Household Harmony: the Perspective of Khalid Basalamah

Keharmonisan Dalam Rumah Tangga Perspektif Khalid Basalamah

  • Aisyah Az Sajidah Sekolah Tinggi Dirasat Islmaiyah Jember
  • Anas Burhanuddin Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi’i Jember
Keywords: Household Harmony, Khalid Basalamah, Marital Relationship

Abstract

Forming a harmonious family based on the teachings of the Qur’an and Sunnah, as exemplified by Prophet Muhammad it is the responsibility of the husband and wife. They are obliged to carry out their obligations and rights as they should. The way to gain knowledge about building a harmonious family is by receiving proper education on how to form a family in accordance with Islamic principles, including understanding the concept of forming a harmonious family from Khalid Basalamah’s perspective. The high divorce rate in Indonesia indicates the many Muslims still do not understand how to form a harmonious family based on the Qur’an and the example of the Prophet Muhammad. Based on this, we explore and analyze the concept of harmony in the household from Khalid Basalamah’s perspective and identify various aspects that influence household harmony through a qualitative approach and document study techniques based on Khalid Basalamah’s YouTube content. The findings of this research indicate that, according to Khalid Basalamah, household harmony can be nurtured from before marriage through to life after marriage. Examples of pre-marital efforts include defining the purpose of marriage, considering religious commitment and moral character, ensuring compatibility, the prospective bride facilitating the dowry, observing the potential spouse, performing the istikharah prayer, and making use of the engagement period. Examples of post-marital efforts include recognizing the husband’s role as a leader, the wife’s balanced obedience, and mutual commitment to obeying Allah’s commands.

Membentuk keluarga yang harmonis berdasarkan tuntutan Al-Qur’an dan Sunnah sebagaimana dilakukan oleh Nabi Muhammad merupakan tanggungjawab suami istri, mereka wajib melaksanakan kewajiban dan hak sebagaimana semestinya. Cara mendapatkan pengetahuan tentang keluarga agar harmonis adalah dengan mendapatkan edukasi yang tepat tentang cara membentuk keluarga yang harmonis sesuai syariat, di antaranya dengan mengetahui konsep pembentukan keluarga yang harmonis perspektif Khalid Basalamah. Tingginya tingkat perceraian di Indonesia menjadi salah satu indikasi masih banyak muslim yang belum memahami bagaimana membentuk keluarga yang harmonis berlandaskan Al-Qur’an dan keteladanan Rasulullah. Berdasarkan hal tersebut, peneliti mengupas dan menganalisis konsep keharmonisan dalam rumah tangga dari sudut pandang Khalid Basalamah dan mengidentifikasi berbagai aspek yang berpengaruh pada keharmonisan dalam rumah tangga melalui pendekatan kualitatif dan teknik studi dokumen. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa menurut Khalid Basalamah, keharmonisan dalam rumah tangga dapat diupayakan sejak pra-nikah hingga setelah pernikahan. Contoh upaya sebelum pernikahan adalah menentukan tujuan menikah, mempertimbangkan agama dan akhlak, memperhatikan kesetaraan, calon istri memudahkan mahar, melihat calon pasangan, salat istikharah, dan memanfaatkan waktu khitbah. Dan contoh upaya setelah pernikahan adalah menjadikan suami sebagai pemimpin, ketaatan istri yang proporsional, dan kebersamaan dalam menaati perintah Allah.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

uliana, and Fandu Dyangga Pradeta. “Metode Keluarga Yang Belum Memiliki Keturunan Dalam Menjaga Keharmonisan Dari Perspektif Sosiologi Keluarga.” Jurnal Sadewa : Publikasi Ilmu Pendidikan, Pembelajaran Dan Ilmu Sosial 1, no. 3 (2023): 33–47. https://doi.org/10.61132/sadewa.v1i3.35.

Alexa Ayu Dewanda, Intan Nuraini Azzahra, Hanestesia Zahara, Wismanto, Resya Eka Putri. “Mengubah Pemahaman Konsep Istikharah Dari Bertanya Menuju Berserah Diri.” Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Kebudayaan (JKPPK) 2, no. 1 (2024): 118–29. https://doi.org/10.30762/spr.v4i1.2323.

Aziz, Rahmat, and Retno Mangestuti. “Membangun Keluarga Harmonis Melalui Cinta Dan Spiritualitas Pada Pasangan Suami-Istri Di Provinsi Jawa Timur” 14, no. 2 (2021): 129–39.

Basalamah, Syafiq Bin Riza Bin Hasan. Andai Tidak Menikah Dengannya, 2024.

dr. Raehanul Bahraen, M.Se., Sp.PK. Aku Siap Nikah (Siap Ilmu, Mental-Psikologi, Dan Medis-Vitalitas), 2024.

Elita, Ruslaini Cut. “Kriteria Calon Pasangan Dalam Membentuk Keluarga Sakinah Menurut Mahasiswa Fakultas Syariah Dan Hukum UIN Ar-Raniry Banda Aceh,” 2022.

Hanifiyah, Nadia Al, and Anas Burhanuddin. “Penyesuaian Perkawinan Pasangan Hasil Taaruf Yang Menjalani Ldm (Long Distance Marriage) Di Periode Awal Perkawinan (Studi Kasus Pada Mahasiswi Stdi Imam Syafi’i Jember).” SANGAJI : Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum 7, no. 2 (2023): 162–75. https://doi.org/10.52266/sangaji.v7i2.1780.

