Pertimbangan Hukum Islam dalam Penetapan Nafkah Iddah dan Mut’ah oleh Hakim Pengadilan Agama

Islamic Legal Considerations in Judicial Decisions on Iddah and Mut’ah Maintenance

  • Firda Dewi Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Mustaming Mustaming Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Rahmawati Rahmawati Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia
  • Yulia Savhika S. Institut Agama Islam Negeri Palopo, Indonesia
Keywords: Putusan Hakim, Pengadilan Agama Belopa, Pembayaran Nafkah Iddah dan Mut’ah.

Abstract

The research aims to find out the facts of the Belopa Religious Court Judge's Decision in deciding the payment of Iddah and Mut'ah Alimony before the talak (divorce) declaration in Court Decision Number 20/Pdt. G/2023/PA. Blp. Regarding the data types used in this research, it is qualitative research. The data collection techniques are documentation, observation and interviews. The research findings point out that the facts of the judge's decision number 20/Pdt. G/2023/PA. Blp in the Belopa Religious Court concerning the payment of iddah and mut'ah alimony to the wife before the divorce declaration is influenced by the wife's lawsuit or reconversion lawsuit, the husband's capability and income, the age of marriage, the wife's obedience during marriage, and the evidence of the wife. While in Islamic law the determination is in accordance with Supreme Court Circular Letter No. 3/2018, article 34 clause 1 of the Compilation of Islamic Law (KHI), and Al-Qur'an Surah al-Baqarah verse 241.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fakta Putusan Hakim Pengadilan Agama Belopa dalam penetapan pembayaran nafkah Iddah dan Mut’ah yang dilakukan sebelum ikrar talak dalam putusan nomor 20/Pdt. G/2023/PA. Blp. Berdasarkan jenis data yang digunakan, penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan datanya yaitu dokumentasi, observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fakta Putusan hakim nomor 20/Pdt. G/2023/PA. Blp di Pengadilan Agama Belopa tentang penetapan pembayaran nafkah iddah dan mut’ah terhadap istri sebelum ikrar talak adalah dipengaruhi oleh adanya gugatan istri atau gugatan rekonvensi, kemampuan dan penghasilan suami, lamanya usia perkawinan, ketaatan istri selama perkawinan, dan pembuktian dari istri. Sedang dalam hukum Islam penetapan tersebut sudah sesuai dengan Surat Edaran Mahkamah Agung No. 3 Tahun 2018, Kompilasi Hukum Islam (KHI) Pasal 34 ayat 1, dan Al-Qur’an Surah al-Baqarah ayat 241.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

A Mukti, Arto. “Praktek Perkara Perdata : Pada Pengadilan Agama,” 31. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Al-Asqalani, Al-Hafidz Ibnu Hajar. “Bulugh Al-Maram,” 241. Bandung: PT. al Ma’arif, n.d.

Arianto, Henry. “Peranan Hakim Dalam Upaya Penegakan Hukum Di Indonesia.” Jurnal Lex Jurnalica 9, no. 3 (2012): 4.

Ghazaly, Abdurrahman. “Fikih Munakahat,” 92. Jakarta Timur: Prenada Media, 2003.

Habibi, N. “Persamaan Hak Antara Laki-Laki Dan Perempuan Menurut Muhammmad Sayyid Thanthawi.” Urnal Syariah Dan Hukum Islam 2, no. 2 (2017): 89–110. https://e-journal.uac.ac.id/index.php/adlh/article/view/419/315.

Indonesia, Kementerian Agama Republik. “Al-Qur’an Dan Terjemahan,” 424. Bandung: Cv. Diponegoro, 2017.

Iriani, Dewi. “Pengetahuan Ilmu Hukum Dan Pengenalan Tentang Hukum Di Indonesia,” 167. Ponorogo: Senyum Indonesia, 2015.

Jauhari, Nashrun, Ratna Suraiya, Fatkul Chodir, and Farida Ulvi Naimah. “Kewarisan Anak Angkat Perspektif Maqasid Al-Qur’an; Upaya Unifikasi Hukum Nasional Dalam Perlindungan Hak Anak Korban Kehilangan Orang Tua Pada Pandemi Covid-19.” Al-’Adalah : Jurnal Syariah Dan Hukum Islam 4, no. 1 (2023): 88–100. https://e-journal.uac.ac.id/index.php/adlh/article/view/4388.

Kaelan. “Metode Penelitian Kualitatif Bidang Filsafat,” 58. Yogyakarta: Paradigma, 2005.

“Kompilasi Hukum Islam Pasal 153 Ayat 3,” n.d.

Matondang, Armansyah. “Faktor-Faktor Yang Mengakibatkan Perceraian Dalam Perkawinan.” Jurnal Ilmu Pemerintahan Dan Sosial Politik 2, no. 1 (2014): 143.

Muhammad, Abdulkadir. “Hukum Perdata Indonesia,” 121–22. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2010.

Munir, Moh. “No TitleDasar-Dasar Penelitian Ilmiah,” 11. Ponorogo: t.p, 2017.

Nasution, Bahder Johan. “Hukum Perdata Islam,” 28–29. Surabaya: Mandar Maju, 2017.

Rahmat, Hakim. “Hukum Perkawinan Islam,” 81. Bandung: Pustaka Setia, 2000.

Rasjid, Sulaiman. “Fiqh Islam,” 374–75. Bandung: Sinar Baru Algensido, 2012.

RI, Kementerian Agama. “Al-Qur’an Dan Terjemahan,” 228. Bandung: CV. Diponegoro, 2017.

RI, Kementrian Agama. “Al-Qur’an Dan Terjemahan,” 7. Bandung: Cv. Diponegoro, 2017.

Rofiq, Ahmad. “Hukum Islam Di Indonesia,” 274–75. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2003.

Safira, Martha Eri. “Hukum Acara Perdata,” 1. Ponorogo: Senyum Indonesia, n.d.

Sayyid, Sabiq. “Fiqhu As-Sunnah,” 80. Dar Fath Li Islami al-Arobi, 1990.

Sujana, M., and Sudrajat. “Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah,” 17. Bandung: Pustaka Setia, 2001.

Syah, Ahmad Syahid. “Pelaksanaan Pembayaran Nafkah Iddah Dan Mut’ah Sebelum Ikrar Talak Perspektif Sadd Al-Dzarī’ah (Studi Di Pengadilan Agama Samarinda),” diakses pada tanggal 5 Juni 2023, pukul 11.06 WITA, n.d.

Syaifuddin, Muhammad, Sri Turatmiyah, and Annalisa Yahanan. “Hukum Perceraian.” Jakarta Timur: Sinar Grafika, 2013.

Zahrah, Muhammad Abu. “Al-Alhwalus Syahsyiyyah,” 334. Beirut: Dar al-Fikr al-Arabi, 1957.

Published
2024-07-25
How to Cite
[1]
Dewi, F., Mustaming, M., Rahmawati, R. and Savhika S., Y. 2024. Pertimbangan Hukum Islam dalam Penetapan Nafkah Iddah dan Mut’ah oleh Hakim Pengadilan Agama. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam. 9, 1 (Jul. 2024), 149-166. DOI:https://doi.org/10.31538/adlh.v9i1.5373.