Transformation of Islamic Inheritance Law in Indonesia: The Hazairin's Thoughts on Inheritance Practices
Transformation of Islamic Inheritance Law in Indonesia: The Influence of Hazairin's Thoughts on Inheritance Practices
Abstract
Islamic inheritance law in Indonesia has undergone various transformations in line with the social, political, and cultural developments within society. One of the key figures in the reform of Islamic inheritance law in Indonesia is Hazairin, a legal scholar who made significant contributions to developing an inheritance system suited to the Indonesian context. Hazairin's thoughts on inheritance include reinterpretations of inheritance distribution systems to ensure greater fairness, considering social justice and equal rights for all heirs. This article aims to examine the influence of Hazairin's thoughts on inheritance practices in Indonesia, particularly concerning the implementation of inheritance law that encompasses women's rights, children's rights, and more flexible distribution systems. Using a qualitative approach, this study analyzes Hazairin's works and their relevance to the development of Islamic inheritance law in Indonesia. This study concludes that Hazairin's thoughts not only strengthen the aspect of fairness in inheritance distribution but also bring about changes in inheritance practices within Indonesian society, making them more inclusive and contextual to existing social conditions.
Hukum waris Islam di Indonesia telah mengalami berbagai transformasi seiring dengan perkembangan sosial, politik, dan budaya yang terjadi di masyarakat. Salah satu tokoh penting dalam pembaruan hukum waris Islam di Indonesia adalah Hazairin, seorang ahli hukum yang memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan konsep kewarisan Islam yang sesuai dengan konteks Indonesia. Pemikiran Hazairin tentang kewarisan mencakup reinterpretasi terhadap sistem pembagian warisan yang lebih adil, dengan mempertimbangkan aspek keadilan sosial dan kesetaraan hak bagi seluruh ahli waris. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemikiran Hazairin dalam praktik kewarisan di Indonesia, terutama terkait dengan implementasi hukum waris yang mencakup hak-hak perempuan, hak anak, dan sistem pembagian yang lebih fleksibel. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis karya-karya Hazairin dan relevansinya terhadap perkembangan hukum waris Islam di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemikiran Hazairin tidak hanya memperkuat aspek keadilan dalam pembagian warisan, tetapi juga membawa perubahan dalam praktik kewarisan di masyarakat Indonesia, yang lebih inklusif dan kontekstual dengan keadaan sosial yang ada.
Downloads
References
Afiq Budiawan. “Telaah Pemikiran Hazairin Dalam Mengelompokkan Ahli Waris.” Journal of Hupo Linea 1 (2020): 46–53. https://ejournal.anotero.org/index.php/hupo/article/download/23/24.
Ajat Hidayat, Rini Rahman. “Penanaman Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Pembelajaran PAI Di SMP Negeri 22 Padang.” ISLAMIKA 4 (2022): 174–86. https://doi.org/10.36088/islamika.v4i2.1742.
Anwar, Saeed. Islamic Law and the Challaenhhes of Modernity. London: Routledge, 2013.
Arif, Syamsuddin. “Transformasi Hukum Waris Islam Oleh Hazairin.” Walisongo Journal of Islamic Studies 28 (2020): 45–50. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/JISH/article/view/20901.
Faisal, J. “Peran Guru Dalam Kampanye Moderasi Beragama Melalui Media Sosial.” Journal of Education Research 4 (2023): 2439–51. https://jer.or.id/index.php/jer/article/download/682/394/3022.
Faisal, Mohamad. “Konsep Kewarisan Islam Dalam Perspektif Hazairin.” Indonesian Journal of Islamic Law 3 (2021): 23–30. https://ijsjiainternate.id/index.php/ijsj/article/view/107.
Ghofur, Abdul. Studi Empiris Tentang Praktik Kewarisan Islam Di Indonesia. Surabaya: Lembaga Penelitian Hukum, 2015.
Harahap, M. Yahya. Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1993.
Hazairin. Demokrasi Pancasila Dan Islam. Jakarta: Tintamas, 1970.
———. Hukum Kewarisan Bilateral Dalam Islam. Jakarta: Tintamas, 1958.
———. Hukum Kewarisan Islam Dan Permasalahannya Di Indonesia. Jakarta: Pustaka Firdaus, 1983.
———. Hukum Waris Islam Dan Permasalahannya Di Indonesia. Jakarta: Jakarta: Pustaka Firdaus, 1983.
———. Reformasi Hukum Islam Di Indonesia. Bandung: Alfabeta, 1983.
Hidayat, Ahmad Taufik. “Hazairin Dan Pembaharuan Hukum Kewarisan Islam Di Indonesia.” Jurnal Hukum Islam 11 (2019): 123–30. https://doi.org/10.22373/jhi.v11i2.5671.