Idris, Husni, Alfitri, and Mujennih. “Kafa ’ Ah Dalam Membina Keluarga Harmonis : Suatu Tinjauan Konseptual Dalam Pernikahan Perspektif Maslahah Kafa ’ Ah In Building Harmonious Families : A Conceptual Review In The Perspective Of Maslahah In Marriage.” Jurnal Kolaboratif Sains 7, no. 6 (2024): 1963–75. https://doi.org/10.56338/jks.v7i6.5402.

JASMINE, KHANZA. Tafsir Ath-Thabari 3. Penambahan Natrium Benzoat Dan Kalium Sorbat (Antiinversi) Dan Kecepatan Pengadukan Sebagai Upaya Penghambatan Reaksi Inversi Pada Nira Tebu, 2014.

Kafi, Abd. “Mahar Pernikahan Dalam Pandangan Hukum Dan Pendidikan Islam.” Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam 3, no. 1 (2020): 55–62. https://doi.org/10.32699/paramurobi.v3i1.1436.

Khalid Basalamah Official. Menuju Rumah Tangga Bahagia #2_Arti Kebahagiaan-Khalid Basalamah. Indonesia, Indonesia: www.youtube.com, 2022. https://youtu.be/4Y0k-oOSbPA?si=SywfcVIkl4s1sR2A.

———. Menuju Rumah Tangga Bahagia #3 _ Langkah Setelah Menikah - Khalid Basalamah. Indonesia: www.youtube.com, 2022. https://youtu.be/CEdaQ1Fz1jw?si=Gq2f1tsQZeAVTL35.

———. Menuju Rumah Tangga Bahagia #4 _ Pengertian Niat - Khalid Basalamah. Indonesia: www.youtube.com, 2022. https://youtu.be/k_gAXhEfFDg?si=-nUeLl0gO0rWFYI4.

Masri, Masri. “Konsep Keluarga Harmonis Dalam Bingkai Sakinah, Mawaddah, Warahmah.” Jurnal Tahqiqa : Jurnal Ilmiah Pemikiran Hukum Islam 18, no. 1 (2024): 109–23. https://doi.org/10.61393/tahqiqa.v18i1.219.

Mohamat Hadori, Minhaji. “Makna Kebahagiaan Dan Keharmonisan Rumah Tangga Dalam Perspektif Psikologi” 12, no. 1 (2018): 5–36.

Nida Rafiqa Izzati, Robi’atin A’dawiyah, Abdul Qadir Zaelani. “Perceraian Dalam Perspektif Normatif-Yuridis” 8, no. 1 (2024): 62–81.

Nurselly, Nurselly, Cindy Ainun Nabilla, Intan Permata Sari, and Bayu Brhawijaya. “Keharmonisan Keluarga Ditinjau Dari Perspektif Psikologi Dakwah.” ISTISYFA: Journal of Islamic Guidance and Counseling 2, no. 2 (2024): 274–82. https://doi.org/10.29300/istisyfa.v2i2.2435.

Presiden Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan (1974). https://www.hukumonline.com/pusatdata/detail/26834/undangundang-nomor-1-tahun-1974/.

Qoharuddin, Moch. Azis. “Konsep Harmonis Dalam Keluarga.” SALIMIYA: Jurnal Studi Ilmu 1 nomor 3 (2020): 156.

Rohimah, Siti, Riski Kristianto Pambudi, and Fa’ila Ulfa Zahrotul Firdausy. “Pembekalan Pranikah Untuk Meningkatkan Kesiapan Komunikasi Bagi Remaja Usia Siap Menikah.” Journal Al Haziq 2, no. 1 (2023): 19–25.

S.PSI, Lita Edia. Merajut Cinta Dalam Pernikahan, 2019.

Sainul, Ahmad. “Konsep Keluarga Harmonis Dalam Islam” 4 (2018): 86–98.

Siti Rahmah. “Akhlak Dalam Keluarga.” Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah 20, no. 2 (2021): 27–42. https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/alhadharah/article/view/5609.

Subairi. “Keharmonisan Rumah Tangga Perspektif Hukum Islam.” Mabahits 11, no. 1 (2019): 1–14. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI.

“Surat Ar-Rum Ayat 21,” n.d. https://tafsirweb.com/7385-surat-ar-rum-ayat-21.html.

Tanuri, Istianah, Sadari. “Fenomena Tingginya Angka Cerai Gugat Di Jakarta Timur Dan Solusinya.” Misykat: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Hadist Syari Ah Dan Tarbiyah 7, no. 2 (2022): 193–201.

Taufik, Otong Husni. “Kafâah Dalam Pernikahan Menurut Hukum Islam.” Jurnal Ilmiah Galuh Justisi 5, no. 2 (2017): 246. https://doi.org/10.25157/jigj.v5i2.795.

Wahyudi, Nano, and Dhiauddin Tanjung. “Konsep Kafa ’ Ah Untuk Menentukan Calon Pasangan Dalam Membentuk Keharmonisan Rumah Tangga.” JISIP (Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan) 7, no. 2 (2023): 1047–54. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i2.4714/http.

Published
2026-07-13
How to Cite
[1]
Sajidah, A. and Burhanuddin, A. 2026. Household Harmony: the Perspective of Khalid Basalamah. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam. 10, 2 (Jul. 2026), 494-513. DOI:https://doi.org/10.31538/adlh.v10i2.8589.