POLA KOMUNIKASI PASANGAN SUAMI ISTRI TKI (Studi Kasus Perceraian di Kabupaten Banyuwangi)
Abstract
Komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh pasangan suami istri tidak bisa berjalan normal. Dengan jarak yang jauh, komunikasi yang biasanya dilakukan dalam keluarga dengan cara face to face, akhirnya harus dilakukan dengan menggunakan media, seperti mobile phone. Banyak kelebihan dan kekurangan dengan adanya media mobile phone bagi pasangan suami istri yang menjadi TKI. Mobile phone seolah bisa melipat (memperpendek) jarak yang jauh bagi pasangan suami istri yang menjadi TKI. Dengan adanya mobile phone, pasangan suami istri bisa melakukan komunikasi secara langsung. Bagi pasangan suami istri yang menjadi TKI bisa memanfaatkan media mobile phone dengan baik dalam komunikasi interpersonal dengan pasangannya, maka hubungan suami istri itu akan bisa tetap harmonis dan terjaga. Dengan melalui komunikasi, pasangan suami istri itu bisa saling menyampaikan perasaan, keinginan, dan harapan pada pasangannya. Komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh para TKI dengan menggunakan media mobile phone, itu akan tercipta komunikasi seperti dalam model stimulus respons (SR). Semua pesan-pesan dalam komunikasi yang dilakukan oleh pasangan suami istri itu, dapat ditanggapi secara langsung oleh pasangannya.
Downloads
References
Arni Muhammad, 2004. Psikologi. Jakarta: Penerbitan Bumi Aksara.
Badudu Js, 1994, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Cangara, Hafied, 1998. Pengantar Ilmu Komunikasi, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Dariyo, Agoes Dariyo, 2004. Memahami Psikologi Perceraian dalam Keluarga. Jurnal Psikologi.Vol 2. No 2.
DeVito, Joseph A, 2011 Komunikasi Antar Manusia. Alih Bahasa: Agus Maulana. Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group.
DeVito, Joseph A. 2007. The Interpersonal Communication Book. edisi 11. Pearson Educations, Inc.
Djamarah, Syaiful Bahri. 2004. Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak dalam Keluarga. Jakarta : PT. Reneka Cipta.
Effendy, Onong Uchjana, 2002. Dinamika Komunikasi, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Effendy, Onong Uchjana, 2001. Ilmu Komunikasi, Teori, dan Praktek, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Ihromi, TO, 2004. Sosiologi Keluarga. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Kriyantono, Rachmat, 2014. Teknik Praktis Riset Komunikasi, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Mulyana, Dedy, 2000. Pengantar Ilmu Komunikasi, Bandung: Remaja Rosadakarya.
Rakhmat, Jalaluddin, 2001. Psikologi Komunikasi, Bandung: PT Rosdakarya.
Sunarto. 2006. Pengantar Manajemen Pemasaran. Cet. 1. Yogyakarta: Ust Press.
Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung: CV Alfabeta.
Vadlun, Fadia, 2010. Migrasi Wanita dan Ketahan Ekonomi Keluarga. Media Litbang Sulteng, III, No. (1) : 78 – 86
Wijaya, Putri Novita, 2008. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perceraian dalam Perkawinan. Semarang: Fakultas Psikologi, Universitas Katolik Soegijapranata.
Copyright (c) 2018 Al-Tsiqoh : Jurnal Ekonomi dan Dakwah Islam

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





1.png)