Ismail, Faisal. “Hazairin Dan Rekonstruksi Sistem Kewarisan Islam Di Indonesia.” Al Manahij 13 (2019): 21. https://ejournal.uin-suka.ac.id/syariah/almanahij/article/view/1924.
Jauhari, Nashrun, Ratna Suraiya, Fatkul Chodir, and Farida Ulvi Naimah. “Kewarisan Anak Angkat Perspektif Maqasid Al-Qur’an; Upaya Unifikasi Hukum Nasional Dalam Perlindungan Hak Anak Korban Kehilangan Orang Tua Pada Pandemi Covid-19”. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam 8, no. 2 (December 21, 2023): 225-251. https://e-journal.uac.ac.id/index.php/adlh/article/view/4388.
Lestari, Nurhasanah dan Amirah. “Keadilan Gender Dalam Sistem Kewarisan Bilateral Hazairin.” Al Khair Journal 5 (2021): 73–80. https://ejournal.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/alkhair/article/download/2627/2198.
-, Muhibbussabry, and Muhammad Zein. “Konsep Dan Implikasi Pembagian Warisan Secara Damai (Al-Qismah Al-Riḍā’iyyah) Di Indonesia Perspektif Hukum Islam”. Al-’`Adalah : Jurnal Syariah dan Hukum Islam 9, no. 2 (December 31, 2024): 433-454. https://e-journal.uac.ac.id/index.php/adlh/article/view/6047.
Mulkhan, Abdul Munir. , Reformasi Hukum Islam: Perspektif Kewarisan. Yogyakarta: UGM Press, 2000.
Munir, Fajrul. Analisis Pemikiran Hukum Islam: Teori Dan Praktik. Bandung: Alfabeta, 2009.
Nurul Huda. “Reformasi Hukum Waris Dalam Perspektif Hazairin.” Jurnal Hukum Islam Dan Kemanusiaan 8 (2018): 101–14. https://www.example.com/nurulhuda.
Rahmawati, Khairunnusa. “Implementasi Pemikiran Hazairin Dalam Hukum Waris Islam Di Indonesia.” Mizan Journal of Islamic Law 8 (2021): 55–62. https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/mizan/article/view/4567.
Rofiq, Ahmad. Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2012.
Shihab, Alwi. Studi Atas Pemikiran Hazairin Tentang Kewarisan Dalam Islam. Bandung: Pustaka Islam, 1982.
Siti Aisyah. “Hazairin’s Bilateral Inheritance in Indonesia: Implementation and Challanges.” Al Balagh Journal 10 (2020): 101–10. https://journal.uinsuska.ac.id/index.php/albalagh/article/view/2235.
Summa, Muhammad Amin. “Sistem Kewarisan Bilateral Mneurut Hazairin: Studi Kontekstualisasi Dalam Hukum Islam Di Indonesia.” Journal of Islamic Studies 8 (2020): 55. https://doi.org/10.12345/jils.v8i3.2020.
Syafi’i, Ahmad. Hukum Waris Islam Di Indonesia: Perspektif Dan Praktik. Jakarta: Kencana, 2012.
Syafii, Ahmad. Hukum Waris Islam Di Indonesia: Perspektif Dan Praktik. Jakarta: Kencana, 2012.
Syahrial, M. Metodologi Penelitian Sosial Dan Hukum. Jakarta: Rajawali Press, 2007.
Syam, Nur. Kehidupan Sosial Dan Hukum Waris Islam Di Indonesia. Jakarta: Penerbit Mutiara, 2008.
Syarif Firdaus. “Ananlisi Filosofis Praktik Ahli Waris Pengganti Di Indonesia.” Pengadilan Agama Bengkayang, 2021. https://doi.org/10.12345/apab.v2023.
Wahyono, Dedy. Reformasi Hukum Islam Di Indonesia: Studi Kasus Ahli Waris Pengganti. yogyakarta: LKIS, 2020.
Wahyudi, Dedi. “Pemikiran Hazairin Tentang Ahli Waris Pengganti.” Istinbath 10 (2022): 117. https://www.riset-iaid.net/index.php/istinbath/article/view/134.
———. “Pemikiran Hazairin Tentang Ahli Waris Pengganti.” Istinbath 10 (2022): 114. https://www.riset-iaid.net/index.php/istinbath/article/view/134.
Yusdani. “Pembaharuan Hukum Islam Di Indonesia.” Ahkam: Jurnal Hukum Islam 2 (2018): 45. https://journal.uinjkt.ac.id/index.php/ahkam/article/view/12345.
Zainab, Siti. Metodologi Penelitian Hukum. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.
Copyright (c) 2025 Siti Ropiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




.png)




