Implementasi Pendidikan Tahfidz Dalam Pembentukan Akhlak Mahmudah Pada Anak Usia Dini

Pengaruh Pembelajaran Tahfidz Terhadap Pembentukan Perilaku Baik di RA Bahrul Ulum Mojosari

  • dani rahmawati Universitas KH Abdul Chalim
Keywords: pendidikan tahfidz, akhlak mahmudah, pembentukan karakter, anak usia dini

Abstract

Pendidikan tahfidz tidak sekadar menghafal Al-Qur’an, melainkan sarana penanaman nilai-nilai Islami sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran dan dampak implementasi pendidikan tahfidz dalam pembentukan akhlak mahmudah pada anak usia dini di RA Bahrul Ulum Belahantengah, Mojosari, Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model analisis data Miles dan Huberman. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan tahfidz berperan menanamkan kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, dan sikap tawadhu melalui pembiasaan, keteladanan, serta pendampingan orang tua. Dampak implementasinya terlihat pada penguatan spiritual, peningkatan kedisiplinan, pembentukan karakter, peningkatan kemampuan kognitif, serta kepercayaan diri anak. Pendidikan tahfidz menjadi sarana efektif pembentukan akhlak mulia sejak usia dini.

References

Abdul Aziz Abdul Rauf. (2015). Pedoman daurah Al-Qur'an. Jakarta: Markaz Al-Qur'an.
Abdul Rauf, A. A. (2004). Kiat sukses menjadi hafidz Qur'an. Bandung: PT Syamil Cipta Media.
Al-Ghazali, A. H. (t.t.). Ihya' ulumuddin (Jilid III). Beirut: Dar al-Fikr.
Awwalia Mursyida Lubis & Sayrul Ismet. (2019). Metode menghafal Al-Qur'an pada anak usia dini di Tahfidz Center Darul Hufadz. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 28–42.
Dadan Suryana. (2013). Pendidikan anak usia dini: Teori dan praktik pembelajaran. Padang: UNP Press.
Fauzil Adhim. (2006). Positif parenting: Cara-cara Islami mengembangkan karakter positif pada anak Anda. Bandung: Mizan.
Hariyatin, E., Wahyu, E., & Marhumah. (2017). Method of memorizing the Qur'an in early childhood period. Indonesian Journal of Islamic Early Childhood Education, 2(1), 87–101.
Hurlock, E. B. (2003). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.
Kementerian Agama RI. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. (2022). Standar tingkat pencapaian perkembangan anak usia dini. Jakarta: Kemendikbudristek.
Mahmud Yunus. (1990). Kamus Arab–Indonesia. Jakarta: Hidakarya Agung.
Mansur. (2011). Pendidikan anak usia dini dalam Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis. Jakarta: UI Press.
Montessori, M. (1967). The absorbent mind. New York: Holt, Rinehart and Winston.
Mulyasa, E. (2012). Manajemen PAUD. Bandung: Rosda.
Nashih Ulwan, A. (1992). Tarbiyatul aulad fil Islam. Beirut: Darussalam.
Nashih Ulwan, A. (2013). Tarbiyatul aulad fil Islam. Jakarta: Pustaka Amani.
Nata, A. (2012). Akhlak tasawuf. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Nata, A. (2016). Ilmu pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.
Papalia, D., & Martorell, G. (2019). Experience human development. New York: McGraw-Hill Education.
Ramayulis. (2001). Pendidikan Islam dalam rumah tangga. Jakarta: Kalam Mulia.
Sa'dulloh. (2008). 9 Cara praktis menghafal Al-Qur'an. Jakarta: Gema Insani.
Syarifuddin, A. (2004). Mendidik anak membaca, menulis, dan mencintai Al-Qur'an. Jakarta: Gema Insani.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan.
Published
2026-10-18
How to Cite
rahmawati, dani. (2026). Implementasi Pendidikan Tahfidz Dalam Pembentukan Akhlak Mahmudah Pada Anak Usia Dini. Aulada : Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 5(2), 1-10. https://doi.org/10.31538/aulada.v5i2.11326