Dar al Kothob, 1985.

Naimah, F., Habibi, N., Jauhari, N. and Aspandi, A. 2022. BUILDING RELIGIOUS INSTITUTIONS WITH MAQASID AL-SHARIA’AH IN FAMILY AFFAIRS. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam. 7, 1 (Jun. 2022), 111-140. DOI: https://doi.org/10.31538/adlh.v7i1.2275 .

Purwanto, Muhammad Roy. Reformulasi Konsep Mashlahah sebagai Dasar dalam Ijtihad Istishlahi. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia, 2017.

Purwanto, Muhammad Roy dan Johari, Perubahan Fatwa Hukum dalam Pandangan Ibn Qayyim al-Jauziyyah. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia, 2017.

Purwanto, Muhammad Roy, Dekonstruksi Teori Hukum Islam: Kritik terhadap Konsep Mashlahah Najmuddin al-Thufi. Yogyakarta: Kaukaba, 2014.

Purwanto, Muhammad Roy, Pemikiran Imam al-Syafi’i dalam Kitab al-Risalah tentang Qiyas dan Perkembangannya dalam Ushul Fikih. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia, 2017.

Rohman, Mujibbur, et al. "Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif." (2023). https://www.researchgate.net/publication/375489243_METODOLOGI_PENELITIAN_KUANTITATIF_DAN_KUALITATIF

Rozi, Fahrur, Tutik Hamidah, and Abbas Arfan. "Konsep maqasid syari’ah perspektif pemikiran Al-Juwaini dan Al-Ghazali." Iqtisodina: Jurnal Ekonomi Syariah & Hukum Islam 5.1 (2022): 53-67.

https://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/IQTISODINA/article/view/5807

Rozi, Fahrur. "KONTRIBUSI MUI TERHADAP IMPLEMENTASI DAN ELABORASI HUKUM ISLAM DI INDONESIA." IQTISODINA 6.2 (2023): 24-30.

https://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/IQTISODINA/article/view/7262

Syafi’i, I. and Hamidah, T. 2022. Maslahah Controvers As Sources, Methods and Objectives (Comparative Analysis Study of The Four Madhhab). Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam. 7, 1 (Jun. 2022), 19-38. DOI: https://doi.org/10.31538/adlh.v7i1.1642 .

Published
2024-12-31
How to Cite
[1]
Fikri, H. 2024. Konstruksi Pemikiran Ahmad Al-Raisuni dalam Perspektif Maqashid al-Syari’ah dan Implikasinya terhadap Fiqh Politik di Indonesia. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam. 9, 2 (Dec. 2024), 418-432. DOI:https://doi.org/10.31538/adlh.v9i2.6089.