Karakteristik dan Fungsi Isteri: Perspektif Al-Qur’an

Suatu Kajian Tafsir Tematik

  • Abdul Muhaimin Institut Pesantren KH, Abdul Chalim
Keywords: Karakter, Istri, Tafsir Tematik

Abstract

Istri adalah salah satu bagian penting dalam membina keluarga harmonis. Dari keluarga yang
harmonis tercipta masyarakat yang harmonis. Sejahtera dan tidaknya suatu bangsa merupakan
cerminan dari keluarga-keluarga yang hidup pada masyarakat bangsa tersebut.Penelitian ini
merupakan riset kepustakaan yang mengkaji tentang istri dan karakternya perspektif al-Qur’an.
Al-Qur’an menjadi sumber utama dan beberapa tafsir yang representatif. Pendekatannya
menggunakan ilmu tafsir dengan memakai metode tematik. Hasilnya menunjukkan: pertama, 1)
Term dengan makna istri ada tiga: imraah, al-nisa>’ dan zawj. Term imraah disebut 20 kali dalam
12 surat, term al-Nisa>’ 15 kali dalam 5 surat, term al-zawj dengan bentuk mufrad 13 kali pada 8
surat, berbentuk jama’ 38 kali pada 20 surat. 2) Imraah untuk istri yang musyrik atau istri orang
musyrik, atau untuk sifat melekat pada perempuan. Kata al-Nisa<’ lebih membahas hukum-hukum
syari’ah yang berkaitan dengan pernikahan. Kedua, macamnya istri ada tiga: istri dunia, istri
dunia akhirat dan istri akhirat. Karakteristik istri yang dianjurkan al-Qur’an adalah karakteristik
s}a>lih}ah, yang dilarang al-Qur’an adalah karakteristik ghair al-s}a>lih}ah. Ketiga, fungsi istri:1)
penjaga rahasia suami, pelindung suami dan hartanya, membanggakan dan memotivasi suami. 2)
menciptakan ketentraman dan menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang, 3) membantu suami
untuk mengajar dan mendidik anak-anaknya. 4), melestarikan keturunan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-01-12
How to Cite
Muhaimin, A. (2019). Karakteristik dan Fungsi Isteri: Perspektif Al-Qur’an. Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi Dan Dakwah Islam, 2(1), 1-14. https://doi.org/10.31538/altsiq.v2i1.162
Section
Articles